Energi Juang News,Medan- Nasib apes Abang siomay gerobak tak sengaja senggol emak emak ngotot menuntut ganti rugi 5 juta menghebohkan dunia persilatan media sosial.
Bukan karena korbannya mengalami amnesia atau sepedanya terbelah menjadi dua, melainkan karena nominal ganti rugi yang diminta sang korban sukses membuat warga sekitar langsung geleng kepala.
Kejadian ini bermula ketika seorang abang pedagang siomay keliling sedang memacu gerobak motornya demi mencari sesuap nasi dan segenggam bumbu kacang.
Di depannya, seorang emak-emak paruh baya sedang asyik gowes santai menikmati semilir angin Kota Medan.
Berniat menyalip agar siomaynya tetap hangat sampai ke tangan pembeli, takdir berkata lain.
Breeiiik… Terjadilah senggolan manja antara gerobak motor siomay dan sepeda sang emak.
Menurut saksi mata dan rekaman video yang beredar, korban tidak ada darah yang mengucur, tidak ada tulang yang bergeser.
Merasa jadi korban sepedanya tersenggol, si emak emak langsung menuntut ganti rugi sebesar Rp5 juta!
Sebuah nominal yang cukup untuk membeli motor matic second yang surat-suratnya lengkap, atau bisa untuk membeli 500 porsi siomay lengkap dengan tahu dan kolnya.
“Orang mau manfaatkan orang susah, nggak ada rusak sepedanya tapi diakuinnya rusak. Minta 5 juta nih!” ujar salah seorang warga di lokasi dengan nada geram sekaligus heran.
Insiden di depan RSU USU jadi perhatian warga dan netizen karena tuntutan tersebut dianggap sangat tidak masuk akal jika dibandingkan dengan skala insidennya.
Jika kita melihat emak-emak bersepeda di depan, pilihan terbaik adalah menjaga jarak minimal 10 meter atau menghindari masalah.
Redaksi Energi Juang News




