Energi Juang News, Jakarta-Ada banyak adegan pembunuhan di dapur, di dalam film Ballerina.
Film ini mengisahkan aktor utama yang merupakan pembunuh terlatih Eve (Ana de Armas). Dia dikisahkan pergi ke sebuah desa pegunungan di Austria sebagai bagian dari misi untuk membasmi sebuah aliran sesat.
Namun, penduduk kota yang kejam terus menghalangi jalannya.
Di sebuah restoran, Eve bertemu dengan seorang juru masak yang ingin melakukan lebih dari sekadar memotong makanan dengan pisaunya.
Alhasil, peralatan dapur diayunkan dengan keras dan piring-piring dihancurkan dengan panik.
Sutradara Len Wiseman mengatakan tujuan yang dikejar selama latihan ialah mengeksplorasi dan menggunakan segala sesuatu di restoran yang dapat digunakan sebagai senjata potensial.
Peralatan itu termasuk wajan, pelunak daging, dan setumpuk piring.
“Ini adalah salah satu hal tersulit yang harus dilakukan, karena piring-piring tersebut adalah piring yang dapat pecah. Mereka memiliki satu tugas. Mereka pecah,” kata Len.
Ini berarti para aktor harus sangat berhati-hati saat mengambil piring-piring itu, tetapi juga harus membuat aksinya terlihat kuat.
Pada akhirnya, Len dan tim hanya ingin bersenang-senang dengan rangkaian adegan ini.
“Yang saya inginkan adalah membuat adegan ini penuh kekerasan, tetapi juga membuat orang tertawa,” ungkap Len.
Ballerina sudah tayang di bioskop Indonesia sejak 4 Juni 2025.
Redaksi Energi Juang News



