Jumat, Juli 24, 2026
spot_img
BerandaNot & MusikColdplay Tutup Halftime Show Piala Dunia 2026 dengan Meriah

Coldplay Tutup Halftime Show Piala Dunia 2026 dengan Meriah

Energi Juang News,Jakarta-  Ada sesuatu yang terasa berbeda dari final Piala Dunia 2026. Bukan hanya karena dua raksasa sepak bola, Spanyol dan Argentina, bertemu dalam duel penuh gengsi, tetapi juga karena panggung hiburan di sela pertandingan dibuat seperti konser musik terbesar di dunia. Di MetLife Stadium, New Jersey, penonton bukan cuma menunggu gol, tetapi juga menanti siapa yang akan membuat stadion kembali bergemuruh.

Jawabannya datang dari Coldplay. Band asal Inggris tersebut tampil sebagai penutup Halftime Show Piala Dunia 2026 dengan membawakan lagu baru mereka, “We Dance”. Penampilan ini menjadi klimaks dari pertunjukan spektakuler berdurasi sekitar 11 menit yang untuk pertama kalinya hadir dalam sejarah final Piala Dunia.

Chris Martin tampil bersama seluruh personel Coldplay. Namun, kali ini ia tidak berdiri sendirian sebagai vokalis utama. Di sekeliling panggung, anak-anak dari PS 22 Chorus ikut memberikan warna berbeda. Suasana pun terasa lebih hangat, seolah-olah konser raksasa tersebut mendadak berubah menjadi perayaan kebersamaan.

Menariknya, Chris Martin memang memiliki peran yang jauh lebih besar dalam pertunjukan ini. Ia bukan hanya tampil bersama Coldplay, tetapi juga menjadi kurator sekaligus sosok kreatif di balik konsep keseluruhan acara. Sejak awal, ia ikut merancang bagaimana para bintang dari berbagai genre musik bisa bertemu dalam satu panggung yang sama.

Dan benar saja, penutupnya terasa seperti reuni besar. Karakter-karakter Muppets kembali muncul setelah sebelumnya ikut ambil bagian dalam segmen orkestra bersama konduktor kenamaan Gustavo Dudamel. Penyanyi Australia Emmanuel Kelly juga turut hadir, menambah lapisan emosional dalam pertunjukan yang sejak awal memang dirancang bukan sekadar hiburan.

Shakira pun kembali ke panggung. Setelah sebelumnya tampil bersama Burna Boy membawakan “Dai Dai”, lagu resmi turnamen, ia kembali bergabung dalam momen penutup bersama Coldplay. Di titik inilah panggung terasa benar-benar penuh. Satu per satu bintang utama yang sebelumnya tampil seolah dikumpulkan kembali untuk mengucapkan salam perpisahan.

Baca juga :  Kembalinya Guns N’ Roses: Nostalgia Rock dalam Tur Dunia 2026

Dengan begitu, Madonna, BTS, Justin Bieber, Shakira, Burna Boy, Muppets, Emmanuel Kelly, hingga Coldplay menjadi bagian dari sebuah pertunjukan yang terasa lebih mirip festival musik global daripada sekadar hiburan di tengah pertandingan. FIFA dan Global Citizen memang sejak awal menjadikan pertunjukan ini sebagai pertemuan antara sepak bola, musik, dan misi sosial.

Di balik gemerlap panggung, terdapat tujuan sosial yang cukup besar. Acara tersebut digarap bersama Global Citizen untuk mendukung FIFA Global Citizen Education Fund, yang menargetkan penggalangan dana sebesar 100 juta dolar AS. Dana tersebut ditujukan untuk memperluas akses pendidikan berkualitas dan kesempatan bermain olahraga bagi anak-anak di seluruh dunia.

Namun, setelah lampu panggung meredup dan para musisi meninggalkan lapangan, perhatian kembali sepenuhnya kepada sepak bola. Final Piala Dunia 2026 akhirnya dimenangi Spanyol dengan skor tipis 1-0 atas Argentina. Gol penentu kemenangan tercipta pada babak perpanjangan waktu melalui Ferran Torres. Hasil tersebut mengantarkan Spanyol meraih gelar juara dunia untuk kedua kalinya setelah kesuksesan mereka pada 2010.

Dengan demikian, malam di MetLife Stadium benar-benar menjadi paket lengkap. Ada pertandingan ketat, gol dramatis di masa tambahan, sejarah baru dalam dunia Piala Dunia, dan sebuah panggung musik yang mencoba menyatukan begitu banyak nama besar dalam waktu singkat.

Coldplay pun mendapatkan tugas terakhir yang cukup berat: menutup pesta terbesar sepak bola dunia. Dan mereka melakukannya dengan cara yang sangat Coldplay—penuh musik, cahaya, kebersamaan, serta pesan bahwa sebuah pertunjukan besar tidak harus berakhir dengan satu bintang saja.

Pada akhirnya, Halftime Show Piala Dunia 2026 bukan hanya soal siapa yang paling mencuri perhatian. Pertunjukan ini justru meninggalkan kesan sebagai panggung kolaborasi. Dari Madonna hingga BTS, dari Shakira hingga Coldplay, semuanya menjadi bagian dari satu momen yang akan dikenang sebagai salah satu perubahan terbesar dalam cara final Piala Dunia merayakan sepak bola.

Baca juga :  Adolphe Sax, Cerita Sedih di Balik Saxophone

Redaksi Energi Juang News

 

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments