Energi Juang News, Banjarmasin – Viral di media sosial video yang menunjukkan sejumlah Relawan Karhutla di Kalimantan Selatan (Kalsel) sujud syukur atas turunnya hujan. Setelah beberapa bulan dilanda kemarau, hujan deras akhrinya mengguyur wilayah Kota Banjarbaru, Kalsel, Minggu (25/10/2026) sore.
Bahkan hujan deras dilaporkan mengakibatkan 2 pohon tumbang di Jalan Karang Anyar 1, Komplek Balitan, Kelurahan Loktabat Utara, Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru.
Turunnya hujan deras trsebut disambut rasa syukur oleh para relawan yang yang selama ini bekerja keras tidak mengenal Lelah untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalsel.
Sejumlah relawan pemadam karhutla terlihat bersujud syukur saat hujan deras mengguyur Kabupaten Banjar. Sambil tetap memakai perlengkapan termasuk selang pemadam, mereka bersujud bersama setelah sekitar lima bulan berjibaku melawan api.
Tidak hanya membantu memadamkan karhutla, hujan juga membuat kualitas udara membaik. Berdasarkan data kualitas udara BMKG , seperti dikutip Banjarmasin Post, untuk wilayah Kota Banjarbaru yang berada pada kategori sedang pada Senin (26/10/2026), dengan polutan utama yang terdeteksi adalah PM2.5 dengan konsentrasi sebesar 28.8 µg/m⊃3
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan mencatat sebanyak 4.926 kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kalimantan Selatan selama periode 1 Januari hingga 14 Oktober 2026. Berdasarkan data tersebut, total luas lahan terdampak mencapai 27.202,97 hektar.
Berdasarkan sebaran kejadian, Kabupaten Banjar mencatat jumlah tertinggi dengan 1.116 kejadian dan luas lahan terdampak 7.054,12 hektare. Selanjutnya, Kota Banjarbaru mencatat 919 kejadian dengan luas lahan terdampak 3.343,03 hektare, sedangkan Kabupaten Tanah Laut mencatat 731 kejadian dengan luas lahan terdampak 3.551,98 hektare.




