Energi Juang News, Jakarta- PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) berhasil mencatatkan kenaikan pendapatan menjadi Rp 2,78 triliun sepanjang Januari-Juni 2026, berbanding Rp 2,4 triliun pada semester I-2025.
Pengelola gerai Kentucky Fried Chicken (KFC) dan Taco Bell di Indonesia itu juga sukses menekan rugi bersih menjadi Rp 56,74 miliar pada semester I-2026 dari sebelumnya Rp 138,75 miliar pada periode sama 2025.
Hingga 30 Juni 2026, perseroan mengoperasikan 682 gerai restoran yang mayoritas merupakan gerai KFC.
Sementara itu, jumlah tenaga kerja FAST meningkat menjadi 11.706 karyawan per akhir Juni 2026 dari sebelumnya 11.664 karyawan pada akhir tahun lalu.
Penguasaan saham FAST saat ini dipegang oleh PT Gelael Pratama sebesar 41,18 persen sebagai pengendali, disusul perusahaan Anthoni Salim yakni PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) yang menguasai 37,51 persen saham.
Dalam laporan tahunan FAST buku 2025, dewan komisaris memberikan dukungan penuh kepada direksi untuk mengevaluasi peluang ekspansi jaringan secara terukur.
“Langkah tersebut sejalan dengan strategi perseroan untuk mencapai 1.000 gerai di seluruh Indonesia hingga 2030, dengan pengembangan jaringan yang diarahkan pada wilayah yang padat penduduk tinggi guna meningkatkan volume penjualan dan memperluas jangkauan pasar,” paparnya.
Redaksi Energi Juang News




