Rabu, Mei 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 758

Tingkatkan Cadangan Migas, Sinergi Dengan China Kian Erat

Tingkatkan Cadangan Migas, Sinergi Dengan China Kian Erat

Energi Juang News, Jakarta- Menindaklanjuti kunjungan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif ke China beberapa waktu lalu, kerja sama dengan perusahaan migas China makin intensif.

Direktorat Jenderal Migas, SKK Migas, dan Pertamina Hulu Energi mendorong teknologi serta berbagai upaya peningkatan cadangan dan produksi migas dari China untuk diterapkan di Indonesia.

“Dari 5 fokus area eksplorasi Indonesia Timur, ada 2 area yaitu Area Buton dan Area Timor, yang terdapat partisipasi perusahaan migas China yaitu Sinopec dan Petrochina. Dua area tersebut telah ditetapkan sebagai area joint study pada Juni 2024. Setelah nanti joint study selesai, selanjutnya penawaran langsung wilayah kerja migas (WK), penetapan pemenang WK dan eksplorasi migas,” ungkap Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas, Ariana Soemanto dikutip dari laman Ditjen Migas, Sabtu (27/7/2024).

Baca juga : Indonesia Tawarkan Investasi Energi Terbarukan Pada China

Selain joint study area, Kementerian ESDM tahun ini telah melelang 5 blok migas yang ditawarkan pada perhelatan Indonesia Petroleum Association (IPA) 2024 Mei lalu. Dari perusahaan yang submit, terdapat juga partisipasi dari perusahaan China.

“Nanti pada waktunya akan diumumkan. Joint study dan lelang blok migas ini merupakan bagian dari strategi untuk penemuan cadangan migas,” tambah Ariana.

Terkait dengan peningkatan produksi, salah satu perusahaan China yaitu Sinopec sedang proses bekerja sama dengan Pertamina untuk penerapan teknologi dan upaya peningkatan produksi pada 5 kandidat lapangan migas Pertamina. Opsi mekanismenya melalui Kerja Sama Operasi (KSO) model baru/modifikasi antara Pertamina dan Sinopec, yang berdasarkan evaluasi merupakan skema yang lebih cepat, fleksibel, dan tetap menarik.

Saat ini statusnya sedang proses izin pembukaan data migas, kemudian confidentiality agreement (CA) antara Pertamina-Sinopec. Selanjutnya pengiriman Tim Teknis Sinopec untuk studi ke 5 lapangan Pertamina dalam rangka menentukan pilihan lapangan dan teknologi yang akan diterapkan per lapangan.

Hal tersebut sesuai arahan Bapak Menteri ESDM, bahwa Direktorat Jenderal Migas, SKK Migas dan Pertamina agar kolaborasi mendorong kerja sama dengan perusahaan China ini berjalan lebih cepat,” pungkasnya.

Redaksi Energi Juang News

Massa Sambut Cagub Ansy Lema di Bandara Komodo

Massa Sambut Cagub Ansy Lema di Bandara Komodo

Energi Juang News, Labuan Bajo -Calon Gubernur (Cagub) NTT Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si disambut meriah masyarakat Kabupaten Manggarai Barat, Senin (29/7/2024).

Ribuan massa menyambut politisi PDI Perjuangan yang akrab dipanggil Ansy Lema tersebut di Bandara Internasional Labuan Bajo, Manggarai Barat.

Masyarakat, relawan, simpatisan, dan kader Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Kabupaten Manggarai Barat kompak berpadu menunggu Ansy Lema sejak pukul 09.00 WITA.

Hadir dalam penjemputan para pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan NTT Kristofora B. Bantang, Agustinus Brewon, dan Anton Landi. Ketua DPC Darius Angkur dan kader partai juga setia menunggu dari pagi.

Ansy keluar dari Bandara Komodo ditemani istrinya Maria Immaculata Inge Nioty dan langsung dikalungi selendang tenun Manggarai Barat oleh relawan dan perwakilan DPC PDI Perjuangan Manggarai Barat.

Masyarakat terutama relawan antusias meneriakkan nama Ansy Lema sambil membawa papan bertuliskan “Menyala Kaka”, “Ansy for NTT 1”, “Beta Cinta NTT”, “Manggarai One Nai”, dan lain-lain. Relawan spontan menggendong Ansy Lema menaiki mobil.

Ansy Lema diarak keliling Kota Labuan Bajo yang kini menjadi destinasi Kawasan Wisata Super Premium dengan gong gendang, ratusan motor, dan puluhan mobil menuju Kantor DPC PDI Perjuangan Manggarai Barat di kawasan Cowang Dereng, Labuan Bajo.

Perwakilan Relawan Yos Hadi mengaku sangat terharu dan bangga bisa menyambut langsung Cagub Ansy Lema di Labuan Bajo. Menurut Yos, Ansy Lema adalah sosok pemimpin visioner, berintegritas dan peduli terhadap pembangunan Manggarai Barat.

Kami sering menonton Kaka Ansy selalu memperjuangkan kesejahteraan nelayan, petani, peternak, dan pegiat pariwisata di Manggarai Barat. Meskipun bukan Dapilnya, Kaka Ansy sudah membantu alat mesin pertanian dan program pemberdayaan di Manggarai Barat. Kaka Ansy juga berani pasang badan untuk mengusung semangat konservasi Taman Nasional Komodo,” ujarnya.

Melan, milenial Labuan Bajo berinisiatif sendiri datang untuk menjemput Kaka Ansy di Bandara Komodo karena didorong rasa penasaran dan ingin tahu. Selama ini Melan hanya mengikuti perjuangan dan kinerja Ansy Lema di Senayan.

“Aslinya Kaka Ansy ini sangat ramah dan santun. Saya berharap Kaka Ansy dapat memberikan solusi pembukaan lapangan kerja baru untuk milenial dan Gen Z di Labuan Bajo. Kami jangan jadi penonton saja, tapi justru kami yang harus mendapatkan prioritas,” tegasnya.

Dalam kunjungannya ke Manggarai Barat, Ansy Lema dijadwalkan akan melakukan konsolidasi internal pemenangan Pilkada NTT bersama kader dan pengurus DPC PDI Perjuangan Manggarai Barat, silaturahmi dengan Uskup Keuskupan Labuan Bajo dan Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Manggarai Barat. Ansy juga dijadwalkan akan bertemu berdialog dengan petani, peternak, nelayan, milenial, pegiat pariwisata dan lingkungan hidup.

“Dengan turun langsung bertemu masyarakat, Kaka Ansy ingin belanja masalah, menyerap sebanyak mungkin ide dan solusi untuk membangun NTT. Kaka ingin mendengarkan langsung dari masyarakat,” terang Agustinus Brewon, Juru Bicara Ansy Lema.

Redaksi Energi Juang News

Gus Falah Apresiasi Indika Yang Dukung Transisi Energi

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah menyatakan, langkah PT Indika Energy Tbk meluncurkan layanan penyewaan kendaraan niaga listrik melalui anak usaha barunya, PT Kalista Nusa Armada (Kalista), membuktikan Indika mendukung transisi energi.

Gus Falah menyatakan, kendaraan listrik termasuk yang untuk keperluan niaga, bermanfaat mengurangi pemakaian energi fosil.

Dan hal itu selaras dengan spirit transisi energi yang berupaya mengganti energi fosil dengan energi baru terbarukan.

Transisi energi ini juga merupakan upaya untuk mendorong Indonesia mencapai nol emisi karbon pada 2060, sehingga bisa dikatakan Indika pun mendukung target tersebut,” ujar Gus Falah, Senin 29 Juli 2024.

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan,  tren global memang mengarah pada penyediaan solusi energi yang ramah lingkungan.

Tak terkecuali terkait kendaraan niaga listrik.

Kendaraan niaga listrik ini cocok bagi upaya pengurangan energi fosil do sektor indistri, maka langkah Indika ini tepat untuk memenuhi kebutuhan itu,” ujar Gus Falah.

Sebagai informasi, Kalista, yang resmi beroperasi sejak awal 2024, menyediakan berbagai jenis kendaraan listrik dari roda dua hingga kendaraan berat untuk pertambangan seperti dump truck dan tractor head.

Perusahaan ini didukung PT Solusi Mobilitas Indonesia (SMI), holding company yang menguasai saham Kalista dan merupakan bagian dari Indika Energy.

Redaksi Gerak News

PLN Indonesia Power Bangun Tempat Produksi Biomassa

Gerak News, Jakarta- PT PLN Indonesia Power membangun tempat produksi biomassa di Medan, Sumatera Utara, dalam rangka mengakselerasi transisi energi di tanah air dengan pemanfaatan biomassa sebagai energi primer pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).

Direktur Utama PLN Indonesia Power (PLN IP) Edwin Nugraha Putra dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, mengatakan pihaknya membangun fasilitas produksi bahan bakar jumputan padat atau BBJP plant di Kota Medan melalui Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Pangkalan Susu.

“Hal ini juga sekaligus sebagai upaya PLN IP untuk membantu mengatasi masalah sampah di Kota Medan,” ujarnya.

Edwin mengatakan pihaknya terus melakukan inovasi untuk mengakselerasi transisi energi, salah satunya dengan menerapkan co firing biomassa yang berasal dari sampah untuk dimanfaatkan sebagai energi primer PLTU.

Dengan penerapan co firing, maka PLN Indonesia Power dapat membantu mengurangi emisi karbon yang dihasilkan sektor kelistrikan, khususnya dari PLTU,” katanya.

Pembangunan fasilitas pilot project BBJP plant yang berlokasi di TPA Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, itu dilakukan bersama Pemerintah Kota Medan.

Aset pilot project BBJP plant Kota Medan pun diserahkan ke Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan.

Edwin mengungkapkan fasilitas BBJP menghasilkan 16 ton per bulan yang berasal dari sampah Kota Medan. BBJP yang dihasilkan kemudian dikirim ke PLTU Pangkalan Susu sebagai bahan campuran (co firing) energi primer PLTU Pangkalan Susu.

Persentase campuran BBJP sebesar tiga persen dari bahan bakar yang digunakan setiap harinya oleh PLTU Pangkalan Susu. Nilai kalori BBJP yang dihasilkan sebesar 3.400 kkal/kg.

“Program pilot project BBJP ini Alhamdulillah sudah terealisasi berkat dukungan beberapa pihak, terima kasih atas kerja sama dan sinergi selama ini,” tambah Edwin.

Edwin menjelaskan PLTU Pangkalan Susu berkontribusi besar terhadap sistem kelistrikan Sumatera bagian utara melalui transmisi 275 kV. Kontribusi PLTU Pangkalan Susu sebesar 29 persen dari kebutuhan di sistem kelistrikan Sumatra bagian utara.

“PLTU ini menjadi backbone sistem kelistrikan di Sumatra khususnya di Sumatra bagian utara. Dengan penyerapan BBJP ini, maka PLN Indonesia Power dapat mengurangi konsumsi batu bara PLTU yang menjadi tulang punggung kelistrikan, serta membantu pemerintah daerah dalam mengurangi masalah sampah,” tuturnya.

Menurut Edwin, komitmen PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu menyerap hasil BBJP dapat memberikan dampak berganda. Selain mengurangi volume sampah yang dapat berpotensi menjadi suatu permasalahan, aksi itu juga dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat apabila diolah kembali menjadi produk yang bermanfaat.

“Mudah-mudahan ini dapat dijadikan contoh untuk membuat kapasitas produksi semakin lebih besar lagi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah ini. Karena itu, sudah menjadi cita-cita kita bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar,” ucap Edwin.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan Muhammad Husni memberikan apresiasi kepada PT PLN (Persero) dan PLN Indonesia Power UBP Pangkalan Susu atas suksesnya pilot project BBJP plant sebagai tempat pemanfaatan sampah sebagai bahan baku biomassa untuk digunakan sebagai campuran bahan bakar batubara atau cofiring di PLTU Pangkalan Susu.

“Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya khususnya PLN Indonesia Power PLTU Pangkalan Susu atas upaya bagaimana sampah itu bisa dikelola menjadi bahan bakar jumputan padat sebagai biomassa,” ujarnya.

TPA Terjun merupakan tempat pembuangan akhir sampah Kota Medan, yang dikelola Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan dan beroperasi sejak 1993 di atas lahan seluas 137.563 m² dengan sistem open dumping dan volume sampah sebanyak 1.535 ton sampah per hari.

Redaksi Gerak News

PBNU Tindaklanjuti Laporan Penyimpangan Sejarah Pendirian NU

Gerak News, Jakarta- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mendapat laporan adanya buku bermuatan sejarah pendirian NU yang menyimpang. Ketua PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) meminta lembaga pendidikan, termasuk pesantren-pesantren, menindaklanjuti hal tersebut.

“PBNU memerintahkan kepada lembaga pendidikan Rabithah Ma’ahid al Islamiyah atau asosiasi pesantren-pesantren, untuk melakukan penelitian menyeluruh terhadap laporan adanya upaya penyimpangan atau membuat narasi yang menyimpang tentang sejarah berdirinya NU,” kata Gus Yahya dalam konferensi pers hasil rapat pleno PBNU di Hotel Bidakara, Jakarta, Minggu (28/7/2024).

Gus Yahya menyampaikan buku tersebut digunakan sebagai referensi dan bahan ajar di sejumlah madrasah. Dia meminta buku itu ditarik dari edaran.

“Apabila ditemukan buku-buku atau bahan ajar yang seperti itu, ini harus dicabut, harus ditarik dari peredaran dan tidak boleh dipergunakan di lembaga-lembaga pendidikan NU karena akan bukan hanya mengaburkan bahkan menyimpangkan sejarah berdirinya NU,” ucapnya.

Hasil keputusan pleno lainnya di bidang pendidikan, PBNU mengambil keputusan soal masa jabatan rektor di universitas ataupun institut di bawah naungan NU. PBNU telah meneken aturan tersebut.

“Kami juga membuat keputusan pleno juga membuat keputusan tentang soal rektor, soal jadi masa jabatan rektor. Jadi NU punya sekian banyak perguruan tinggi baik universitas maupun institut, dan tadi pleno telah menetapkan aturan tentang masa jabatan Rektor di perguruan tinggi tersebut,” sebutnya.

Selain itu, ada juga keputusan terkait desain akademi kepemimpinan NU yang akan memiliki kandungan kepemimpinan internasional. Program tersebut, kata Gus Yahya, diumumkan sekarang tapi baru akan dimulai tahun depan.

“Maka kami memberi kesempatan kepada kader-kader yang berminat untuk mempersiapkan diri selama setahun ini, sebelum nanti tahun depan bulan Agustus tahun depan kita akan mulai program Akademi kepemimpinan nasional Nahdlatul Ulama,” ucapnya.

Redaksi Gerak News

PBNU Larang Pengurus Kutip Iuran Dari Masyarakat

Gerak News, Jakarta- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengumumkan larangan kepada seluruh pengurus NU untuk mengutip iuran dari masyarakat untuk membiayai kegiatan organisasi sebagai salah satu keputusan rapat pleno.

“PBNU menetapkan larangan kepada seluruh struktur kepengurusan NU untuk mengutip iuran dari warga yang dipergunakan untuk membiayai kegiatan organisasi. Semua kutipan atau sumbangan dari warga harus dikembalikan langsung kepada warga dalam bentuk sedekah, infak atau zakat melalui Lembaga Amil Zakat Infaq Shadaqah Nahdlatul Ulama (Laziznu),” kata Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf dalam konferensi pers usai rapat pleno di Jakarta, Minggu.

Dia meminta agar pengurus tidak lagi mengutip iuran untuk kegiatan organisasi, contohnya untuk pembangunan gedung kantor dan mengadakan acara. Rapat pleno itu juga memutuskan larangan untuk memberikan honor dalam bentuk apapun kepada petugas PBNU yang dikirim untuk melaksanakan tugas organisasi.

Ketua Umum PBNU menegaskan semua pembiayaan untuk penugasan petugas tersebut akan ditanggung oleh PBNU dan jajaran pengurus di daerah dilarang memberikan apapun kepada mereka.

Larangan itu termasuk dalam bagian hasil rapat pleno yang bertujuan dalam meningkatkan kinerja PBNU. Dia mengatakan, rapat itu juga menghasilkan aturan lain.

Beberapa kesepakatan yang dihasilkan termasuk tentang pedoman penyelenggaraan organisasi, peraturan tentang pedoman penyelenggaraan konferensi atau forum-forum. Terdapat pula aturan tata cara pelantikan kepengurusan, pedoman pelarangan rangkap jabatan, peraturan terkait bantuan perjalanan penugasan dan pedoman kerja sama usaha.

Rapat pleno itu juga merumuskan rencana strategis NU sampai dengan 2027, yang akan dijabarkan dalam rencana strategis tingkat provinsi, kabupaten/kota dan desa serta badan otonom NU.

Dia juga mengatakan rapat pleno memutuskan strategi transformasi digital NU dengan bentuk penggabungan dalam satu platform digital untuk mendukung penyelenggaraan organisasi.

Terdapat pula rencana keputusan membentuk akademi kepemimpinan nasional NU untuk kader-kader, perintah untuk meneliti buku-buku narasi sejarah berdirinya NU di sekolah-sekolah di bawah NU agar tidak menyimpang dari yang ditetapkan serta aturan mengenai masa jabatan rektor di perguruan tinggi.

“Ini harus dikoreksi dan saya kira menjadi kewajiban dari PBNU untuk meluruskan ini dan apabila ditemukan bahwa materi-materi ini kemudian dibawa masuk ke lembaga pendidikan NU maka harus dicabut, ditarik,” jelasnya.

Dibahas pula dalam rapat pleno itu perkembangan hubungan antara NU dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Yahya Cholil Staquf menyebut NU tidak hanya eksklusif teridentifikasi dengan PKB, mengingat banyak anggotanya yang juga menjadi bagian dari partai lain.

Redaksi Gerak News

Muhammadiyah Resmi Tegaskan Siap Kelola Tambang

Gerak News, Jakarta- PP Muhammadiyah resmi mengumumkan siap mengelola tambang yang diberikan pemerintah. Tawaran izin sebelumnya disampaikan melalui Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia.

“Setelah menganalisis masukan, melakukan pengkajian, mencermati kritik pengelolaan tambang dan pandangan dari para akademisi dan pengelola tambang, ahli lingkungan hidup, majelis dan lembaga di lingkungan, PP Muhammadiyah serta pandangan dari anggota PP Muhammadiyah, rapat pleno 13 Juli 2024 di kantor Jakarta memutuskan bahwa Muhammadiyah siap mengelola usaha pertambangan sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 2024 dengan pertimbangan dan persyaratan,” kata Sekretaris Umum (Sekum) PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti dalam jumpa pers, Minggu (28/7/2024).

PP Muhammadiyah sebelumnya telah membahas penawaran tersebut dalam rapat pleno pada 13 Juli 2024. Muhammadiyah juga telah menyampaikan kemungkinan ormas untuk mengelola tambang merupakan kewenangan dari pemerintah.

Sementara itu, Presiden Jokowi sudah menyampaikan alasan pembuatan regulasi izin kelola tambang untuk ormas keagamaan. Hal itu berawal dari dirinya yang mendapat komplain saat berkunjung ke masjid hingga pondok pesantren.

“Kita ingin pemerataan ekonomi, kita ingin keadilan ekonomi,” kata Jokowi kepada wartawan setelah meresmikan Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), Jawa Tengah, Jumat (26/7).

Jokowi lalu bercerita dia mendapat keluhan saat berkunjung ke masjid hingga ponpes. Jokowi menyatakan keluhan itu yakni izin kelola tambang yang hanya diberikan kepada perusahaan besar.

“Banyak komplain kepada saya, ‘Pak, kenapa tambang-tambang itu hanya diberikan kepada yang gede-gede, perusahaan besar, kami pun kalau diberikan konsesi itu juga sanggup, kok’ waktu saya datang ke ponpes berdialog di masjid,” ujarnya.

Dari situlah Jokowi mendorong regulasi izin kelola tambang bagi ormas. Jokowi menegaskan yang mengelola tambang bukan ormas tapi badan usaha di bawah ormas keagamaan.

“Itulah yang mendorong kita membuat regulasi agar ormas keagamaan diberikan peluang untuk bisa mengelola tambang. Tapi bukan ormasnya, badan usaha yang ada di ormas itu, baik koperasi maupun PT dan CV maupun yang lain-lain,” ujarnya.

Redaksi Gerak News

Paramitha Akan Buat Kebijakan Terintegrasi Kembangkan UMKM Brebes

Gerak News, Brebes- Calon Bupati Brebes, Paramitha Widya Kusuma bertekad membuat kebijakan atau regulasi yang holistik dan terintegrasi pada tatanan Makro, Meso dan Mikro bagi pengembangan UMKM Kabupaten Brebes.

Paramitha menggagas kebijakan itu karena dia menilai UMKM belum mampu mendongkrak perekonomian Brebes

“Selain kebijakan yang holistik, saya juga ingin membangun kemitraan dengan institut litbang atau perguruan tinggi untuk pengembangan teknologi dan bisnis UMKM,” ungkap Paramitha, baru-baru ini.

Anggota DPR-RI itu melanjutkan, pengembangan sektor pariwisata sebagai penghela UMKM di Kabupaten Brebes juga penting dilakukan.

Disamping itu, penguatan kapasitas bisnis dan teknologi UMKM, serta penguatan digital marketing pada UMKM untuk perluasan pasar pun tak boleh diabaikan.

Paramitha menilai, seluruh terobosan itu harus dilakukan. Sebab, akses usaha mikro di Brebes terhadap sumber daya produktif, permodalan, bahan baku, teknologi dan pemasaran masih rendah.

Selain itu, pembinaan terhadap pelaku UMKM juga cenderung kurang optimal.

Kurangnya koordinasi, sinkronisasi dan kolaborasi antar perangkat daerah untuk integrasi program pengembangan UMKM juga menjadi permasalahan,” ungkap Paramitha.

“Padahal data menunjukkan 1 dari 19 orang di Brebes merupakan pelaku UMKM. Itu menunjukkan UMKM sebenarnya punya peran penting bagi perekonomian Brebes,” pungkasnya.

Redaksi Gerak News

Paramitha Widya Kusuma Terbukti Peduli Pada Nelayan Brebes

Gerak News, Brebes- Anggota DPR-RI asal Brebes, Paramitha Widya Kusuma menunjukkan kepedulian pada nelayan Brebes selama berkiprah di Komisi VII DPR-RI.

Pada Desember 2022, Paramitha memberikan bantuan sebanyak 80 perahu sekoci kepada Kelompok Usaha Bersama Nelayan di Kecamatan Wanasari.

Paramitha memberikan bantuan itu agar tangkapan hasil ikan para nelayan lebih maksimal. Dengan tangkapan maksimal, kesejahteraan nelayan pun meningkat.

Bantuan Paramitha pada nelayan Brebes bukan hanya itu.

Menjelang akhir 2023, 100 nelayan di Kabupaten Brebes menerima bantuan paket konversi BBM ke BBG untuk kapal penangkap ikan. Bantuan ini merupakan buah perjuangan dari Paramitha.

Para penerima bantuan ini tersebar dari beberapa desa di Kabupaten Brebes.

Paramitha menginginkan dengan melakukan konversi BBM ke BBG, maka nelayan bisa menekan biaya produksi.

Dan ketika biaya melaut nelayan terpangkas, keuntungan pun meningkat.

Paramitha memang sangat menginginkan sektor perikanan dan kelautan Brebes maju. Dan Paramitha menyadari, kemajuan itu tak akan tercapai bila nelayan tidak sejahtera.

Tak aneh, bila calon bupati Brebes itu terus berjuang bagi kesejahteraan nelayan.

Redaksi Gerak News

Film Horor Kiblat Ganti Judul Jadi ‘Thaghut’

Gerak News, Jakarta- Beberapa waktu yang lalu, media sosial dihebohkan dengan berita terkait film horor berjudul Kiblat yang poster dan judulnya dinilai tidak sesuai hingga mendatangkan banyak kritikan tajam dan menuai kontroversi.

Bahkan, saat itu Majelis Ulama Indonesia (MUI) sampai turun tangan perihal permasalahan tersebut.

Permasalahan itu saat ini sudah selesai. Pihak rumah produksi yakni Leo Pictures akhirnya mengganti judul film yang asalnya Kiblat, kini diubah menjadi Thaghut, dan akan tayang di bioskop pada 29 Agustus 2024.

Kalau prosesnya semua sudah tahu ya kita sudah suwon ke MUI sampai akhirnya kita dapat judul yang pas dengan ceritanya yaitu Thaghut, yang akan tayang 29 Agustus 2024 di bioskop,” kata Agung Saputra selaku produser di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu, 24 Juli 2024.

Dalam kesempatan itu, Agung juga mengungkap arti kata Thaghut. Ia merasa Thaghut adalah judul yang pas untuk menggantikan judul sebelumnya.

“Semua pada tahu searching aja, Thaghut itu artinya melampaui batas, musyrik lah istilahnya gak percaya sama Tuhan. Karena yang pasti harus sesuai dengan ceritanya, jadi kita tidak serta-merta mencari judul yang tidak sesuai cerita,” kata Agung. 

Lebih lanjut, Agung mengungkap bahwa tidak ada pengambilan gambar atau syuting ulang untuk film Thaghut. Ia berharap, film Thaghut bisa diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia.

“Gak ada retake, semua adegannya masih sama, jadi nanti tinggal nonton di bioskop,” kata Agung Saputra.

“Responsnya (masyarakat setelah ganti judul) bagus good or bad tetap promosi menurut kita dan ini salah satu yang ditunggu masyarakat Indonesia, mudah-mudahan hasilnya bagus dan sesuai dengan target kita,” tambahnya.

Sebagai informasi, film Thaghut dibintangi oleh Ria Ricis, Arbani Yasiz, Yasmin Napper, Denis Adhiswara, dan yang lainnya.

Redaksi Gerak News