Rabu, Mei 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 759

Bantu Nelayan, Ansy Lema Gagas Perizinan Satu Pintu

Gerak News, Jakarta- Solusi cerdas diberikan Calon Gubernur NTT Yohanis Fransiskus Lema, yang akrab disapa Ansy Lema guna membantu nelayan dalam mengurus izin.

Dan sistem perizinan satu pintu yang terpadu, murah, transparan, cepat, dan berorientasi melayani pada sektor kelautan dan perikanan adalah solusinya.

Hal ini mengemuka ketika Kaka Ansy Lema tampil sebagai bintang tamu dalam acara NTV Election yang disiarkan secara langsung pada Senin (22/7/2024) malam.

“Tata kelola birokrasi yang menangani perizinan kepemilikan kapal, operasional kapal, pembatasan zonasi tangkapan ikan dan bahan bakar minyak harus dibenahi. Karena ini menyangkut urusan kesejahteraan nelayan yang tidak bisa ditunda. Provinsi harus berperan karena urusan perizinan adalah kewenangannya,” terang Ansy.

Menurut Ansy, tata kelola perizinan sektor kelautan dan perikanan menjadi aspirasi dan perhatian serius dirinya ketika menjadi Gubernur.

“Saya mencatat adanya persoalan tata kelola perizinan di sektor perikanan dan kelautan. Nelayan di Flores mengeluhkan perizinan kapal, izin operasional, pembatasan zonasi tangkapan ikan, dan rekomendasi kuota bahan bakar yang menyulitkan mereka,” jelasnya.

Menurut Ansy, nelayan tidak dapat melaut karena aturan perizinan cenderung menyulitkan nelayan, selain itu belum ada koordinasi antara provinsi yang memiliki kewenangan dengan kabupaten. Ego sektor dan daerah menyebabkan perizinan akan macet.

“Nelayan di Maumere, Kabupaten Sikka, harus pergi ratusan kilometer ke Larantuka, Kabupaten Flores Timur, untuk mengurus izin. Ini adalah PR pemerintah untuk mendekatkan pelayanan publik,” ungkapnya.

Ansy berkomitmen untuk melakukan reformasi birokrasi serta menjalin koordinasi dengan kepala daerah. Masyarakat harus dlibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan. Ia menekankan pentingnya mendengar suara akar rumput.

“Prinsip pembangunan yang pertama adalah People-Centered Development. Peran partisipatoris masyarakat harus didengar. Demokrasi itu kuncinya adalah pelibatan partisipatoris masyarakat. Petani, peternak, dan nelayan harus didengarkan aspirasi dan keluhannya,” ungkap Ansy Lema

Alumni PMKRI tersebut menekankan perlunya sinergi dalam mengelola tata kelola birokrasi perizinan dengan menerapkan sistem pelayanan satu pintu yang terpadu, murah, cepat, dan berorientasi melayani.

Saya berkomitmen untuk mendorong penyempurnaan tata kelola birokrasi perizinan di NTT. Pemimpin harus turun bereskan, apalagi ini kewenangan provinsi, jadi Gubernur harus pegang kendali untuk selesaikan perizinan ini, yang muaranya demi kesejahteraan dan keselamatan nelayan NTT,” tegasnya.

Redaksi Gerak News

PLN Nusantara Power Catat Produksi Listrik Sebesar Ini

Gerak News, Jakarta- PLN Nusantara Power (PLN NP) mencatatkan produksi listrik sebesar 66,8 juta mega watt hour (MWh) atau tumbuh 291 persen dibandingkan realisasi tahun 2022 sebesar 17 juta MWh. Upaya optimalisasi pembangkit menjadi kunci torehan positif perusahaan sepanjang tahun 2023.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo mengatakan, penyelarasan proses bisnis menjadi salah satu kunci dalam mendorong kontribusi PLN Grup untuk menghadirkan energi listrik yang andal kepada masyarakat.

“Ini merupakan langkah strategis PLN Grup agar bisa beradaptasi dengan perubahan ke depan. PLN harus bergerak lebih lincah, cepat serta efektif untuk penguatan bisnis yang telah ada dalam mengelola dan menyediakan energi bagi kepentingan masyarakat, pengembangan bisnis yang lebih luas, terutama di bidang energi baru dan terbarukan,” ucap Darmawan.

Direktur Utama PLN NP Ruly Firmansyah menjelaskan sepanjang tahun 2023, perusahaan melakukan berbagai terobosan. Hal ini tercermin dari Equivalent Availability Factor (EAF) Pembangkit Non Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jawa-Bali, EAF Pembangkit PLTU dan Non PLTU di Luar Jawa Bali yang mencapai lebih dari 100 persen dari target yang ditetapkan.

EAF adalah faktor kesiapan unit pembangkit dimana semakin besar nilai EAF suatu unit pembangkit, maka semakin siap beroperasi dalam memproduksi listrik.

“Sebagai subholding pembangkitan terbesar di Asia Tenggara, kami berkomitmen menjalankan operasional perusahaan dengan sungguh-sungguh. Seluruh karyawan PLN NP telah bertekad dan berkomitmen dalam menghadirkan energi listrik untuk menerangi pertiwi, secara efisien, tepat, dan berlandaskan asas ramah lingkungan,” ujar Ruly.

Sebagai perusahaan pembangkitan, Ruly mengadaptasi tantangan transisi energi dengan aktif melakukan pengembangan pembangkit energi baru terbarukan (EBT). Sepanjang tahun 2023, PLN NP mampu memproduksi listrik dari energi bersih sebesar 5,6 juta megawatt hour (MWh). Produksi listrik itu diantaranya berasal dari empat pembangkit EBT yaitu PLTA Brantas, PLTA Cirata, PLTS Terapung Cirata dan PLTS Ibu Kota Nusantara.

“Beroperasinya pembangkit EBT ini, salah satunya PLTS Terapung Cirata yang merupakan PLTS terapung terbesar se-Asia Tenggara dan menjadi bukti dari komitmen PLN NP dalam menjawab tantangan transisi energi. Kami juga turut serta dalam mendukung Green City di IKN dengan membangun PLTS sebesar 10 MW,” ujar Ruly.

Selain berasal dari pembangkit EBT, produksi listrik ramah lingkungan juga berasal dari inovasi melalui teknologi co-firing atau subtitusi batu bara dengan biomassa di PLTU. Teknologi co-firing ini mampu diimplementasikan secara komersial pada 24 PLTU dan menghasilkan 511 ribu MWh listrik bersih. Inovasi ini juga mampu mereduksi emisi hingga 533 ribu ton CO2.

Redaksi Gerak News

Blok Warim Belum Laku, Ini Kata ESDM

Gerak News, Jakarta- Blok Warim di Papua menyimpan potensi minyak dan gas bumi (migas) jumbo. Blok ini pun telah dilelang dan diubah namanya menjadi Akimeugah I dan Akimeugah II.

Namun demikian, blok migas raksasa ini belum mendapatkan peminat alias tak kunjung laku.

Tapi tidak ada yang ini (peminatnya),” kata Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana di Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat (26/7/2024).

Dadan menerangkan, saat ini pihaknya tengah mempelajari penyebab blok migas tersebut tak kunjung laku. Pihaknya akan mempelajari berbagai aspek, mencakup keamanan hingga data.

“Kita lagi mempelajari kenapa lelang itu tidak laku untuk Akimeugah 1-2 ya.Kita pelajari,apanya sih yang menjadi stakeholder itu,para kontraktor itu tidak menawar untuk yang ini,” ungkap Dadan.

“Kan kalau kita tidak laku,barang itu harus dipelajari. Ini apanya yang membuat tidak menarik untuk yang akan menawar. Kita lagi pelajari di situ, apa aspek keamanan atau datanya kurang lengkap, sehingga mereka tidak punya gambaran,” tambahnya.

Dia menambahkan, blok ini belum ada peminatnya. Dia mengatakan, Badan Geologi akan kembali meningkatkan kualitas datanya.

“Yang itu belum.Ya lokasinya memang…katanya dulu pernah di eksplorasi, di survei ya, tahun berapa sih?Ada data tahun 70-an. Dari British Gas kalau tidak salah. Kita lagi buka Badan Geologi sekarang lagi ya. Kita akan mencobalah meningkatkan kualitas datanya. Untuk yang Warim,” jelasnya.

Sebelumnya, Koordinator Pokja Pengembangan WK Migas Konvensional Maruf Affandi mengatakan, pengembangan wilayah tersebut menghadapi tantangan, terutama medan yang cukup berat. Meski demikian, masing-masing wilayah menyimpan sumber daya masing-masing 10 miliar barel minyak ekuivalen.

Dengan demikian, kedua wilayah tersebut jika ditotal menyimpan sumber daya 20 miliar barel minyak ekuivalen.

“Kendalanya terutama di sana ialah medan yang memang memiliki tantangan yang cukup berarti. Tapi dari sisi sumber daya yang kita evaluasi memang masih cukup menjanjikan di mana masing-masing memiliki sekitar 10 miliar barel oil ekuivalen,” katanya dalam konferensi pers seperti disiarkan di Youtube Halo Migas Ditjen Migas.

Redaksi Gerak News

Pertamina Patra Niaga Perluas Pendataan Subsidi Pertalite Berbasis QR

Gerak News, Jakarta- Pertamina Patra Niaga memperluas pendataan subsidi Pertalite berbasis QR di sejumlah wilayah, di antaranya Jawa, Madura, Bali, Kepulauan Riau, Nusa Tenggara Timur (NTT), Maluku, Maluku Utara, Gorontalo, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Pendataan itu untuk memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tepat sasaran dan tepat kuota.

“Saat ini pendaftaran Program Subsidi Tepat masih dibuka,” kata Pjs Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah Heppy Wulansari dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Seperti penerapan full cycle Solar Subsidi, pada tahap sosialisasi dan registrasi pengguna BBM Pertalite roda empat akan diminta melakukan pendaftaran Program Subsidi Tepat melalui website subsiditepat.mypertamina.id.

Konsumen perlu menyiapkan dokumen yang akan diunggah melalui website, yaitu foto KTP, foto diri, foto STNK (tampak depan dan belakang), foto kendaraan tampak keseluruhan, foto kendaraan tampak depan nomor polisi, dan foto KIR bagi kendaraan pengguna KIR.

Pada tahap ini, pendaftaran fokus untuk melakukan pencocokan data antara yang didaftarkan oleh masyarakat dengan dokumen dan data kendaraan yang dimiliki. Setelah statusnya terdaftar, masyarakat akan mendapatkan QR Code Unik yang akan diterima melalui email atau notifikasi di website.

“Untuk kemudahan masyarakat, QR Code bisa dicetak dan dibawa ke SPBU, sehingga tidak wajib men-download aplikasi MyPertamina atau membawa handphone ke SPBU. Mekanisme ini masih dikhususkan untuk kendaraan roda empat,” jelas Heppy.

Heppy menambahkan, masyarakat tetap bisa membeli Pertalite selama masa sosialisasi. Pendataan yang dilakukan oleh Pertamina Patra Niaga bukan untuk menyulitkan masyarakat, melainkan melindungi masyarakat rentan yang sebenarnya berhak menerima subsidi energi.

“Data ini diharapkan bisa digunakan untuk menetapkan kebijakan energi bersama pemerintah serta dapat mencegah potensi terjadinya potensi penyalahgunaan atau kasus penyelewengan BBM subsidi di lapangan,” ujarnya.

Sesuai Kepmen ESDM No. 37.K/HK.02/MEM.M/2022 Pertalite ditetapkan sebagai BBM Penugasan oleh Pemerintah.

Redaksi Gerak News

Paramitha Sambut Kehadiran Kapolres Brebes Yang Baru

Gerak News, Brebes- Anggota DPR-RI asal Brebes, Paramitha Widya Kusuma menghadiri kegiatan pisah sambut Kapolres Brebes, baru-baru ini.

Paramitha menyambut kehadiran Kapolres Brebes yang baru, AKBP Achmad Oka M, S.I.K., M.M.

“Selamat dan sukses, untuk bapak Kapolres yang baru, AKBP Achmad Oka M, S.I.K., M.M,” ujar Paramitha.

Semoga bapak Kapolres yang baru sukses dalam memimpin Polres Brebes sebagai pelindungi dan pengayom masyarakat,” sambung Bakal Calon Bupati Brebes itu.

Paramitha pun mengucapkan terima kasih pada Kapolres Brebes sebelumnya, AKBP Guntur M.Tariq, S.I.K., M.Si.

Paramitha sangat mengapresiasi dedikasi, kepemimpinan dan teladan AKBP Guntur sebagai Kapolres Brebes selama ini.

“Semoga sukses di tempat tugas yang baru,” ujarnya.

Redaksi Gerak News

PHR Bangun PLTS Di Perumahan Pekerja Blok Rokan

Gerak News, Jakarta- PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) berkomitmen terhadap penggunaan energi hijau (green energy) di Wilayah Kerja (WK) Rokan, Riau. Salah satu upaya yang dilakukan adalah membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang membentang seluas 28,2 hektare (Ha) di Kawasan kompleks perumahan pekerja PHR di WK Rokan.

PHR berkolaborasi dengan PT Pertamina Power Indonesia selaku Subholding Pertamina di bidang Energi Baru dan Terbarukan. Corporate Secretary PHR Rudi Arifianto mengatakan, PHR mendukung target pemerintah dalam Paris Agreement untuk mempercepat target transisi dan bauran energi dari Energi Baru dan Terbarukan sebesar 23% pada 2025, dan untuk mencapai net-zero emission pada 2060 dengan jangka menengah 29%-41% pada 2030.

Dia menambahkan, lokasi dan kondisi geografis WK Rokan memberikan potensi output daya fotovoltaik yang tinggi untuk instalasi PLTS yang merupakan sumber energi penghasil listrik yang ramah lingkungan.

Dengan melimpahnya sumber tenaga surya di Blok Rokan, dirasa tepat bagi PHR untuk membangun PLTS di WK Rokan sebagai bentuk komitmen penggunaan energi ramah lingkungan,” kata Rudi dalam keterangannya, dikutip Kamis (25/7/2024).

PLTS tersebut dibangun dengan jumlah panel sebanyak 64.000 yang tersebar di 3 titik WK Rokan, yakni di kompleks perumahan pekerja di Rumbai, Duri dan Dumai.

“Metode yang digunakan yakni energi surya yang ada di WK Rokan dikumpulkan oleh PLTS yang dibangun dengan tipe ground mounted dan rooftop. Selanjutnya, energi yang ditangkap kemudian diubah melalui inverter sehingga energi listriknya dapat dimanfaatkan di WK Rokan,” terang Rudi.

“Kami telah melakukan studi terkait implementasi PLTS di WK Rokan termasuk studi pemilihan lokasi dan studi terkait dampak penetrasi PLTS terhadap kestabilan sistem kelistrikan WK Rokan serta benefit analysis yang telah dilakukan dan disimpulkan tidak mengganggu sistem kelistrikan di WK Rokan,” jelas Rudi.

Kapasitas produksi yang akan dihasilkan PLTS tersebut yakni 25 MWp dengan potensi efisiensi sebesar US$ 4,3 juta per tahun. Rudi menambahkan, PLTS tersebut menghasilkan energi sebesar 32,42 GWh per tahun. Saat ini PLTS masih dalam tahap penyelesaian pembangunan dan direncanakan bisa digunakan pada tahun ini.

“PLTS yang kita bangun ini juga berdampak pada pengurangan emisi CO2 sebanyak 23.000 ton per tahun dan pengurangan pajak karbon sebesar US$ 48,261 per tahun yang tentu ini berdampak pada dunia,” jelas dia.

Redaksi Gerak News

Muhammadiyah Terima Izin Tambang Dari Pemerintah

Gerak News, Jakarta- Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah Azrul Tanjung mengakui bahwa Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah menerima kebijakan izin pertambangan untuk organisasi masyarakat keagamaan.

“Iya betul (Muhammadiyah menerima izin tambang),” kata Azrul, Kamis (25/7/2024).

Azrul mengeklaim, keputusan itu diambil PP Muhammadiyah setelah melakukan kajian selama dua bulan belakangan. Ia menyebutkan, Muhammadiyah juga sudah mengundang berbagai pihak untuk membahas pemberian izin tambang untuk organisasi masyarakat (ormas) keagamaan

“Ini dua-tiga bulan ini yang kita lakukan, kita melakukan diskusi, mengundang berbagai pihak baik pada aspek ekonomi, aspek bisnis, sosial, lingkungan, hukum, dan lain sebagainya,” ucap Azrul.

Setelah mengundang para praktisi dan mencermati barbagai kondisi pertambangan di Indonesia, PP Muhammadiyah kemudian memberikan kesimpulan menerima.

“Dari kajian-kajian mendalam itu, Muhammadiyah memberikan lampu hijau untuk menerima tambang tersebut,” tuturnya.

Namun, ada beberapa catatan dalam penerimaan Muhammadiyah terhadap izin tambang itu.

Azrul menyebutkan, Muhammadiyah harus memberikan contoh kepada dunia pertambangan ini sebuah tambang yang mengikuti hukum yang berlaku dalam berbagai aspek.

“Misalnya secara hukum itu legal, masyarakat setempat juga kita pikirkan. nanti pasti masyarakat terdampak kan, itu kita pikirkan, apakah dia akan direkrut di pertambangan, kemudian apakah ada bagian nanti untuk masyarkat, apakah CSR dan lain sebagainya, termasuk pasca tambang,” kata dia.

Redaksi Gerak News

Harman Setiawan Wafat, Abidin Fikri Sampaikan Belasungkawa

Gerak News, Jakarta- Politisi PDI Perjuangan Abidin Fikri menyampaikan belasungkawa dan duka atas wafatnya Pakar hukum Universitas Indonesia Harman Setiawan.

Harman Setiawan juga merupakan tokoh Lembaga Hukum Iluni UI.

“Menyampaikan belasungkawa dan duka atas wafatnya Senior, Sahabat Abang Harman Setiawan,” ungkap Abidin di akun media sosialnya, baru-baru ini.

Abidin mendoakan almarhum Harman Setiawan husnul khatimah, diampuni segala dosa serta diterima amal ibadahnya.

“Dan keluarga yang ditinggalkan ikhlas, sabar dan tabah,” ujarnya.

“Saya bersaksi Abang (Harman) orang baik. Al Fatihah,” pungkas Alumni GMNI itu

Harman Setiawan wafat dalam usia 71 tahun di RS Murni Teguh Sudirman.

Redaksi Gerak News

Para Pekerja Berterima Kasih Pada Paramitha Atas Pekerjaan Mereka

Gerak News, Brebes- Kinerja nyata anggota DPR-RI asal Brebes, Paramitha Widya Kusuma dalam menyediakan lapangan kerja bagi warga, mendapatkan apresiasi dari masyarakat Brebes.

Apresiasi itu terutama datang dari warga yang merasakan jasa Paramitha. Tak terkecuali para pekerja pabrik PT Osaga Mas Utama.

Sulih Maulida, adalah salah satu peserta pelatihan kerja di LPK Langgeng Mulyo selama 20 hari. Pelatihan itu bisa terselenggara karena diperjuangkan Paramitha.

Sulih mengaku, setelah mengikuti pelatihan, dia langsung mendapat pekerjaan di PT Osaga Mas Utama.

Terima kasih, ibu Paramitha, atas programnya. Kesan saya selama belajar disitu, saya bisa belajar menjahit,” ujar Sulih.

Sulih berharap, Paramitha memperbanyak program pelatihan kerja, khususnya untuk warga laki-laki di Brebes.

Ucapan terima kasih pada Paramitha juga diungkapkan Selvi Apriliani. Peserta program pelatihan yang diselenggarakan Paramitha itu juga mengungkapkan, dirinya langsung bisa bekerja di PT Osaga Mas Utama.

“Saya sangat bangga sebagai warga Brebes pada bu Mitha, karena telah memberikan pelatihan kepada kami sehingga kami bisa bekerja di PT Osaga Mas Utama,” ungkap Selvi.

Selvi sangat berterima kasih kepada Paramitha, sekaligus bangga karena Paramitha bisa menjadi Anggota DPR-RI di usianya yang masih muda.

“Semoga, bu Mitha bisa menjadi Bupati Brebes di tahun 2024,” tambahnya.

Pekerja lainnya yang juga alumni LPK Langgeng Mulyo, Maliha, mengucapkan terima kasih pada Paramitha atas terselenggaranya program LPK tersebut. Karena program itu, sambung Maliha, dirinya bisa mendapat pekerjaan.

“Harapan saya untuk bu Paramitha, semoga bisa mengadakan program lagi ini kedepannya,” ujarnya.

Eri Iwan Wahyudi, HRD Manager PT Osaga Mas Utama, juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada Paramitha karena sudah membantu warga Brebes mendapatkan pelatihan kerja secara gratis.

“Para peserta pelatihan juga mendapat uang saku, sertifikat, dan dapat ditempatkan di perusahaan di Brebes,” ujarnya.

“Dan saya atas nama perusahaan, sangat dibantu karena para pekerja ini sudah mempunyai skill sehingga kami tidak usah terlalu banyak mengajari mereka karena mereka sudah siap kerja,” tambahnya.

Sebagai informasi, PT Osaga Mas Utama adalah perusahaan yang memproduksi salah satu brand sepatu terkenal di dunia.

Pada tahun 2023, Paramitha mengawal program Pelatihan Operator Jahit Upper Alas Kaki, yang merupakan buah sinergi dengan Kementerian Perindustrian.

Pelatihan ini diikuti 450 peserta. Pesertanya terdiri dari putra putri Brebes angkatan muda yang siap bekerja.

Walhasil, melalui program aspirasi itu sebanyak 450 angkatan pekerja laki-laki dan perempuan diterima bekerja di PT Osaga Mas Utama dan PT Sumber Masanda Jaya.

Redaksi Gerak News

Gus Falah: Pasok Biomassa, PLN EPI Serius Dukung Transisi Energi

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah menyatakan PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI) sangat serius mendukung transisi energi.

Hal itu tampak dari komitmen PLN EPI memasok 2,2 juta ton biomassa untuk kebutuhan sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Tanah Air. Target pasokan biomassa pada tahun ini naik lebih dari 100 persen dibanding 2023.

Komitmen pasokan biomassa itu menambah bukti keseriusan PLN EPI mendukung transisi energi, setelah sebelumnya berkomitmen mengembangkan infrastruktur Liquefied Natural Gas (LNG) di lima klaster wilayah,” ujar Gus Falah, Kamis 25 Juli 2024.

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, lima klaster wilayah yang akan dibangun infrastruktur LNG ini yaitu Nias, Sulawesi – Maluku, Nusa Tenggara, Papua Selatan – Kalimantan, Papua Utara.

Gus Falah menyatakan, pengembangan itu sangat membantu transisi energi karena akan mengurangi penggunaan BBM sekitar 1,7 juta kiloliter per tahun.

Apalagi, bila kita menengok ke belakang, pada tahun 2021 PLN telah menggunakan 250.000 metrik ton biomassa untuk co-firing PLTU, tahun 2022 naik menjadi 500.000 metrik ton, kemudian naik lagi di 2023. Ini semua membuktikan keseriusan PLN dalam mendorong transisi energi,” ujar Gus Falah.

“Apalagi, biomassa sangat ramah lingkungan karena tidak mengakibatkan penggundulan hutan, pilihan energi ini sangat tepat untuk kebersinambungan bumi,” pungkasnya.

Sebagai informasi, pemanfaatan biomassa untuk substitusi batu bara mendapat dukungan dari Kementerian ESDM, melalui Peraturan Menteri ESDM nomor 12 Tahun 2023 tentang Pemanfaatan Bahan Bakar Biomassa sebagai Campuran Bahan Bakar pada PLTU.  

Redaksi Gerak News