Energi Juang News, Jember- Baru baru ini Video Skandal Bu Guru Salsa Tarik Perhatian. Nama Ibu guru Salsabila sedang jadi sorotan jagat maya.
Hal itu karena video guru SD di Jember itu tersebar di Telegram dan berbagai platform media sosial lainnya.
Video tersebut merupakan adegan syur sang guru yang baru lulus PPPK tersebut.
Video menampilkan guru perempuan berhijab dan berkacamata itu, tak memakai pakaian dan berjoget-joget sambil memamerkan lekuk tubuhnya.
Adegan itu tersebar di beberapa platform digital, mulai Tiktok, X bahkan grup WhatsApp warga Jember.
Siapa sangka, skandal bu guru Salsa ternyata lulus berkas Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Salsa mengambil formasi tenaga teknis administrasi perkantoran di Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri di Kecamatan Ambulu, Jember.
Hal tersebut berdasarkan hasil seleksi berkas PPPK Pengumuman Nomor:800.1.2.2/664/35.09.414/2025 yang ditandatangani Plt Bupati Jember Muhammad Balya Firjaun Barlaman pada 13 Februari 2025.
Menanggapi hal tersebut, Anggota Komisi D DPRD Jember, Mufid meminta, Dinas Pendidikan (Dispendik) segera mengambil langkah tegas.
“Dan di dalam seleksi (PPPK) harus berhati-hati, jangan sampai diulangi,” ujarnya, Minggu (23/2/2025).
Menurutnya, munculnya video tak senonoh guru perempuan tersebut telah mencoreng dunia pendidikan.
Sebab dikhawatirkan akan dicontoh anak didiknya.
“Karena guru kan digugu (dipatuhi) dan ditiru, dan harus jadi teladan bagi murid-muridnya,” papar Mufid.
Mufid menilai, adanya video tak senonoh guru menambah masalah dalam sistem pendidikan di Jember, di tengah pemerintah melakukan efisiensi anggaran.
“Kebijakan pemerintah efisiensi dan sekarang ditambah adanya oknum guru,” ujarnya.
Legislator PKB ini menilai, jika organisasi perangkat daerah (OPD) tidak mengambil langkah dalam masalah ini, akan terjadi insiden buruk terhadap masa depan pendidikan.
“Di tengah perjuangan teman-teman honorer. kalau ini tidak segera dibereskan akan menambah persoalan,” ujar Mufid.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jember, Hadi Mulyono belum bisa dikonfirmasi, soal guru yang viral karena video tak senonoh ini lolos seleksi berkas PPPK tahap II.
Redaksi Energi Juang News



