Selasa, Mei 19, 2026
spot_img
BerandaInternasionalDokter Sebut Paus Fransiskus Butuh Perawatan Lebih Lama

Dokter Sebut Paus Fransiskus Butuh Perawatan Lebih Lama

Energi Juang News, Jakarta- Tim dokter mengungkap kondisi terbaru Paus Fransiskus, pemimpin umat Katolik dunia, yang didiagnosis menderita pneumonia ganda. Demi pemulihan optimal, dokter merekomendasikan perawatan intensif di rumah sakit setidaknya selama satu minggu ke depan.

Salah satu dokter yang merawat Paus Fransiskus mengatakan bahwa pria berusia 88 tahun itu, “tidak dalam keadaan bahaya” dan kemungkinan akan tinggal di rumah sakit “setidaknya sepanjang minggu depan”.

Profesor Sergio Alfieri mengatakan kondisi Paus “sedikit lebih baik”, dan menjelaskan bahwa dia tidak terhubung ke mesin apa pun.

Pertanyaannya adalah, apakah paus sudah keluar dari bahaya? Tidak, paus tidak dalam bahaya,” katanya dalam sebuah konferensi pers di rumah sakit Gemelli di Roma, pada Jumat (21/2/2025).

Paus mulanya mengalami bronkitis, tapi berkembang menjadi pneumonia ganda. Hal ini pun menyebabkan kekhawatiran yang meluas.

“Jika kami mengirimnya ke Santa Marta [rumahnya di Vatikan], dia akan mulai bekerja lagi seperti sebelumnya,” lanjut Alfieri.

“Jadi kami akan tetap menjaganya di sini. Saat ini, dia ada di rumah sakit, setidaknya untuk minggu depan. Kami menjaganya di sini agar ketika dia kembali ke Santa Marta, akan lebih sulit baginya untuk melakukannya secara berlebihan,” lanjut dia.

Paus dirawat di rumah sakit Gemelli sejak Jumat pekan lalu karena bronkitis, namun berkembang menjadi pneumonia di kedua paru-parunya. Namun Vatikan memastikan pemimpin berusia 88 tahun itu tidak mengalami demam dan aliran darahnya stabil.

Sumber-sumber di Vatikan juga menyebut Paus terus melanjutkan aktivitas korespondensinya. Kardinal Matteo Maria Zuppi, ketua konferensi uskup Italia, menyebut yakin Paus “berada di jalan yang benar”.

“Fakta bahwa Paus sarapan, membaca koran, menerima umat, berarti kita berada di jalur yang tepat menuju pemulihan penuh, yang kami harap akan segera terjadi,” ungkap Zuppi.

Baca juga :  Putin Tegaskan Rusia Dukung Calon Presiden AS Kamala Harris

Dengan melihat kondisi Paus, Vatikan telah membatalkan sederet agendanya selama sepekan termasuk audiensi pada Sabtu (22/2/2025) dan misa pada Minggu (23/2/2025) di Basilika Santo Petrus.

Dalam beberapa tahun terakhir, Paus mengalami beberapa masalah kesehatan termasuk flu. Dia rentan terhadap infeksi paru-paru karena saat muda ia pernah mengalami radang selaput dada dan sebagian paru-parunya harus diangkat.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments