Senin, Mei 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 819

Adzana Ashel Ingin Jajal Dunia Akting

Adzana Ashel Ingin Jajal Dunia Akting

Energi Juang News, Jakarta- Artis Adzana Ashel ingin menjajal dunia akting. Ia sebelumnya lulus dari idol group JKT48 pada Februari lalu.

Gadis 19 tahun itu punya alasan memilih keluar jalur dari dunia menyanyi yang sudah ditekuninya selama 4,5 tahun. Sebab, ia ingin tantangan baru.

“Belum nyoba sebagai aktris, jadi mau coba akting sekarang. Aku berdoa semoga bisa lancar terus,” ujarnya saat ditemui di Jakarta Selatan, kemarin.

Ashel juga merasa punya bekal akting setelah sejak kecil pernah menjadi atlet gymnastic. Dengan punya badan yang lentur, ia ingin mendapat peran yang menantang.

Baca juga : “Petaka Gunung Gede” Sukses Tembus Dua Juta Penonton

“Aku tuh sebelumnya atlet cheers sama gymnastic. Dari SD kelas 4. Pernah ke luar negeri, ngewakilin Asia, Indonesia juga waktu itu. Tapi nggak terlalu di-up sih,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Adzana Ashel turut ditanya soal konten suara membangunkan sahur. Diketahui suaranya bahkan sampai dipakai di masjid kawasan rumah keluarganya.

“Jadi tuh ada keluarga aku di masjidnya bangunin sahurnya pakai suara aku itu, terus kayak lho kok ada suara Ashel gitu, kan. Ternyata ada anak kecil iseng handphone-nya ditempel ke mic masjid. Keluargaku sampai nyadar. Terus di-posting ke TikTok. Ternyata masjid-masjid lain juga katanya pakai suara aku gitu,” katanya.

Adzana Ashel mengatakan sebenarnya konten bangunkan sahur itu dibuat tahun lalu. Pada waktu itu, ia menyebut netizen cuma menjadikan suaranya sebagai alarm.

“Tahun lalu sempat juga viral, tapi cuma dijadiin alarm, nggak sampai toa masjid juga sih. Kalau yang tahu suaraku sih nggak aneh, tapi kalau yang nggak tahu kan lho kok ini cewek bangunin sahur gitu ya,” tuturnya.

Redaksi Energi Juang News

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Meningkat Pada Februari 2024

Kunjungan Wisatawan Mancanegara Meningkat Pada Februari 2024

Energi Juang News, Jakarta- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah wisatawan mancanegara (wisman/turis asing) ke Indonesia pada Februari 2024 mencapai 1.036.037 kunjungan. Jumlah itu meningkat baik secara bulanan maupun tahunan masing-masing 11,67% dan 38,24%.

Plt Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan secara kumulatif jumlah kunjungan wisman mencapai 1.963.783 kunjungan pada Januari-Februari 2024. Jumlah itu masih lebih rendah dibandingkan periode sebelum COVID-19.

“Meski terus pulih dan meningkat, total kunjungan wisman secara kumulatif di 2 bulan pertama di 2024 ini masih relatif lebih rendah dibandingkan periode yang sama sebelum pandemi di Januari-Februari 2019 dan Januari-Februari 2020,” kata wanita yang akrab disapa Winny dalam konferensi pers, Senin (1/4/2024).

Baca juga : Jatiluwih, Desa Menawan Bagi Para Wisatawan

Saat itu pada Januari-Februari 2019, jumlah kunjungan wisman tembus 16.106.954 kunjungan dan pada Januari-Februari 2020 mencapai 4.052.923 kunjungan.

Berdasarkan asal negara, kunjungan wisman pada Februari 2024 terbanyak berasal dari Malaysia 20,7%. Disusul Singapura 10,9% dan Tiongkok 10,2%

Winny menyebut sebagian besar wisman masuk ke Indonesia melalui jalur Bandara Ngurah Rai Bali sebanyak 43,81%. Mereka yang paling banyak masuk melalui bandara itu berasal dari wisatawan mancanegara Australia dengan proporsi sebesar 20,4%.

“Dalam hal rata-rata lama tinggal, wisman menghabiskan rata-rata lama tinggal di Indonesia selama 7,10 malam,” beber Winny.

Redaksi Energi Juang News

Dorong ‘Net Zero Emission’, PLN Bangun Ekosistem Biomassa

cangkang-sawit-diolah-menjadi-biomassa-alternatif-bahan-bakar-fosil

Energi Juang News, Jakarta- Perusahaan Listrik Negara (PLN) Indonesia Power berupaya mengakselerasi terwujudnya net zero emission (NZE) pada 2060 mendatang.

Melalui anak usahanya, PT Artha Daya Coalindo (ADC), PLN Indonesia Power membangun ekosistem biomassa di Tanah Air.

Direktur Utama PLN Indonesia Power Edwin Nugraha Putra mengatakan, pembangunan ekosistem biomassa tersebut dilaksanakan, salah satunya melalui program Hutan Tanaman Energi (HTE).

Program ini sebagai penyedia altenatif bahan bakar ramah lingkungan di sejumlah tempat, dan kali ini pemanfaatan biomassa dilakukan di PLTU Adipala yang terletak di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

“Adanya kerja sama pembangungan ekosistem biomassa di Cilacap ini, diharapkan dapat memenuhi target pemanfaatan biomassa PLTU Adipala hingga 42.000 ton per tahun yang berdampak pada penurunan emisi sebesar 48.531,47 ton CO2,” kata Edwin dari keterangannya pada Senin (1/4/2024).

Edwin mengatakan, perseroan juga menggandeng beberapa Badan Usaha Milik Desa/Bumdes di Kabupaten Cilacap.

Baca juga : Capai Net Zero Emission, Ini Upaya PLN EPI

Sebagai informasi, pilot project hutan tanaman energi berjenis pohon Gamal dan Kaliandra tersebut berlokasi di tiga kecamatan Kabupaten Cilacap yakni, Kawunganten, Jeruklegi, dan Kesugihan dengan target lahan mencapai 100 hektar.

“PLN Indonesia Power terus berkolaborasi, salah satunya melalui pengembangan teknologi untuk menekan angka emisi di Indonesia,” ujar Edwin.

Menurutnya, pembangunan ekosistem biomassa tersebut bisa menyukseskan bauran energi terbarukan, yang merupakan salah satu program strategis pemerintah.

Sekaligus dapat mendorong perekonomian masyarakat dalam peran serta penyediaan biomassa.

Edwin menambahkan, PLN Indonesia Power telah lama menjalankan berbagai pengembangan teknologi guna mengurangi emisi CO2 seperti pengembangan biomass cofiring atau pengganti batubara.

Selain itu, perseroan telah berhasil melakukan efisiensi di sejumlah lini untuk menurunkan emisi, dan implementasi cofiring merupakan pilihan terbaik untuk menghasilkan energi listrik.

Redaksi Energi Juang News