Sabtu, April 18, 2026
spot_img
BerandaInternasionalMeningkat, Ujaran Kebencian Terhadap Minoritas Di India

Meningkat, Ujaran Kebencian Terhadap Minoritas Di India

Energi Juang News, New Delhi– Kelompok agama minoritas di India menghadapi peningkatan ujaran kebencian selama satu tahun terakhir. Kebencian itu muncul dari para pemimpin tinggi partai nasionalis Hindu milik Perdana Menteri Narendra Modi.

Menurut laporan kelompok penelitian India Hate Lab, jumlah insiden ujaran kebencian yang menargetkan minoritas Muslim dan Kristen di India meningkat menjadi 1.165 kasus pada tahun 2024, dibandingkan 668 kasus pada tahun sebelumnya.

“Ujaran kebencian di India pada tahun 2024 semakin mengkhawatirkan, terkait erat dengan ambisi ideologis Partai Bharatiya Janata (BPJ) dan gerakan nasionalis Hindu yang lebih luas,” demikian laporan India Hate Lab, dikutip Energi Juang News.

PM Modi sejak lama menuai kritikan dari para kritikus, karena dituduh memicu ketegangan antar kelompok agama dan memicu kekerasan terhadap Muslim dan agama minoritas lainnya.

Menurut para kritikus, partai nasionalis Hindu berupaya mengubah India menjadi “tanah air” bagi mayoritas umat Hindu, dengan mengorbankan jutaan orang yang menganut agama minoritas.

Modi dan Partai BJP telah berulang kali menolak tuduhan soal diskriminasi terhadap kelompok minoritas. Juru bicara nasional BJP, Jaiveer Shergill, mengecam laporan yang disebut bertujuan untuk menjelekkan citra India itu.

“India adalah negara yang memiliki sistem hukum yang sangat kuat dan terstruktur untuk menjaga perdamaian, ketertiban, dan memastikan tidak adanya kekerasan dengan cara apa pun,” kata Shergill.

“India saat ini tidak memerlukan sertifikasi apa pun dari ‘industri pelaporan anti-India’, yang dijalankan untuk kepentingan tertentu untuk merugikan dan merusak citra India,” imbuhnya.

Laporan kelompok penelitian itu menyebut ujaran kebencian di India memandang Muslim dan Kristen sebagai “orang luar”, “orang asing”, dan “penjajah”, yang tidak memiliki klaim sah untuk menjadi bagian dari India.

Baca juga :  Gencatan Senjata Di Gaza Adalah Buah Dari Konsultasi Internasional Iran: Anggota Parlemen.

Selain itu, ditemukan juga bahwa Partai BJP mengorganisasikan sekitar 30 persen acara ujaran kebencian tahun lalu, meningkat hampir enam kali lipat dari tahun sebelumnya. Bahkan para pemimpin partai itu juga tercatat menyampaikan 452 kali ujaran kebencian, yang sebagian besar direkam selama kampanye pemilihan umum.

Umat Muslim mencakup sekitar 200 juta dari 1,4 miliar penduduk India, sedangkan populasi penganut Kristen sekitar 27 juta orang.

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments