Rabu, Mei 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 760

Ansy Lema Terbukti Perjuangkan Pengembangan Bawang Putih Di NTT

Gerak News, Kupang- Bakal calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema merupakan tokoh yang telah terbukti memperjuangkan pengembangan bawang putih di NTT.

Pada 2021, sebagai Anggota Komisi IV DPR RI, Ansy pernah bersinergi dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Kementerian Pertanian (Kementan) RI untuk memberikan bantuan sebesar Rp1 Milyar guna pengembangan benih unggul di NTT.

Dan salah satu komoditas yang dikembangkan dari benih unggul itu adalah bawang putih. Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menjadi wilayah tempat pengembangan tersebut.

Ansy juga mendukung upaya mengangkat potensi pengembangan bawah putih di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU).
Tujuan Ansy tak rumit, agar bangsa ini bisa menekan ketergantungan pada impor.

Untuk diketahui, bantuan benih bawang putih ini bisa muncul setelah Ansy menunjukkan bawang putih dari petani TTS dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Menteri Pertanian kala itu, Syahrul Yasin Limpo.

Karena aksi Ansy itu, Kementan pun menyetujui untuk memberikan bantuan ini tersebut.

Dukungan Ansy pada pengembangan bawang putih di NTT pun berlanjut. Pada 2022, dengan membawa aspirasi Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten TTU, Ansy mendorong sertifikasi benih bawang putih Eban asal TTU. 

Saat itu, Ansy menghubungi Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Dr. Ir. Prihasto Setyanto, M.SC untuk menindaklanjuti aspirasi tersebut. 

Beberapa hari kemudian, dalam Rapat Kerja, Ansy kembali meminta Menteri Pertanian dan Dirjen Hortikultura untuk segera mendukung sertifikasi bawang putih Eban dari TTU.

Demikianlah perjuangan Ansy untuk mendukung pengembangan bawang putih di NTT. Ansy berharap, daerah pedalaman Timor menjadi salah satu sentra pengembangan bawang putih di Indonesia.

Tujuannya, sekali lagi, agar bangsa ini tak lagi bergantung pada impor bawang putih.

Redaksi Gerak News

PBNU: Paus Fransiskus Datang, Tanda Toleransi Di Indonesia Membaik

Gerak News, Jakarta- Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulil Abshar Abdalla menilai kunjungan Bapa Suci Paus Fransiskus ke Indonesia yang telah direncanakan pada September mendatang menandakan adanya toleransi dan moderasi beragama yang kian membaik di negara ini.

Gus Ulil, sapaan akrabnya dalam sebuah seminar yang diikuti secara daring di Jakarta, Selasa, menilai adanya kunjungan ini bukan sebuah hal yang bisa terjadi secara tiba-tiba, sebagaimana yang dialami tokoh ulama PBNU sekaligus Mantan Presiden RI KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, yang dahulu pernah mendapat kecaman dari kalangan kiai akibat menghadiri undangan ceramah di salah satu seminari di Malang, Jawa Timur.

“Kalau kita sadari, kita akan tersadar ternyata kunjungan Paus ini bukan ujug-ujug tiba, melainkan melalui proses panjang dan perjuangan yang panjang, yang intinya semua orang sekarang sudah bisa menerima itu,” katanya.

Ulil juga menyebut kunjungan Bapa Suci Paus Fransiskus ke Indonesia terjadi di waktu yang tepat, sebab, terjadi tidak lama setelah kunjungan Grand Syekh Al-Azhar Mesir Ahmad Muhammad Ahmad Ath-Thayyeb ke Indonesia.

Ia menyebut momentum ini menjadi sorotan dunia, karena dua pimpinan umat terbesar di muka bumi ini datang ke sebuah negara yang sama dalam waktu yang berdekatan.

Ini sesuatu yang koinsidensi atau kebetulan yang sangat luar biasa, dengan kunjungan yang hampir bersamaan, dan kebetulan Grand Syekh dan Paus juga pada 2019 telah menandatangani dokumen bersejarah tentang persaudaraan kemanusiaan untuk perdamaian dunia,” ungkapnya.

Gus Ulil menilai kehadiran Paus Fransiskus yang salah satu tujuannya untuk melakukan dialog antarumat beragama di Masjid Istiqlal, Jakarta merupakan angin segar yang berhembus bagi seluruh umat beragama di Indonesia, tidak hanya Islam dan Katolik.

Kunjungan ini, tegas dia, juga menandai urgensi dialog antarumat beragama untuk dapat menciptakan kehidupan yang harmonis dan toleran.

Selamat datang Paus Fransiskus, kami warga NU dan Nahdliyin menyambut kehadiran anda dengan penuh kegembiraan,” ucap Ulil Abshar Abdalla.

Redaksi Gerak News

Hamzah Haz Wafat, Ketum PBNU Berbelasungkawa

Gerak News, Jakarta- Wakil Presiden ke-9 RI Hamzah Haz meninggal dunia. Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengucapkan belasungkawa.

“Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, atas nama jam’iyah Nahdlatul Ulama, saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya KH Hamzah Haz, Wakil Presiden Republik Indonesia yang ke-9,” ujar Gus Yahya, di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (24/7/2024).

Gus Yahya turut mendoakan Hamzah Haz. Ia memohon kepada Sang Pencipta agar almarhum diberikan tempat terbaik di sisi-Nya.

“Semoga Allah SWT menempatkan beliau pada kedudukan yang mulia di sisi-Nya. Semoga keluarga dan kita semua dikaruniai ketabahan, kesabaran, dan diganti nikmat lebih besar dari musibah ini. Amin,” imbuh Gus Yahya.

Gus Yahya sangat mengenal Hamzah Haz. Sebab, almarhum dulunya adalah aktivis, pejuang dan pemimpin NU.

“Beliau adalah aktivis, pejuang, dan pemimpin Nahdlatul Ulama yang gigih sepanjang hidupnya untuk memperjuangkan Nahdlatul Ulama, memperjuangkan bangsa dan negara,” tukas Gus Yahya.

Seperti diketahui, Hamzah Haz meninggal dunia pagi ini. Ia wafat di usia 84 tahun di Klinik Tegalan pada pukul 09.30 WIB.

Jenazah akan dimakamkan di Cisarua, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Hamzah Haz akan dikebumikan di sebelah istrinya.

Redaksi Gerak News

Paramitha Diapresiasi Masyarakat Banjaratma Atas Pembangunan Sumur Bor

Gerak News, Brebes- Anggota DPR-RI asal Brebes, Paramitha Widya Kusuma telah berhasil memperjuangkan pembangunan 1000 sumur bor di berbagai Kecamatan di Brebes, sejak tahun 2020.

Banyak warga Brebes yang sudah merasakan manfaat dari sumur bor buah perjuangan Paramitha itu. Tak terkecuali warga Desa Banjaratma.

Solihun, tokoh masyarakat pedukuhan Sipugur, Desa Banjaratma, mengatakan sumur bor sangat bermanfaat bagi warga.

“Khususnya ketika ada hari raya kurban, dimana pemanfaatan sumur bor ini membantu untuk membersihkan daging-daging atau jeroan yang dibagikan ke warga,” ujarnya.

Solihun melanjutkan, masyarakat Sipugur sangat berterima kasih pada Paramitha yang telah memperjuangkan aspirasi warga terkait sumur bor.

Solihun berharap, kedepannya Paramitha fokus membangun sumur bor di titik-titik lain. Sebab itu sangat membantu warga Desa Banjaratma.

Rohmah, yang juga warga Desa Banjaratma mengucapkan terima kasih pada Paramitha yang telah memperjuangkan sumur bor bagi desa tersebut.

Rohmah mengatakan, sumur bor itu bermanfaat bagi para ibu rumah tangga untuk mencuci pakaian maupun piring.

“Harapan kami kepada bu Mitha, agar memperluas sumur bor di daerah luar desa Banjaratma,” ujarnya.

Apresiasi pada Paramitha juga disampaikan Nur Sidiq, warga Banjaratma lainnya.

Tokoh Agama Dukuh Sipugur itu bergembira atas pembangunan sumur bor yang berhasil diperjuangkan Paramitha.

“Alhamdulillah, sumur bor ini sangat bermanfaat bagi manusia, tumbuhan maupun hewan ternak,” ujarnya.

Redaksi Gerak News

Pertahankan Tradisi Sedekah Laut, Paramitha Apresiasi Warga Pengaradan

Gerak News, Brebes- Masyarakat Desa Pengaradan, Kecamatan Tanjung, Kabupaten Brebes menggelar Sedekah Laut, baru-baru ini.

Sedekah laut ini digelar sebagai ungkapan rasa syukur memasuki tahun baru Islam 1446 Hijriah. Dalam kegiatan itu, dilakukan pelepasan larung sesaji di laut.

Anggota DPR-RI asal Brebes, Paramitha Widya Kusuma turut larut dalam kebahagiaan warga Pengaradan yang menggelar Sedekah Laut.

“Saya sangat mengapresiasi warga Pengaradan, khususnya para nelayannya yang masih mempertahankan tradisi sedekah laut. Ini menunjukkan masyarakat Pengaradan selalu ingat pada kebaikan Allah SWT,” ungkap Paramitha.

Bakal calon bupati Brebes itu menegaskan, tradisi Sedekah Laut penuh dengan nilai gotong-royong.

Karena itu, Paramitha berharap tradisi ini dipertahankan.

“Sedekah Laut sangat erat dengan nilai-nilai positif masyarakat Pengaradan yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan,” ujar Paramitha.

Saya berharap, tradisi ini dipertahankan karena penuh dengan nilai-nilai budaya maritim yang positif,” pungkas kader PDI Perjuangan itu.

Redaksi Gerak News

Gus Falah: Dividen Besar, Bukti PLN Bekerja Untuk Kesejahteraan Rakyat

gus falah - Nasyirul Falah Amru

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah menyatakan keberhasilan PT PLN menyetorkan dividen ke negara sebesar Rp 3,09 triliun pada 2023, membuktikan BUMN tersebut fokus bekerja untuk kesejahteraan rakyat.

Gus Falah menyatakan, semakin besar kontribusi yang diberikan PLN melalui dividen kepada negara, maka semakin besar pula yang diperoleh negara dan rakyat.

“Kontribusi dari PLN itu bisa digunakan untuk mendanai pembangunan nasional yang bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat,” ujar Gus Falah, Rabu 24 Juli 2024.

Sehingga, sambung Politisi PDI Perjuangan itu, kontribusi PLN itu membuktikan bahwa  pengelola tenaga listrik milik negara itu selama ini berjuang untuk kesejahteraan rakyat. 

Dividen sebesar itu, hanya mungkin terwujud bila PLN sukses meningkatkan laba,” ujar Gus Falah.

“Dan faktanya memang demikian. Pada  2023, PLN meraih laba Rp 22,07 triliun, meningkat sebanyak 53,12% dari tahun 2022,” pungkasnya.

Sebagai informasi, kesuksesan PLN itu ditopang pertumbuhan penjualan listrik tahun 2023 yang mencapai 288,44 Terawatt hour (TWh) atau meningkat sebesar 5,36% yoy dari 273,76 TWh pada 2022 lalu. Hal ini berdampak pada total pendapatan perseroan yang mencapai Rp 487,38 triliun pada 2023 atau tumbuh signifikan dibandingkan raihan tahun 2022 yang sebesar Rp 46,25 triliun.

Redaksi Gerak News

Ansy Lema, Pejuang Wilayah Perbatasan

Gerak News, Kupang- Beberapa waktu lalu, bakal calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) menegaskan, perbatasan adalah harkat dan martabat bangsa.

Ansy juga mengatakan, faktanya perbatasan negara kita merupakan kantong-kantong kemiskinan.

“Maka, percepatan pembangunan ekonomi menjadi solusi nyata bagi warga NTT yang tinggal di perbatasan,” ujar Ansy.

Kader PDI Perjuangan itu melanjutkan, kemiskinan di perbatasan itu adalah kemiskinan nelayan, petani dan peternak. Karena itu, Ansy menegaskan keberpihakan anggaran diperlukan.

Maka, sambung Ansy, kehadiran negara melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2021 tentang Percepatan Pembangunan Ekonomi pada Kawasan Perbatasan Negara di Aruk, Motaain, dan Skouw, adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal di wilayah perbatasan.

“Maka sejauh mana, kementerian-kementerian terkait sudah hadir, punya komitmen membantu masyarakat, dan agenda konkret apa yang mau dikerjakan,” ujar Ansy kala itu.

Ansy memang dikenal sebagai tokoh yang kerap berjuang agar pemerintah memperhatikan daerah perbatasan. Terutama di NTT.

Perjuangan Ansy pun berbuah manis. Pemerintah akhirnya menyetujui penambahan anggaran untuk wilayah perbatasan hingga mencapai Rp 109 Miliar.

Redaksi Gerak News

Paramitha Berikan Motivasi Pada Anak Yatim Piatu Di Sitanggal

Gerak News, Brebes- Anggota DPR-RI asal Brebes, Paramitha Widya Kusuma berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim piatu di Desa Sitanggal, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, baru-baru ini.

Paramitha datang di desa itu untuk menghadiri peringatan Tahun Baru Islam 1446 H yang diselenggarakan Jam’iyyah Khoirunisa.

Paramitha pun membagikan santunan kepada anak-anak yatim piatu itu, sekaligus memberikan motivasi pada mereka untuk tetap menjalani hidup dengan penuh semangat.

“Untuk anak-anakku, adik-adikku, jangan berkecil hati. Teruslah meraih cita-cita mu,” ujar Paramitha.

Wajah bahagia pun terlihat dari anak-anak yatim piatu itu.

Motivasi hidup dan santunan yang diberikan Paramitha, seakan seperti secercah cahaya ditengah kekelaman yang kerap melanda hati mereka.

Selalu giat belajar, dan juga selalu ingat kepada Allah SWT,” ucap Bakal Calon Bupati Brebes itu kepada anak-anak yatim piatu yang juga generasi penerus bangsa tersebut.

Redaksi Gerak News

Pemerintah Resmi Beri Izin Tambang Pada Ormas Keagamaan

Gerak News, Jakarta- Pemerintah telah resmi memberikan izin tambang mineral dan batu bara (minerba) kepada ormas keagamaan. Hal ini tercantum dalam aturan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2024 yang diteken akhir Mei lalu oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kini Jokowi menerbitkan satu aturan lagi untuk memuluskan kebijakan tersebut. Tepatnya adalah Perpres 76 tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Presiden 70 Tahun 2023 tentang Pengalokasian Lahan Bagi Penataan Investasi.

Regulasi ormas bisa mengelola tambang menjadi beberapa tambahan pasal dalam aturan ini. Hal itu jelas terlihat pada pasal 5, disisipkan 3 pasal terbaru dari aturan sebelumnya, yaitu pasal 5a, 5b, dan 5c.

Dalam regulasi itu, disebutkan juga pada pasal 5a dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, Wilayah lzin Usaha Pertambangan Khusus (WIUPK) yang berasal dari wilayah eks Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) dapat dilakukan penawaran secara prioritas kepada organisasi masyarakat.

Yang perlu digarisbawahi adalah penawaran WIUPK diberikan untuk badan usaha yang dimiliki Organisasi Kemasyarakatan Keagamaan.

Di pasal 5a ayat 2, disebutkan ormas keagamaan yang dimaksud harus memenuhi kriteria sebagaimana dimaksud dalam Pasal 4 ayat 6 Perpres 70 tahun 2023. Ormas keagamaan itu juga harus memiliki organ yang menjalankan kegiatan ekonomi serta bertujuan pemberdayaan ekonomi anggota dan kesejahteraan masyarakat/umat.

Adapun untuk penawaran WIUPK akan berlaku dalam jangka waktu 5 (lima) tahun sejak Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2O2l tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara berlaku.

Dalam pasal 5b, disebutkan Menteri Investasi menjadi pihak yang diberi wewenang untuk melakukan penetapan, penawaran, dan pemberian WIUPK kepada badan usaha yang dimiliki oleh ormas keagamaan.

Setelah pemberian izin tambang, ormas keagamaan harus mengajukan permohonan IUPK melalui sistem One Single Submission (OSS).

“Atas pengajuan permohonan IUPK sebagaimana dimaksud pada ayat (3), menteri/kepala badan yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang investasi/koordinasi penanaman modal menerbitkan IUPK sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” bunyi pasal 5b ayat 4.

Disebutkan juga di pasal 5c, WIUPK yang nantinya didapat oleh ormas keagamaan tidak diperbolehkan untuk dipindahtangankan dan atau dialihkan tanpa persetujuan Kementerian ESDM.

Kepemilikan saham Organisasi Kemasyarakatan keagamaan dalam Badan Usaha yang nantinya mengelola tambang harus menjadi mayoritas dan menjadi pengendali.

“Badan Usaha sebagaimana dimaksud pada ayat (21 dilarang bekerjasama dengan pemegang PKP2B sebelumnya dan I atau afiliasinya,” bunyi pasal 5c ayat 3.

Redaksi Gerak News

PBNU Bersinergi Dengan Kominfo Gelar Pelatihan DLA

Gerak News, Jakarta- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bekerja sama dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyelenggarakan Pelatihan Digital Leadership Academy (DLA).

Menkominfo Budi Arie Setiadi mengatakan pelatihan tersebut merupakan upaya untuk mempersiapkan calon smart digital leader yang mampu mendorong pertumbuhan industri digital nasional.

“Pemimpin digital yang cakap dan kompeten memiliki peran yang strategis dalam mengakselerasi transformasi digital nasional,” katanya dalam Pembukaan Program Pelatihan Digital Leadership Academy Mitra Nahdlatul Ulama Tahun 2024 di Jakarta, Senin.

Ia menekankan bahwa keterampilan pemimpin digital juga diperlukan untuk terus menciptakan inovasi digital, khususnya dalam sektor keagamaan.

Menurut dia, berbagai inovasi digital telah bermunculan seperti hadirnya dakwah digital yang memanfaatkan media sosial untuk menyebarkan konten keagamaan secara luas dan kreatif.

Selain itu, terdapat aplikasi bank syariah digital untuk membantu kehidupan masyarakat dalam mengakses layanan perbankan syariah secara digital.

Ia optimistis kepemimpinan digital memiliki berperan penting dalam mendorong inovasi.

“Pesatnya laju transformasi digital memberikan ruang yang besar untuk individu menjadi pemimpin digital,” katanya.

Menteri Budi menyampaikan untuk merespons dinamika teknologi digital dan kebutuhan talenta digital pada masa depan diperlukan penyesuaian dan upskilling keahlian digital.

Oleh karena itu, Kementerian Kominfo berupaya mengembangkan kompetensi pemimpin digital dengan tiga keterampilan utama atau digital triathletes, yakni pemimpin yang responsif terhadap tren dan perkembangan teknologi baru, pemimpin yang memiliki kemampuan untuk mendorong inovasi berbasis data, dan pemimpin yang mampu menginisiasi kolaborasi strategis demi mencapai visi organisasi yang telah ditetapkan.

Ia juga mengapresiasi Nahdlatul Ulama sebagai salah satu mitra dalam penyelenggaraan DLA. Pelatihan DLA dengan Mitra NU Tahun 2024 diikuti 55 peserta berlangsung pada 22-26 Juli 2024.

Hadir pula Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf dan jajaran pengurus PBNU, dan Head of Public Finances and Government Performance Prospera Australia Roksana Khan dalam acara itu.

Dalam acara pembukaan, Menkominfo Budi Arie Setiadi didampingi Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Hary Budiarto, Direktur Jenderal Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika Ismail, dan Inspektur Jenderal Arief Tri Hardiyanto.

“Saya juga ingin mengucapkan selamat kepada seluruh peserta DLA, karena telah bergabung dalam lokomotif SDM digital unggulan bangsa,” ucapnya.

Ketua Umum PBNU KH Yahya Staquf menyatakan nota kesepahaman dengan Kominfo sudah ditandatangani pada 2022 untuk trasformasi digital di NU yang kemudian diluncurkan platform NU Digdaya.

“Sehingga tidak ada kertas di organisasi NU, semuanya sudah digital,“ kata dia.

Menurut dia, pola pikir digital diperlukan di antara para pimpinan NU agar platform digital bisa digunakan dan dikelola.

Ia menyebut NU terus membesar sehingga hanya dengan teknologi digital organisasi dapat dikelola dengan baik.

“PBNU akan memaksakan agar mindset digital ditransformasi, walaupun bakal penuh kerja keras,“ ujar KH Yahya Staquf.

Redaksi Gerak News