Selasa, Mei 26, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 779

Ketum PBNU Ajak Umat Islam Semarakkan Idul Adha

Gerak News, Jakarta-Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) mengajak seluruh umat Islam untuk bergembira dan menyemarakkan Idul Adha 1445 Hijriah yang jatuh pada Senin (17/6/2024).

“Mari kita semarakkan haflah ilahiah ini, pestanya Allah ini dengan hewan-hewan kurban dengan syukur dengan kebersamaan di antara kita semua,” Ucap Gus Yahya, pada Ahad (16/6/2024).

Gus Yahya, dengan kemeja koko khasnya berwarna putih mengucapkan selamat Idul Adha 1445 H mewakili jam’iyah Nahdlatul Ulama (NU).

“Atas nama Pengurus Besar Nahdlatul Ulama atas nama jam’iyah Nahdlatul Ulama kepada segenap umat Islam saya mengucapkan selamat Idul Adha 1445 Hijriah,” ungkapnya. 

Gus Yahya mengajak untuk melepas segala macam sekat yang ada, mulai dari yang miskin hingga yang kaya. Ia juga mengajak semuanya, bersama-sama bergembira di dalam haflah ilahiah dari Allah swt, yaitu Idul Adha.

Tak lupa, Gus Yahya juga mendoakan jamaah haji dari Indonesia agar memperoleh haji yang mabrur.

“Kita berdoa semoga mendapatkan haji yang mabrur. Semoga upaya-upaya untuk mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta’ala ini sungguh mendapatkan pahala yang sebagaimana mestinya pahala yang lebih besar dari Allah,” ucapnya

“Semoga perdagangan mereka bersama Allah subhanahu wa ta’ala sungguh-sungguh menjadi perdagangan yang membawa untung besar untuk diri mereka di dunia ini dan di akhirat nanti,” tambah Gus Yahya.

Idul Adha tahun 2024 ini, Muslim di Indonesia merayakannya pada 17 Juni 2024 sesuai keputusan sidang isbat Kementerian Agama RI dan ikhbar dari Lembaga Falakiyah PBNU.

Momen haji 2024, Indonesia juga mencatatkan rekor jumlah jamaah haji terbanyak dari seluruh dunia yaitu 241.000 orang jamaah haji.

Redaksi Gerak News

NU Imbau Pengelola Kurban Tak Cemari Lingkungan

Gerak News, Jakarta-Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBINU) mengimbau pengelola ibadah kurban tidak mencemari lingkungan dalam proses pengelolaan hewan kurban. Prinsip ramah lingkungan ini dikenal dengan istilah green qurban atau eco qurban

“Menyembelih kurban merupakan ibadah namun agar nilai ibadah sempurna selain melakukannya sesuai dengan syariat Islam, aktivitas penyembelihan kurban harus menerapkan prinsip ramah lingkungan agar tak berdampak buruk terhadap lingkungan,” ungkap Pengurus LPBINU Ali Yusuf.

Ali meminta kepada seluruh pengelola ibadah kurban pada hari Iduladha untuk melokalisasi seluruh limbah yang ada dan kemudian membuangnya di tempat yang seharusnya.

“Ini dilakukan agar limbah tidak berceceran di banyak tempat sehingga kebersihan lingkungan tetap terjaga. Selain itu, limbah hewan kurban juga tidak terbuang ke drainase sehingga mencemari sungai dan lingkungan,” ujar Ali. 

Ali mengungkapkan untuk menghindari sumber penyakit dari hasil limbah hewan kurban, panitia dapat membuat lubang yang disesuaikan dengan jumlah hewan kurban lalu mencuci kotoran, mengubur limbah hasil penyembelihan hewan kurban ke dalam lubang tersebut dan menutupnya.

“Jika memungkinkan dan ini idealnya, mengolah limbah tersebut dalam bentuk pengomposan dengan komposter, biokonversi maggot black soldier fly, atau bisa juga dikirim ke tempat pengolahan agar ditangani dengan tepat,” kata Ali.

Demikian pula dengan distribusinya. Sebisa mungkin tidak menggunakan plastik sekali pakai yang tidak sesuai dengan ketentuannya. Perlakuan baik terhadap lingkungan, jelas Ali, termasuk juga perlakuan baik terhadap hewan kurban. 

Tidak menggunakan plastik sekali pakai atau kantong kresek untuk membungkus daging kurban dan menggantinya dengan wadah lain yang ramah lingkungan sesuai dengan kearifan lokal di daerah masing-masing seperti, besek, daun pisang, dan lain-lain,” imbaunya.

Ali meminta penerima hewan kurban agar tidak membawa kantong plastik sebagai wadah daging kurban. Lebih baik menggunakan wadah ramah lingkungan.

“Penerima daging kurban juga harus diminta untuk tidak membawa plastik sekali pakai atau kantong kresek sebagai wadah daging kurban mereka dan menggantinya dengan berbagai jenis wadah guna ulang atau wadah yang ramah lingkungan,” tutup Ali.

Redaksi Gerak News

Menhub Ingatkan Masyarakat Gunakan Bus Laik Jalan

Gerak News, Jakarta-Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menggandeng pemerintah daerah dan pengelola tempat wisata untuk mengingatkan masyarakat akan pentingnya menggunakan bus laik jalan bersama pengemudi yang telah memenuhi syarat keamanan dan keselamatan.

Hal tersebut disampaikan Budi saat melakukan kunjungan ke Saloka Theme Park, Kabupaten Semarang, Minggu (16/6/2024).

Budi mengatakan, bus yang laik jalan adalah bus yang sudah melalui uji kendaraan berkala dan memiliki kelengkapan persuratan. Selain itu, bus harus dikendarai oleh pengemudi yang berkapabilitas.

“Saya minta kepada Ibu Kepala Dinas Pariwisata dan General Manager Saloka Theme Park untuk menginformasikan ini kepada rombongan-rombongan, adalah tugas bersama antara regulator dan pengelola wisata, untuk mengedukasi masyarakat agar saat datang ke tempat wisata menggunakan bus yang sudah di ramp check dan memiliki pengemudi yang baik. Karena menggunakan bus yang terpercaya dan pengemudi yang memiliki kapabilitas, biayanya tidak terlalu mahal,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Minggu (16/6/2024).

Budi mengatakan, kini masyarakat bisa memeriksa keamanan dan kelengkapan bus pariwisata secara mandiri, dengan memasukan nomor kendaraan pada web https://mitradarat.dephub.go.id. Siasat Menghindari Macet Saat Natal dan Tahun Baru.

“Dengan begitu, masyarakat bisa ikut berperan mengecek kondisi bus,” ujarnya.

Sebelumnya, Menhub Budi melakukan inspeksi kesiapan moda transportasi dalam menghadapi libur panjang Raya Idul Adha 1445 H dan libur anak sekolah. Terkait bus umum dan bus pariwisata, Budi mengatakan, pihaknya bekerja sama dengan Korlantas Polri dan Dinas Perhubungan Kota/Kabupaten melakukan ramp check terhadap bus umum dan bus pariwisata pada hari Sabtu (15/6/2024) dan Minggu (16/6/2024) secara serentak di seluruh Indonesia.

“Untuk transportasi darat, memang untuk liburan yang krusial adalah daerah pariwisata. Oleh karenanya, saya melakukan inspeksi di beberapa tempat dan Alhamdulillah tadi di Purwokerto bagus sekali. Harapan saya itulah yang dilakukan oleh masyarakat transportasi, khususnya pengguna bus. Bagi operator tentu harus mengutamakan keselamatan,” kata Budi dalam keterangan tertulis, Minggu.

Redaksi Gerak News

Cornelia Agatha Ungkap Tantangan Merawat Anak Autis

Gerak News, Jakarta- Selebritas Cornelia Agatha diketahui menjadi Duta Anak Autis yang diangkat sejak beberapa waktu lalu. Ia mengatakan betapa beratnya merawat anak autis.

Meski tidak merawat secara langsung, tapi ada salah satu anak dari saudara pemain sinetron Si Doel Anak Sekolahan ini yang mengalami hal tersebut. Ia mengatakan merawat anak autis sangatlah berat.

Ia juga menyebut mental keluarga juga harus luar biasa dalam menghadapi anak autis.

“Saya mempunyai saudara yang terkena autis. Itu bukan hanya satu keluarga yang runtuh, tapi semuanya. Sebab akhirnya seluruh keluarga hanya terfokus pada anak yang autis. Anak yang lain jadi tidak diperhatikan, ini malah menimbulkan masalah baru,” ungkapnya saat ditemui saat acara Hari Peduli Autis Dunia yang digelar Komnas Perlindungan Anak di kawasan Jakarta, baru-baru ini.

Dalam acara diskusi yang mengambil tema Autis Terus Meningkat, Pilihkan Wadah Bebas BPA ini hadir pula Ketua Komnas Perlindungan Anak, Hery Chariansyah, Dokter Catherine Tjahjadi, Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi Nasdem, Ratu Ngadu Bonu Wulla, dan pemilik sekolah Imaculata Autism Boarding School, Dr Imaculata Umiyati.

Dalam seminar tersebut disimpulkan sebaiknya ibu menghindari galon guna ulang mengandung BPA. Pendapat Ketua Komnas PA, dengan pelabelan pada galon guna ulang berpotensi BPA, itu sama artinya mengajak masyarakat untuk berjudi dengan bahaya BPA kepada anak.

“Kita tetap berterima kasih kepada pemerintah juga BPOM atas peraturan BPOM No 6 tahun 2024 yang telah mengundangkan Perubahan Kedua PerkaBPOM No 31 tahun 2018 tentang label pangan olahan. Sehingga intinya galon guna ulang yang beredar harus diberi label berpotensi BPA. Tapi bagi kami, yang memperjuangkan kesehatan anak tak bisa menerima berpotensi. Tetap harus dihindari,” papar Hery Chariansyah.

Lebih jauh Hery menekankan bahwa penyandang Autis di dunia makin meningkat. Menurut data terbarunya setiap 36 kelahiran terdapat satu anak yang lahir autis. Dan BPA disebut memiliki peran yang besar sebagai salah satu penyebabnya.

Redaksi Gerak News

ESDM Akan Tinjau Smelter Morowali Pasca Ledakan

Gerak News, Jakarta- Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut akan meninjau kondisi smelter feronikel PT. Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) pasca peristiwa ledakan kemarin. 

“Akan dilihat dan ditinjau lagi. Tapi untuk sanksi harusnya ada di Kementerian Perindustrian,” kata Menteri ESDM Arifin Tasrif di Direktorat Jenderal Migas, Jakarta, Jumat (14/6).

Dalam peristiwa ini Kementerian ESDM hanya dapat memberi saran. “Supaya keamanan pabrik di sana terjamin,” ujarnya.

Ledakan yang terjadi pada pukul 22.00 mengakibatkan dua tenaga kerja dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Morowali.  Serikat Buruh Industri, Pertambangan, dan Energi atau SBIPE IMIP Morowali mencatat, korban tersebut adalah Jekmaryono dan Yudalan.

Ledakan terjadi pada tungku feronikel PT ITTS. “Hal ini menunjukkan tidak ada perbaikan yang berarti oleh PT ITTS untuk mencegah kecelakaan kerja, sehingga kecelakaan yang sama terulang di bagian dan tempat yang sama,” kata Ketua SBIPE IMIP Morowali Henry dalam keterangan resmi. 

Henry mendorong PT ITTS untuk bertanggung jawab atas kejadian ini, termasuk pemenuhan seluruh hak tenaga kerja yang menjadi korban. Ia menilai hal tersebut penting lantaran korban ledakan tungku ITTS tahun lalu belum kunjung dipenuhi. 

Pengelola kawasan industri yang menjadi lokasi ITTS, PT Indonesia Morowali Industrial Park atau IMIP, Morowali membenarkan terjadinya insiden di smelter milik ITTS. Namun, Manager Media Relations PT IMIP Dedy Kurniawan  membantah bahwa kecelakaan tersebut diakibatkan ledakan seperti yang terjadi pada akhir tahun lalu. 

“Kami tegaskan bahwa itu terjadi bukan karena ledakan, melainkan semburan uap panas ketika karyawan melakukan pembersihan terak baja yang terdapat di lantai pabrik,” ujarnya.

Smelter milik PT ITTS terakhir kali meledak pada akhir tahun lalu. Peristiwa ini menelan 19 korban jiwa dan 40 orang luka-luka.

Korban tersebut terdiri dari 41 tenaga kerja lokal dan 18 orang tenaga kerja asing. Serikat buruh menyebut,  belum seluruh hak korban ledakan smelter pada tahun lalu terpenuhi. 

Redaksi Gerak News

Pertamina Akuisisi Produsen Etanol Brasil, Ini Kata ESDM

Gerak News, Jakarta- PT Pertamina (Persero) akan mengakuisisi perusahaan Brasil yang memproduksi gula dan etanol.

Kabar tersebut mulanya disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana menilai, langkah tersebut agar pengembangan etanol di Indonesia bisa berjalan dan pasar tumbuh di dalam negeri. Dia mengatakan, pemerintah berkeinginan agar tebu ditanam, diproses, dan dimanfaatkan, sehingga Indonesia juga akan mendapatkan manfaat berupa pengurangan emisi.

Saya diterjemahkan sebagai langkah sementara, supaya kita bisa jalan, supaya market bisa tumbuh di dalam negeri tapi sistemnya pemerintah inginnya itu produksi dari awal ditanam di kita, diproses di kita, dimanfaatkan di kita,” katanya di Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas), Jakarta Selatan, Jumat (14/6/2024)

“Karena kalau dari luar datangnya ketika dibakar, emisinya ada di sini, tapi pengurangan emisinya ada di sana. Kan pengurangan emisi terjadi pada saat tebu itu tumbuh itu menyerap CO2, tapi pas dipakai di sini, di sini dibakar, CO2-nya keluar di sini,” sambungnya.

Lanjutnya, pemerintah telah mendorong pengembangan etanol dengan lahirnya Keputusan Presiden (Keppres) terkait pengembangan gula dan bioetanol di Papua.

“Ya kita dorong sama-sama, kan ada program pak presiden juga Keppresnya sudah keluar untuk gula dan bioetanol di Papua,” ujarnya.

Redaksi Gerak News

PBNU Ingatkan Masyarakat Dukung Palestina Secara Rasional

Gerak News, Jakarta- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan masyarakat untuk bertindak secara rasional dalam memberikan dukungan kepada Palestina sehingga tidak bertentangan dengan hukum maupun norma.

“Dalam mengaktualisasikan dukungan, jangan sampai melanggar hukum dan juga harus rasional. Artinya begini, harus dalam koridor hukum yang berlaku dan tidak boleh melakukan perbuatan-perbuatan kriminal,” ucap Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia PBNU M. Najih Arromadloni dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat.

Najih mencontohkan hal-hal yang tidak boleh terjadi saat menunjukkan dukungan kepada Palestina, di antaranya adalah membakar fasilitas umum atau melakukan serangan terhadap kedutaan asing.

Menurut dia, upaya masyarakat Indonesia memberikan dukungan sesuai dengan koridor yang berlaku akan sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia terhadap Palestina.

Kemerdekaan Palestina, kata dia, merupakan bagian dari amanat UUD NRI Tahun 1945 dan sudah dimulai ketika Konferensi Asia-Afrika 1955.

“Konferensi Asia-Afrika yang tahun depan akan kembali digelar dalam rangka peringatan 70 tahun Konferensi Asia-Afrika yang pertama pada tahun 1955. Indonesia memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui berbagai jalur, melalui jalur PBB, OKI (Organisasi Konferensi Islam), hingga Mahkamah Internasional,” imbuh Najih.

Najih menekankan agar perjuangan membela Palestina dengan cara yang terhormat, legal, dan rasional.

Ia berpesan jangan sampai menimbulkan destabilisasi sosial di tempat umum atau bahkan di tingkat nasional dengan secara sistematis menyebarkan narasi yang menyesatkan publik.

Redaksi Gerak News

PBNU: Perjuangan Untuk Palestina Jangan Ditumpangi Ideologi Khilafah

Gerak News, Jakarta- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) mengingatkan agar perjuangan Indonesia untuk Palestina, tidak dinodai dengan slogan-slogan yang justru akan merusak esensi dari cita-cita kemerdekaan Palestina itu sendiri.

Misalnya, menumpangi isu pentingnya kemerdekaan Palestina ini dengan tambahan ideologi khilafah.

“Harus diakui bahwa ide khilafah sebagai sistem pemerintahan itu ditolak di seluruh dunia. Ketika isu khilafah digulirkan, justru akan merusak agenda besar kemerdekaan Palestina,” ucap Pengurus Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia PBNU M. Najih Arromadloni dalam keterangan tertulis diterima di Jakarta, Jumat..

Di samping itu, dia menekankan pentingnya berfokus pada isu utama dalam mendukung Palestina, yakni kemanusiaan karena pada dasarnya persoalan Palestina bukan hanya persoalan agama saja.

Tema kemanusiaan yang lebih umum dan dapat diterima oleh semua kalangan, menurut Najih, akan lebih efektif menarik dukungan semua pihak. Apalagi, tidak semua warga yang menjadi korban di Palestina beragama Islam.

Dengan menggaungkan isu kemanusiaan, kata dia, banyak negara mayoritas non-muslim yang membantu rakyat Palestina seperti Spanyol, Irlandia,  Norwegia, dan Kolombia yang bukan negara Islam ikut memberikan bantuan.

Bahkan, akhirnya ada pergolakan dari dunia akademisi di Amerika Serikat dan Inggris, mereka mengecam pemerintahnya sendiri karena dianggap memuluskan serangan Israel ke Palestina. Hal ini bisa terjadi karena ada dorongan untuk menarasikan penderitaan rakyat Palestina sebagai isu kemanusiaan, bukan pertentangan ideologi,” imbuh Najih.

Redaksi Gerak News

Ansy Lema Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Onekore

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi IV DPR RI Yohanis Fransiskus Lema (Ansy Lema) menyampaikan aspirasi masyarakat di Onekore, Ende kepada Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya.

Aspirasi rakyat itu disampaikan Ansy seusai Rapat Kerja Komisi IV DPR RI dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kamis 13 Juni 2024.

Melalui Ansy, masyarakat meminta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan segera menyelesaikan pergeseran kawasan hutan di Ende yang makin meluas.

Pemutakhiran peta kawasan hutan secara digital tidak sesuai dengan peta manual tahun 1984,” ungkap Ansy.

Semula, sambung Anggota DPR asal NTT itu, berdasarkan peta manual tahun 1984, luas lahan hanya 1.100 Ha. Kemudian bertambah drastis menjadi 1.600 Ha menurut peta digital.

Akibatnya, ungkap Ansy, gereja Onekore dan banyak rumah rakyat serta fasilitas publik lainnya diklaim masuk kawasan kehutanan.

“Sebaliknya, ada kawasan kehutanan yang keluar dari peta digital,” ujar Ansy.

“Saya meminta Ibu Menteri segera memerintahkan jajarannya turun menyelesaikan hal ini tersebut,” sambung Politisi PDI Perjuangan itu.

Redaksi Gerak News

SKK Migas: Target Produksi Migas Berdampak Positif Bagi Industri Hulu

Gerak News, Jakarta- SKK Migas menyampaikan target produksi 1 juta barel minyak per hari (BOPD) dan 12 miliar kaki kubik gas per hari (BSCFD) pada 2030 memberikan dampak positif pada pengembangan industri hulu migas di Indonesia.

Salah satunya, yaitu perbaikan sistem fiskal dan perpajakan yang diberikan oleh pemerintah yang berdampak pada peningkatan nilai daya saing investasi hulu migas Indonesia dari nilai 4,75 pada 2020 menjadi 5,30 pada awal 2024, menurut Lembaga Pemeringkat Internasional Standard & Poor’s (S&P).

Kepala Divisi Program dan Komunikasi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Hudi D. Suryodipuro dalam keterangannya di Jakarta, Kamis mengatakan peningkatan tersebut berdampak signifikan pada lanskap investasi hulu migas, yang mengalami pertumbuhan pesat dalam beberapa tahun terakhir.

“Data tahun 2023 menunjukkan peningkatan investasi mencapai 13,7 miliar dolar AS, meningkat 13 persen dari tahun 2022. Angka ini tidak hanya melampaui target rencana jangka panjang SKK Migas sebesar 5 persen, tetapi juga melebihi tren investasi global,” ujar Hudi.

Adapun pada 2024, rencana investasi ditetapkan sebesar 16,1 miliar dolar AS menandakan peningkatan 18 persen dari realisasi di 2023. Hal itu sejalan dengan meningkatnya aktivitas program kerja berkelanjutan di sektor hulu migas.

“Dengan meningkatnya investasi di hulu migas, program kerja seperti pengeboran, workover, dan well service juga meningkat sejak tahun 2021,” ungkap Hudi.

Peningkatan investasi juga berdampak positif pada kegiatan eksplorasi. Nilai investasi eksplorasi hulu migas naik dari 0,54 miliar dolar AS pada 2020 menjadi 0,93 miliar dolar AS pada 2023. Kenaikan itu berkontribusi pada penemuan sumber gas seperti di Geng North dan Layaran, yang termasuk dalam lima penemuan terbesar dunia pada 2023.

“Dengan adanya temuan-temuan cadangan besar (giant discovery) tersebut di tahun 2023 dan juga di tahun 2024 pada sumur Tangkulo-1 di WK (Wilayah Kerja) South Andaman sebesar 2 TCF, SKK Migas berkomitmen untuk mendorong percepatan proses on stream temuan-temuan tersebut, memastikan bahwa mereka dapat segera berkontribusi pada produksi migas nasional secepat mungkin,” tuturnya.

Untuk menjaga momentum positif tersebut, SKK Migas terus mengevaluasi terhadap rencana jangka panjang dan melaksanakan berbagai upaya percepatan proses.

“SKK Migas memprioritaskan evaluasi dan penyempurnaan strategi perencanaan jangka panjang untuk memastikan tujuan organisasi selaras dengan kondisi lokal dan global yang dinamis,” ucap Hudi.

Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa SKK Migas perlu adaptif dengan kondisi yang dinamis tersebut. Ia menilai industri hulu migas masih menghadapi berbagai tantangan kompleks yang menghambat efisiensi dan perkembangan sektor tersebut dalam implementasi pemenuhan target 1 juta BOPD dan 12 BSCFD gas di 2030.

“Proses persetujuan lingkungan seperti UKL/UPL dan amdal serta perizinan lahan pertanian berkelanjutan (LP2B) masih memakan waktu cukup lama. Tantangan lainnya, termasuk perizinan kesesuaian kegiatan pemanfaatan ruang laut (KKPRL), tarif KKPRL yang berlaku surut, dan keterbatasan penyediaan tubing. Infrastruktur gas yang belum terhubung sepenuhnya menyebabkan kelebihan pasokan gas tidak bisa disalurkan dengan baik,” ungkapnya.

Selanjutnya, isu sosial dan lingkungan seperti perambahan di area hulu migas dan permintaan ganti rugi atas tanah di kawasan hutan juga menjadi kendala. Selain itu, aktivitas pengeboran ilegal menyebabkan kehilangan potensi produksi yang signifikan sehingga diperlukan penertiban dan penerapan hukuman pidana untuk efek jera.

“Kami berharap agar seluruh pemangku kepentingan industri hulu migas di Indonesia dapat bekerja sama untuk mengatasi tantangan-tantangan tersebut guna meningkatkan efisiensi, memastikan keberlanjutan, dan mendukung pengembangan industri ini ke depannya,” kata Hudi.

Redaksi Gerak News