Energi Juang News, Jakarta- Rekor rotasi pejabat resmi pecah hari ini, Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto sukses disahkan menjadi Kapolri melalui proses cepat kilat.
Dan yang baru digantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang punya jargon Presisi.
Bayangkan saat para wakil rakyat kita awalnya berkumpul untuk membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset. Sebuah RUU yang sudah bertahun-tahun lamanya “tidur siang” di laci DPR.
Begitu Ketua Komisi III DPR, Habiburokhman, menerima Surat Presiden (Surpres), agenda rapat langsung berubah haluan 180 derajat secara drastis.
Panggung langsung didekorasi ulang demi menyambut Fit and Proper Test calon Kapolri yang super mendadak.
Proses uji kelayakan ini pun berlangsung dengan kecepatan super sonic. Komjen Suyudi diberi kesempatan cuap-cuap memaparkan visi dan misinya selama 22 menit saja.
Rekor kali ini dalam rapat tidak ada sesi tanya jawab, tidak ada interupsi, dan tidak ada debat kusir khas parlemen.
Saat coba diwawancarai oleh awak media, para anggota Komisi III mendadak terkena aksi bungkam massal.
Hanya ada celetukan salah satunya,”Kalau bisa lebih cepat, kenapa harus lama?”
Tapi kalau ditanya kapan RUU Perampasan Aset jawabannya mungkin: “Kalau bisa ditunda sampai kiamat, kenapa harus cepat-cepat?”




