Jumat, Mei 1, 2026
spot_img
BerandaEkonomi & BisnisSamsung Catat Laba Tertinggi Sepanjang Masa

Samsung Catat Laba Tertinggi Sepanjang Masa

Seoul, Energi Juang News- Perusahaan teknologi Korea Selatan, Samsung Electronics, mencatat laba operasional tertinggi sepanjang masa pada kuartal pertama. Kesuksesan itu diraih berkat permintaan semikonduktor yang kuat.

Menurut perusahaan itu pada Kamis, laba operasional Samsung melonjak 756,1 persen dari setahun sebelumnya hingga mencapai rekor tertinggi sepanjang masa sebesar 57,23 triliun won (1 won = Rp11,72) pada kuartal Januari-Maret 2026.
Pendapatannya melonjak 69,2 persen ke rekor tertinggi baru sebesar 133,87 triliun won, dan laba bersihnya melambung 474,3 persen menjadi 47,23 triliun won.
Rekor pendapatan tersebut didorong oleh melonjaknya permintaan cip memori serta kenaikan harga cip.

Bisnis pembuatan cip Samsung mencatat laba operasional sebesar 53,7 triliun won dengan pendapatan 81,7 triliun won pada kuartal yang berakhir 31 Maret itu.

Samsung mengatakan pihaknya melampaui rekor penjualan kuartalan dengan memenuhi permintaan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) bernilai tambah tinggi meskipun ketersediaan pasokan terbatas, dengan kenaikan harga memori di seluruh industri juga menjadi faktor pendukung.

Perusahaan tersebut memperkirakan permintaan cip akan tetap kuat pada Q2 2026 di tengah ekspansi infrastruktur AI, serta berencana mengirimkan sampel pertama HBM4E mereka untuk memperkuat kepemimpinan teknis.
Unit panel layarnya membukukan laba operasional sebesar 0,4 triliun won dengan pendapatan 6,7 triliun won pada kuartal Januari-Maret 2026.

Pendapatan untuk layar kecil dan menengah menurun karena efek musiman, tetapi pendapatan untuk layar besar mempertahankan penjualan yang stabil karena permintaan yang kuat untuk monitor gim OLED.

Unit telepon seluler (ponsel) dan jaringan menghasilkan laba operasional sebesar 2,8 triliun won dengan pendapatan sebesar 38,1 triliun won.

Penjualan ponsel meningkat sebagai hasil dari bauran produk premium pada Q1 2026, tetapi perusahaan itu memperkirakan penjualan ponsel akan menurun pada Q2 2026 di tengah berkurangnya efek peluncuran model-model baru.

Baca juga :  Eks Direktur XL Jadi Dirut Telkom, Politisi Gerindra Jadi Komut

Divisi TV dan peralatan rumah tangga membukukan laba operasional sebesar 0,2 triliun won dengan pendapatan sebesar 14,3 triliun won atau sekitar 9,6 miliar dolar AS.

 

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments