Rabu, Mei 27, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 757

Gus Falah Sayangkan Pernyataan Nusron Wahid Terhadap Ketum PBNU

Gerak News, Jakarta- Anggota DPR RI yang juga Wakil Ketua Takmir Masjid (LTM) PBNU Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah menyayangkan pernyataan Anggota DPR RI pengurus NU lainnya, Nusron Wahid yang cenderung mengoreksi pernyataan Ketua Umum (Ketum) PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya).

“Nusron sebagai ketua lembaga di PBNU semestinya tidak perlu bicara begitu. Apalagi Gus Yahya hanya ditanya wartawan. Itu pun hanya jangan-jangan (dendam pribadi), bisa benar bisa salah,” kata Gus Falah dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, baru-baru ini.

Gus Falah menilai apa yang dilakukan Nusron cenderung bermuatan dendam pribadi. Menurutnya Nusron memang baru direposisi jabatannya di PBNU dari yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum kini menjadi Ketua Lembaga Pengembangan Pertanian (LPP) PBNU.

Reposisi jabatan itu menurutnya untuk menjalankan aturan organisasi di PBNU, di mana Wakil Ketua Umum tidak dibenarkan rangkap jabatan dengan pengurus harian partai politik.

Dia lantas mencontohkan dirinya juga berpindah jabatan dari Ketua PBNU. Sebab, politisi tersebut merangkap jabatan lain sebagai pengurus harian di salah satu sayap politik PDI Perjuangan.

“Saya juga diturunkan dari ketua PBNU kini menjadi wakil Ketua Lembaga Tamir Masjid PBNU. Tapi ‘kan ini aturan organisasi jadi harus dijalani,” ucap dia.

Sebelum mengoreksi pernyataan Gus Yahya, dia menilai Nusron harusnya juga melihat tayangan secara utuh konteks pernyataan Gus Yahya.

Ungkapan Gus Yahya tentang Pansus Haji, kata dia, sebenarnya sebatas menjawab pertanyaan wartawan saat konferensi pers pleno PBNU. Gus Yahya juga mengatakan pada wartawan yang bertanya bahwa Pansus haji bukanlah urusan PBNU.

Namun, karena wartawan tetap mengejar dengan pertanyaan itu, Gus Yahya kemudian menjawab secara normatif bahwa pelaksanaan haji bisa dilihat dari respon atau survei masyarakat apakah pelaksanaan haji tahun ini berhasil atau tidak.

Faktanya, dia menganggap bahwa banyak masyarakat yang menilai penyelenggaraan haji kali ini lebih baik dari tahun sebelumnya. Jika Pansus tetap jalan, dia menilai kemungkinan ada masalah pribadi di dalamnya.

Sebelumnya, Anggota Panitia Khusus Angket Haji DPR RI Nusron Wahid membantah pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Yahya Cholil Staquf, dan memastikan bahwa pembentukan Pansus Haji tersebut bukan dalam rangka urusan pribadi.

Dia menegaskan bahwa Pansus Angket Haji bukanlah keputusan pribadi-pribadi dari anggota, melainkan keputusan resmi dalam rapat paripurna DPR yang disetujui fraksi-fraksi di DPR RI.

“Saya mohon maaf kepada Ketua Umum PBNU Gus Yahya Staquf. Di DPR tidak mengenal masalah pribadi,” kata Nusron dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Senin (29/7).

Pada Minggu (28/7), Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf mengatakan pihaknya bertanya-tanya mengenai bergulir-nya Pansus Angket Haji 2024, sehingga ia berpendapat tidak ada alasan kuat untuk pembentukannya.

Yahya berpendapat keputusan keberadaan Pansus Angket Haji DPR RI terkait pelaksanaan penyelenggaraan ibadah haji 2024 memiliki keterkaitan dengan posisi adiknya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas serta masalah lain yang sebetulnya tidak terkait dengan ibadah haji.

Redaksi Gerak News

Ansy Lema Perjuangkan Nilai-Nilai Serikat Sabda Allah

Gerak News, Kupang- Bakal calon gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) Yohanis Fransiskus Lema atau Ansy Lema menegaskan dirinya turut memperjuangkan nilai-nilai Serikat Sabda Allah atau SVD, selama berkiprah di Komisi IV DPR-RI sejak 2019.

Hal itu dikatakan Ansy ketika berkunjung ke IFTK Ledalero, wadah formasi misionaris SVD di NTT.

“Semangat konservasi, berjuang menjaga ekologi, pasang badan untuk orang miskin yang dalam partai kami disebut wong cilik atau kaum Marhaen, yang saya maknai sebagai kelompok petani, peternak dan nelayan,” ujar Ansy.

Alumni PMKRI itu melanjutkan, formasi dasar hingga pendidikan formal dia jalani di sekolah-sekolah yang didirikan misionaris SVD, seperti Seminari Pius XII Kisol dan SMAK Syuradikara.

“Fondasi itu turut membentuk semangat perutusan dalam pengabdian saya selama lima tahun terakhir sebagai Wakil Rakyat,” ujarnya.

Kader PDI Perjuangan itu melanjutkan, dirinya secara sadar memilih Komisi IV DPR. Hal itu dikarenakan setelah dirinya menbaca data, ternyata kemiskinan di NTT mencapai 20 persen.

“Dan kemiskinan NTT adalah kemiskinan petani, nelayan dan peternak. Sebagai kader PDI Perjuangan, saya maknai mereka adalah kaum Marhaen yang harus saya bela,” tegas Ansy.

Sebagai seorang Katolik, inilah spirit memperjuangkan kepentingan kaum miskin atau ‘option for the poor’ yang saya perjuangkan,” tambahnya.

Redaksi Gerak News

Akan Tayang, Film Dokumenter Tentang Perjalanan Karier Rossa

Gerak News, Jakarta- Inspire Pictures dan Sinemaku Pictures berkolaborasi menghasilkan film dokumenter mengenai perjalanan karier diva legendaris Indonesia, Rossa yang berjudul All Access to Rossa 25 Shining Years.

Film ini dipersembahkan oleh Time International Films dan disutradarai Ani Ema Susanti.

Film dokumenter ini membawa penonton menyelami sisi pribadi penyanyi Rossa yang selama ini belum banyak diketahui publik. Penonton akan diperkenalkan pada awal perjalanan karier Rossa, perjuangannya sebagai seorang ibu untuk anak laki-lakinya, serta momen-momen berharga di balik konser tunggal “25 Shining Years Concert” pada 2022 yang menandai 25 tahun eksistensi di industri musik Indonesia.

Sutradara film Ani Ema Susanti menyatakan, melalui film dokumenter ini, masyarakat Indonesia akan melihat sosok Rossa dari berbagai sudut pandang.

“Dari diva yang menginspirasi, ibu yang penuh dedikasi, hingga wanita entrepreneur yang sukses,” sutradara film Ani Ema Susanti, Senin (29/7/2024).

Manajer Rossa, Intan S sekaligus produser eksekutif film ini menyebut, film dokumenter tersebut melengkapi pencapaian Rossa yang telah diraih selama lebih dari 20 tahun.

“Bagi saya, film ini adalah cherry on top dari legacy karier Rossa yang telah dibangunnya,” ujarnya.

Sementara itu, Rossa menggunakan kesempatan ini untuk mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukungnya selama ini, sehingga bisa menjadi sumber inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia, terutama bagi talenta muda di industri musik yang sedang berjuang membangun kariernya.

“Saya juga ingin menunjukkan di balik kesuksesan terdapat perjuangan, dedikasi, dan inovasi yang tiada henti,” kata Rossa.

Film ini juga mendapatkan dukungan dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf). Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno berharap film dokumenter ini dapat memberikan dampak positif bagi industri film dan musik Indonesia.

Saya harap film ini dapat meningkatkan minat terhadap film dokumenter di bioskop komersial serta menginspirasi musisi lain untuk mendokumentasikan perjalanan karier mereka,” ujar Sandiaga Uno.

All Access to Rossa 25 Shining Years yang disutradarai Ani Ema Susanti akan tayang di seluruh jaringan bioskop Indonesia mulai 1 Agustus 2024.

Redaksi Gerak News

PT KAI Kaji Penambahan Kereta Relasi Banyuwangi Ke Malang

Gerak News, Jakarta- Penambahan kereta api (KA) relasi Banyuwangi menuju Malang mulai dikaji oleh PT Kereta Api Indonesia (KAI). Tingginya animo penumpang menjadi salah satu pertimbangan untuk membuka rute dari Banyuwangi–Malang.

Rencana tersebut disampaikan oleh Direktur Niaga PT KAI Hadis Surya Palapa usai memberangkatkan KA Blambangan Ekspres di Stasiun Ketapang, Jumat (26/7) lalu.

Hadis mengaku sudah mendapat banyak masukan tentang permintaan masyarakat supaya menambah kereta api relasi Banyuwangi menuju Malang.

Terkait kapan rencana tersebut direalisasikan, Hadis mengaku pihaknya masih menunggu izin. Mungkin bisa dibuka relasi lain yang tidak hanya berhenti di Malang.

”Mungkin bisa kita buka relasi yang lebih panjang, melalui Malang tapi tidak hanya berhenti di Malang. Kita tunggu izinnya dulu,” tegasnya.

Hadis menambahkan, selalu ada kajian yang dilakukan KAI sebelum membuka relasi baru. Termasuk perpanjangan relasi KA Blambangan Ekspres yang diperpanjang sampai ke Jakarta.

”Sebagai korporasi, kami tentunya melakukan pertimbangan dari sisi bisnis. Untuk KA Blambangan Ekspres kami optimistis jumlah tempat duduk terisi semua. Selain dari penumpang reguler, juga dari penumpang parsial,” kata Hadis.

Keberadaan jalan tol Probowangi yang nantinya akan sampai di Banyuwangi juga akan menjadi dinamika dalam bisnis transportasi.

Namun, Hadis yakin ada segmen pasar berbeda antara penumpang kereta api dan pengguna tol.

“Karena pasarnya berbeda, saya pikir tidak masalah,” imbuhnya.

Redaksi Gerak News

Pertagas Niaga Akan Pasok Gas Ke KLK Berhad

Gerak News, Jakarta- Pertagas Niaga (PTGN), anak perusahaan Pertamina Gas melakukan penandatanganan Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) Hasil Regasifikasi Liquefied Natural Gas dengan PT Perindustrian Sawit Synergi (PSS) di KLK Tower, Kuala Lumpur pada Selasa (23/7).

Adapun PSS merupakan subsidiary Kuala Lumpur Kepong Berhad (KLK)
Agenda PJBG ini dihadiri oleh Direktur Utama PTGN Aminuddin beserta jajarannya, President Director PT PSS beserta jajarannya dan Deputy CEO of KLK Oleo, Siew Fook Ming.

Aminuddin menyampaikan dengan adanya kerja sama ini membuka peluang bagi PTGN, PSS dan KLK untuk mengembangkan dan menumbuhkan bisnis bersama dan berkelanjutan.

Kami juga berkomitmen untuk terus menjaga kehandalan supply atas gas hasil regasifikasi LNG sesuai dengan kesepakatan kerjasama yang telah disepakati,” ungkap Aminuddin dalam keterangan tertulis Selasa, (30/7/2024).

Sementara itu, Deputy CEO of KLK Oleo, Siew Fook Ming menyampaikan dengan adanya supply gas dari PTGN secara tepat waktu, akan memberikan nilai tambah bagi PSS dan KLK Group sebagai perusahaan yang salah satunya bergerak dalam bidang pengelolaan kelapa sawit dan turunannya.

“PTGN merupakan pemain andal dalam bisnis regasifikasi LNG, sehingga dengan adanya kesepakatan ini diharapkan mampu mendukung KLK Group yang telah memiliki pengalaman lebih dari 100 Tahun mendistribusikan produk kepada customer yang berada di Asia dan Eropa,” tambah Aminuddin

Gas In ditargetkan pada awal September 2024 dengan total contract quantity sebesar 6.005.225 MMBTU selama 5 tahun dan akan diperpanjang untuk dapat terus mendukung produksi pengolahan kelapa sawit milik PSS beserta turunannya yang berlokasi di Sangkulirang, Kalimantan Timur.

Redaksi Gerak News

Pilbup Bogor, PDI Perjuangan Dan Golkar Akan Usung Jaro Ade-Kang Mus

Gerak News, Jakarta- PDI Perjuangan mengumumkan kerja sama mereka dengan Golkar untuk mengusung Ade Ruhandi alias Jaro Ade dan Musyafaur Rahman atau Kang Mus sebagai calon bupati dan calon wakil bupati di Pilbup Bogor 2024.

Koalisi tersebut diumumkan ketika Jaro Ade dan Kang Mus datang ke Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (29/7) kemarin.

Kehadiran keduanya diterima Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto dan Ketua Badan Pemenangan Pilkada PDI Perjuangan, Adian Napitupulu.

“Jadi pemanggilan ini bentuk tindak lanjut dari komunikasi politik yang sudah dilakukan di level DPP dengan Pak Ahmad Doli Kurnia, yakni Waketum DPP Partai Golkar, dari pihak Golkar,” kata Adian dalam keterangannya, Selasa (30/7).

Adian meyakini koalisi Golkar-PDI Perjuangan di Pilbup Kabupaten Bogor berpeluang besar untuk menang. Apalagi keduanya disebut memiliki elektabilitas yang cukup tinggi dalam beberapa hasil survei.

Adian menyampaikan dalam pembicaraan dengan Doli, Jaro Ade disebut telah diputuskan sebagai calon bupati dari Partai Golkar di Kabupaten Bogor.

Dari pembicaraan tersebut maka lahirlah ide untuk menjajaki Jaro Ade untuk dipasangkan dengan calon wakil bupati dari PDI Perjuangan,” ujarnya.

Menurutnya, koalisi antara Golkar dan PDI Perjuangan telah memenuhi syarat untuk maju di Pilgub Bogor.

Selain di Bogor, hasil pembicaraan juga membuka potensi koalisi di beberapa daerah lain. Ia juga berharap ada partai-partai lain yang bergabung.

“Secara angka-angka dan kesiapan, peluangnya sangat besar. Dari sisi persyaratan, Golkar-PDI Perjuangan cukup untuk mengusung. Peluang menang semakin besar, apalagi kalau nantinya semakin banyak partai yang bergabung juga, maka semakin baik,” kata Adian.

Redaksi Gerak News

Gus Falah: Keterlibatan PBNU Akan Wujudkan Pertambangan Ramah Lingkungan

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR-RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah menegaskan keterlibatan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dalam pengelolaan tambang akan mampu membantu pemerintah dalam mewujudkan operasional pertambangan yang mengedepankan aspek lingkungan.

Gus Falah menilai keputusan pemerintah untuk mengafirmasi pengelolaan tambang batu bara kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) keagamaan termasuk PBNU merupakan suatu kebijakan yang tak hanya mempertimbangkan aspek bisnis juga lingkungan.

Menurutnya, kehati-hatian PBNU dalam praktik bisnis pertambangan, salah satunya dengan menentukan mitra kerja dan model pengelolaan yang memperhatikan keberlangsungan lingkungan.

“Lingkungan tidak hanya dalam konteks alamnya saja, tetapi juga tidak menimbulkan konflik di masyarakat yang ada di sekitar lingkungan tambang,” katanya, baru-baru ini.

Gus Falah menambahkan dari sisi profesionalitas pengelolaan, akuntabilitas dan azas manfaat kemaslahatan juga akan lebih diprioritaskan mengingat ormas keagamaan memiliki kesadaran bahwa izin usaha tersebut untuk kepentingan umat.

Alokasi pengelolaan tambang batu bara kepada ormas keagamaan akan menggunakan prinsip kehati-hatian dan upaya meminimalisir kerusakan lingkungan akan menjadi perhatian utama,” jelasnya.

Gus Falah menambahkan, keputusan PBNU menerima tawaran pemerintah terkait izin pengelolaan tambang batu bara berkaitan dengan orientasi pada politik kemaslahatan umat telah membuka pemahaman pengelolaan bahwa sumber daya alam (SDA) tidak selayaknya diserahkan sepenuhnya pada konglomerasi.

Dia menjelaskan, keuntungan ormas keagamaan dalam mengelola tambang itu juga berpeluang untuk dijadikan sebagai dana abadi organisasi yang kemudian diinvestasikan pada instrumen yang disediakan negara seperti obligasi atau sukuk.

“Kalau di NU misalkan ini yang nantinya jadi dana abadi untuk diinvestasikan di sukuk atau obligasi, maka hasilnya bisa untuk semacam BOS Pesantren dan lain sebagainya,” jelasnya.

Redaksi Gerak News

Paramitha Widya Kusuma Bersilaturahmi Dengan PD Muhammadiyah Brebes

Gerak News, Brebes- Anggota DPR-RI asal Brebes, Paramitha Widya Kusuma bersilaturahmi dengan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Brebes, baru-baru ini.

Paramitha mengungkapkan, dirinya ingin mendengar aspirasi dari PD Muhammadiyah Brebes terkait pembangunan Brebes. Sebab, baginya seluruh komponen masyarakat harus bergotong-royong membangun Brebes yang lebih baik.

” Membangun daerah bukan hanya tanggung jawab satu dua orang, kelompok atau golongan. Perlu dibangun sinergitas untuk bekerja sama dalam membangun daerah,” ungkap Paramitha.

Calon Bupati Brebes itu pun mengaku bahagia bisa berkunjung dan bersilaturahmi dengan PD Muhammadiyah Brebes.

Paramitha menilai, Muhammadiyah adalah ormas Islam yang cukup besar kontribusinya bagi kemaslaharan masyarakat, termasuk masyarakat Brebes.

Alhamdulillah, saya diberi kesempatan untuk berkunjung ke Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Brebes. Saya disambut baik oleh jajaran pengurus,” ujar Paramitha.

Semoga menjadi berkah untuk kemajuan Kabupaten Brebes,” tambah kader PDI Perjuangan itu.

Redaksi Gerak News

Abidin Fikri Tegaskan Pentingnya Pengungkapan Tragedi 27 Juli

Gerak News, Bojonegoro- Dua puluh delapan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Bojonegoro menggelar doa bersama secara serentak, Sabtu (27/7/2024).

Acara itu diisi renungan dan doa bagi para pejuang demokrasi yang gugur dalam peristiwa 28 tahun silam, dan dilaksanakan di kecamatan masing-masing.

Ketua DPC PDI Perjuangan Bojonegoro Abidin Fikri dalam keterangannya menyampaikan, peringatan peristiwa itu sebagai bentuk perhatian dari PDI Perjuangan atas tragedi tersebut.

PDI yang kemudian berubah nama menjadi PDI Perjuangan, lanjut Abidin, sebagai korban utama peristiwa menilai pentingnya pengungkapan secara terang benderang kasus itu.

Apalagi kudatuli merupakan bentuk tindak pelanggaran azas kebebasan berkumpul dan berserikat, pelanggaran azas kebebasan dari rasa takut, serta pelanggaran azas kebebasan dari perlakuan keji.

“Pelaku pelanggaran hak azasi manusia dalam peristiwa 27 Juli 1996 harus diungkap. Ini hutang sejarah penegakan demokrasi dan hak azasi manusia di Indonesia,” ujar Abidin.

“Hal ini penting agar di masa depan tidak terulang dalam kehidupan demokrasi di Indonesia,” imbuhnya. 

Redaksi Gerak News

Prabowo Sarankan Izin Tambang Diberikan Pada Ormas Non Agama

Gerak News, Jakarta- Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia mengaku telah berdiskusi dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto soal pemberian izin kelola tambang ke organisasi kemasyarakatan (ormas) agama.

Menurut Bahlil, Prabowo menyarankan izin kelola tambang juga perlu diberikan kepada ormas lain yang berjasa kepada negara.

“Dan kalau saya diskusi sama Pak Prabowo, kata Pak Prabowo jangan hanya itu Mas Bahlil, dilihat juga organisasi-organisasi lain yang punya kontribusi kepada negara, yang klasifikasinya memenuhi syarat. Ya kita kasih saja, daripada kasih yang lain nggak jelas juga,” katanya dalam konferensi pers di Kantornya, Jakarta, Senin (29/7/2024).

Saat dikonfirmasi, sejauh ini pemerintah baru memberikan izin kelola tambang hanya ke ormas agama. Ia menambahkan ada tiga sampai empat ormas lagi yang sudah mengajukan izin, namun tidak membuka identitas ormas tersebut.

“Ada lah tiga sampai empat yang sudah ajukan,” imbuhnya.

Bahlil mengaku sudah berkeliling ke sejumlah ormas keagamaan untuk menjelaskan maksud pemerintah memberikan izin kelola tambang. Terakhir, PP Muhammadiyah menyatakan siap mengelola tambang sesuai program pemerintah.

Mantan Ketum HIPMI ini menyatakan pemerintah sangat terbuka bagi ormas yang ingin mengelola tambang. Selain Muhammadiyah, NU sebelumnya juga menyatakan siap mengelola tambang.

“Silakan yang penting mereka ajukan, kalau sudah ajukan kita lihat mana yang memenuhi syarat dan tidak, sangat terbuka,” jelas dia.

Redaksi Gerak News