Energi Juang News, Jakarta – Malam penghargaan ajang bergengsi di sepak bola dunia. Ballon d’Or 2026 digelar di London Palladium Theatre, London, Inggris, Selasa (27/10/2026) pagi WIB. Momen ini terasa istimewa karena untuk pertama kali sejak 2019 tidak dilaksanakan di Theatre du Chatelet, Paris, Prancis.
Di tengah dominasi Spanyol dalam Ballon d’Or 2026, gelar paling bergengsi yakni pemain putra terbaik diraih Harry Kane. Pemain Timnas Inggris dan Bayern Muenchen itu meraih trofi Ballon d’Or 2026 dengan menyisihkan sembilan pemain lainnya dalam daftar 10 besar nominasi. Mereka adalah Kylian Mbappe, Lamine Yamal, Ousmane Dembele, Erling Haaland, Khvicha Kvaratskhelia, Lionel Messi, Michael Olise, Fabian Ruiz, dan Rodri.
Kane meraih Ballon d’Or setelah menjalani perfoma gemilang di musim 2025/2026 bersama Bayern Munich dan Timnas Inggris. Kane mencetak total 73 gol untuk klub dan tim nasional. Di Bayern, Kane mencetak 61 gol dan membawa timnya meraih gelar Bundesliga dan DFB-Pokal. Sedangkan bersama Timnas Inggris mencetak 12 gol termasuk di Piala Dunia 2026.
Spanyol nyaris menyapu bersih Ballon d’Or 2026. Lamine Yamal (Barcelona) menjadi pemain muda terbaik putra, sedangkan Vicky Lopez (Barcelona Femeni) menjadi pemain muda terbaik putri. Untuk kategori pelatih, Luis de la Fuente (Timnas Spanyol) memenangkan kategori sepak bola putra, dan kategori putri dimenangkan Pere Romeu (Barcelona Femeni).
Unai Simon (Athletic Bilbao) menjadi yang terbaik untuk putra, sedangkan Cata Coll (Barcelona Femeni) untuk putri. Barcelona Femeni juga menjadi klub terbaik 2026 dan Alexia Putellas yang menjadi pemenang Ballon d’Or Feminin.
Satu gelar yang diraih wakil non Spanyol selain Kane adalah Bukayo Saka (Arsenal) menjadi pemenang Socrates award berkat aksi kemanusiaan lewat badan amal Big Shoe. Proyek ini untuk mendanai 100 lebih operasi medis untuk anak-anak di Afrika yang membutuhkan serta bantuan tempat tinggal kepada korban gempa Turki dan Maroko.
Bagi Kane. Ballon d’Or 2026 adalah pencapaian besar dalam kariernya. Bertahun-tahun diakui sebagai salah satu penyerang paling produktif, Kane mengikuti jejak empat legenda Inggris yang meraih Ballon d’Or sebelumnya.
Lima pemain Inggris pemenang Ballon d’Or ada;ah Stanley Matthews (1956), Bobby Charlton (1966), Kevin Keegan (1978 dan 1979), Michael Owen (2001) dan Harry Kane (2026).




