Energi Juang News,Sukabumi- Usai Nobar (nonton bareng) pertandingan sepak bola Timnas, dua gadis Sukabumi jadi korban begal payudara bikin geram warga. Pelaku pasang teknik andalan pura-pura tanya asal dan tujuan korbannya lalu pasang teknik hit and run alias “remas lalu kabur”.
Tapi apes, menyadari dilecehkan korbannya berteriak, otomatis nyali pelaku langsung menciut tak berkutik setelah dikepung dan diamankan oleh warga bersama teman-teman korban.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (5/10/2026) jelang tengah malam, Dua orang remaja perempuan berinisial AP (18) dan SN (18) sesaat mereka selesai menonton pertandingan sepak bola Timnas menjadi sasaran begal payudara.
Berawal dari modus iseng tanya asal keduanya, terduga pelaku tiba-tiba menghampiri para korban dan melontarkan pertanyaan genit ke mereka.
SN mengaku tidak menghiraukan pertanyaan pria tersebut. Namun, ia mulai menaruh curiga terhadap terduga pelaku.
Dan benar saja saat AP temannya yang berada di belakang tiba-tiba panik dan menarik bajunya usai payudaranya diremas pelaku.
Merasa dilecehkan, mereka sontak berteriak minta pertolongan warga disekitar lokasi.
Kemudian pelaku menggunakan mode hit and run alias “remas lalu kabur” langsung diamankan warga.
Tak berhenti disitu, warga yang kesal dengan ulah pelaku langsung sigap menahan dan mengepung terduga pelaku.
Begal sering kali mengandalkan teknik hit and run saat berusaha kabur tapi gagal, nyali pelaku langsung menciut ke ukuran mikroskopis.
Pelariannya gagal setelah teman-teman korban bersama warga sekitar sigap menahan dan mengepung terduga pelaku hingga akhirnya berhasil diamankan bonus luapan emosi warga.
Dan bisa ditebak, warga tak rela kalau pelaku dibawa polisi dalam keadaan fisik mulus, meskipun pelaku meraih kepuasan sesaat hasil melecehkan harga diri lawan jenis.
Redaksi Energi Juang News




