Energi Juang News, Jakarta– Di kawasan Rangkah Kidul, Surabaya, berdiri sebuah bangunan tua yang sudah lama tak beroperasi. Pabrik ini terletak tepat di sebelah lapangan Sonic Futsal, dan bagi warga sekitar, bangunan tersebut lebih dikenal bukan karena sejarah industrinya, melainkan karena cerita horor yang menyelimutinya.
Malam hari menjadi waktu paling dihindari warga untuk melintas di sekitar lokasi ini. Tak sedikit warga yang mengaku mendengar suara rantai diseret, bergema dari dalam pabrik yang sudah kosong itu.
Suara berat dan dalam yang menakutkan, kadang rintihan dan terkadang jeritan perempuan tersiksa di tempat itu. Bahkan suara suara aneh seperti ada kegiatan didalam pabrik yang telah lama kosong itu.
Seperti diceritakan Pak Arifin warga sekitar, “Saya pernah denger suara seperti rantai besi diseret… ‘ngeresek-neresek’ begitu, padahal waktu itu udah hampir tengah malam dan saya lewat sendirian naik motor,” ungkap Pak Arifin, penjaga malam di kios dekat lokasi.
Menurut cerita warga, dahulu kala pabrik ini sempat mengalami kecelakaan kerja yang menewaskan seorang buruh. Tubuhnya konon terseret mesin dan terjerat rantai, dan sejak saat itu, suara rantai selalu terdengar menjelang malam Jumat.
“Dulu ada kecelakaan. Mayatnya nggak utuh waktu ditemukan. Sejak itu, banyak pekerja mengundurkan diri satu per satu,” jelas Bu Minah, warga yang sudah tinggal di daerah itu lebih dari 30 tahun.
Namun suara saja bukan satu-satunya gangguan. Ditambah lagi beberapa warga ada yang mengalami kejadian yang lebih menyeramkan.
Rita, seorang mahasiswi dikota tersebut, pernah mengalami kejadian yang membuatnya trauma hingga kini. Saat pulang dari latihan futsal di Sonic, ia melewati bangunan itu bersama dua temannya. Suasana malam yang diiringi gerimis membuat rasa dingin menusuk tulang.
Saat Rita mengarahkan pandangannya tak sengaja tertuju ke lantai dua pabrik itu. Ia melihat sosok tak biasa berdiri diam di balik jendela terkena cahaya kilat petir yang berkelebat. Sosok aneh yang membuat penasaran siapa gerangan malam malam ada si pabrik itu.
“Aku kira cuma bayangan… tapi matanya bolong hitam gelap, tubuhnya dibungkus kain putih. “Pocooong!!” . Tiba-tiba Rita menjerit dan langsung lari meninggalkan tempat itu. Hingga sampai sekarang Rita tak berani lagi ke sana malam-malam. Rita menceritakan dengan suara bergetar dan wajah ketakutan, seakan ditahan oleh kekuatan tak terlihat.
Beberapa paranormal sekitar yang pernah mencoba memasuki lokasi tersebut mengaku merasakan tekanan energi negatif yang sangat kuat. Beberapa bahkan menyebutkan bahwa pabrik ini menjadi ‘penjara gaib’ bagi roh-roh yang tidak tenang.
Pabrik angker di Rangkah Kidul bukan sekadar bangunan tua. Ia menyimpan sejarah kelam dan menjadi saksi bisu dari berbagai kejadian misterius yang hingga kini belum terpecahkan.
Jika Anda melintas malam-malam di sekitar Sonic Futsal, jangan heran jika terdengar suara rantai… atau sekilas mata merah yang menatap dari balik jendela gelap.
Berani lewat tengah malam? Atau lebih baik putar balik?
Redaksi Energi Juang News



