Energi Juang News, Bekasi- Kebakaran besar melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu malam. Api baru berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB. Insiden ini tidak hanya menghanguskan fasilitas pengisian gas, tetapi juga merembet ke permukiman warga di sekitarnya.
Dugaan Awal Penyebab Kebakaran
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi, Heryanto, menyampaikan dugaan sementara terkait pemicu kebakaran. Ia menyebut kebocoran gas saat proses pengisian menjadi faktor utama.
“Diduga sementara dari kebocoran gas dari tabung utama,” ujar Heryanto kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Api dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan karena material yang mudah terbakar di lokasi.
Korban Luka dan Dampak ke Permukiman
Peristiwa ini menyebabkan tujuh orang mengalami luka. Petugas segera mengevakuasi para korban ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.
Selain korban jiwa, dampak kerusakan juga cukup luas. Sedikitnya 19 rumah warga dan dua kios ikut terbakar dalam kejadian tersebut.
“15 rumah tinggal (RT02,RW003), 4 rumah tinggal, 2 kios (RT01, RW003),” katanya.
Kebakaran membuat sejumlah warga kehilangan tempat tinggal dan harta benda dalam waktu singkat.
Proses Pemadaman Libatkan Belasan Unit Damkar
Petugas pemadam kebakaran mengerahkan kekuatan penuh untuk mengatasi kobaran api. Sebanyak 12 unit mobil damkar diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat proses pemadaman.
Upaya pemadaman berlangsung selama beberapa jam hingga akhirnya api berhasil dikendalikan menjelang pagi. Petugas juga memastikan tidak ada titik api tersisa guna mencegah kebakaran susulan.
Redaksi Energi Juang News



