Energi Juang News, Jakarta – Setelah viral 77 negara -termasuk Indonesia- yang melakukan aksi walk out saat PM Israel Benyamin Netanyahu berpidato di markas besar PBB di New York, kini beredar negara-negara yang masih tetap hadir di aula Majelis Umum PBB tersebut.
Ada daftar 24 negara yang tetap berada di sidang Majelis Umum PBB ketika Netanyahu berdiri di podium.
Eropa dan Israel: Italia, Finlandia, Serbia, Inggris, Jerman, Prancis, Ukraina, Israel.
Benua Amerika: AS, Kanada, Argentina, Paraguay.
Timur Tengah: Maroko, Uni Emirat Arab, Bahrain.
Asia: Jepang, Korea Selatan, India, Thailand, Filipina, Timor Leste.
Afrika: Guinea, Guinea-Bjssau.
Oceania: Australia.
Netanyahu Berstatus Buronan ICC
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berstatus sebagai buronan Mahkamah Pidana Internasional (ICC) atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Surat Perintah Penangkapan: ICC menerbitkan surat perintah penangkapan untuk Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant pada November 2024.
Keduanya dinilai bertanggung jawab atas kejahatan perang seperti penggunaan kelaparan sebagai metode peperangan, pembunuhan, penganiayaan, serta serangan yang diarahkan secara sengaja ke penduduk sipil di Jalur Gaza.
Namun ICC tidak memiliki kepolisian atau aparat penegak hukum independen untuk melakukan penangkapan sendiri, sehingga eksekusi penangkapan sangat bergantung pada kewajiban negara-negara anggota.
Sejumlah laporan menyebutkan, Netanyahu telah mempersingkat kunjungannya ke AS menjadi beberapa jam, membatalkan pertemuan di Texas dengan Elon Musk, dan mengarahkan jet kenegaraannya menjauh dari New York karena kekhawatiran Walikota New York, Zohran Mamadani mungkin akan mengeluarkan perintah agar ia segera meninggalkan kota atau menghadapi penangkapan.
Redaksi Energi Juang News.




