Energi Juang News, Jakarta-Ketika Bulan purnama terjadi bersamaan dengan saat Bulan berada paling dekat ke Bumi (perigee), istilah “supermoon” pun digunakan.
Dalam kondisi ini, bulan terlihat sedikit lebih besar dan lebih terang.
Fenomena supermoon dan cold moon memang paling dinanti setiap tahun. Meski keduanya sama-sama melibatkan Bulan purnama, masing-masing memiliki makna dan keunikan tersendiri.
Cold Moon sendiri merupakan nama tradisional untuk Bulan purnama yang muncul pada bulan Desember. Istilah ini berasal dari budaya penduduk asli Amerika, yang menandai masa puncak musim dingin. Cold Moon menjadi simbol dari waktu malam semakin memanjang, hawa dingin makin terasa, dan tanda-tanda akhir tahun mulai tampak.
Berikut adalah fakta-fakta menarik dari Cold Moon yang perlu diketahui :
1. Ukuran & Terang yang Lebih Dramatis
Pada Cold Moon Desember 2025, Bulan diperkirakan bisa tampak hingga sekitar 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibanding purnama paling jauh dalam setahun.
2. Penutupan Rangkaian Supermoon 2025
Fenomena Cold Moon ini adalah supermoon terakhir tahun 2025, menutup rangkaian tiga supermoon berturut-turut (Oktober, November, dan Desember).
3. Waktu & Cara Melihat di Indonesia
Untuk wilayah Indonesia termasuk Manokwari, adapun puncak supermoon terjadi sekitar pukul 06.14 WIB pada 5 Desember 2025 (perhitungan dari 23.14 UTC, 4 Desember). Namun, fenomena ini bisa disaksikan beberapa malam sebelum dan sesudah puncaknya, asalkan cuaca mendukung.
4. Dampak di Bumi: Pasang Air Laut Sedikit Meninggi
Karena Bulan saat itu dekat dengan Bumi, fenomena ini bisa menyebabkan pasang air laut sedikit lebih tinggi dari biasa, ini adalah sesuatu yang dapat diperhatikan di daerah pesisir.
5. Keindahan Visual yang Unik
Bagi pengamat malam baik dengan mata telanjang, kamera, atau teropong, Cold Moon diprediksi menjadi tontonan visual luar biasa: bulan besar, terang, dan terkadang muncul bersama gugusan bintang atau serta fenomena langit lain.
Kalau cuaca mendukung (langit cerah tanpa banyak awan), Anda tidak perlu alat khusus untuk menikmati Cold Moon cukup keluar saat malam hari, cari tempat yang lapang dan jauh dari cahaya lampu yang kuat, lalu pandang ke langit. Ini saat yang bagus untuk menghargai keindahan langit malam, atau bahkan mencoba memotret Bulan dengan kamera atau ponsel.
Redaksi Energi Juang News



