Energi Juang News,Solo-Di sudut Kota Solo berdiri sebuah rumah joglo kuno yang telah menjadi saksi perjalanan waktu selama lebih dari satu abad. Bangunan megah dengan halaman luas itu tampak tenang dari luar, namun menyimpan berbagai cerita yang membuat bulu kuduk merinding bagi siapa saja yang pernah menjaganya.
Misteri Rumah Joglo Tua Solo mulai banyak dibicarakan sejak bangunan tersebut ditinggalkan penghuninya pada era 1970-an. Sejak saat itu, rumah yang dibangun pada tahun 1918 tersebut hanya dirawat oleh beberapa penjaga yang bergantian mengawasi kondisi bangunan.
Pada suatu malam, seorang penjaga memutuskan beristirahat di salah satu ruangan rumah. Ia tertidur dengan tenang setelah memastikan seluruh pintu dan jendela terkunci rapat. Namun ketika terbangun menjelang subuh, ia mendapati dirinya berada di teras belakang yang berjarak puluhan meter dari tempat semula.
“Saya tidur di ruang tengah, tapi bangun-bangun sudah di luar,” tutur sang penjaga kepada rekannya. “Sampai sekarang saya tidak tahu bagaimana bisa berpindah.”
Kisah yang lebih menyeramkan datang dari seperangkat gamelan tua yang tersimpan di pendapa depan. Menurut para penjaga, gamelan itu sering berbunyi sendiri sekitar pukul dua dini hari, padahal tidak ada seorang pun yang memainkannya.
“Nadanya indah sekali, seperti sedang dimainkan seorang ahli,” kata seorang warga sekitar. “Tapi saat dicek, ruangan selalu kosong.”
Suara gamelan yang mengalun di tengah malam itu justru membuat suasana semakin mencekam. Beberapa penjaga mengaku pernah mendengar alunan lengkap layaknya pertunjukan keraton, meski seluruh lampu dalam keadaan redup dan rumah tampak sepi.
Peristiwa lain terjadi ketika seorang penjaga mencoba senapan angin miliknya dan menembak seekor burung gereja yang melintas di halaman. Tak lama setelah burung itu jatuh, seluruh listrik di rumah mendadak padam tanpa sebab yang jelas.
Petugas listrik yang dipanggil ke lokasi melakukan pemeriksaan berulang kali. Anehnya, tidak ditemukan kerusakan pada instalasi maupun jaringan di sekitar rumah. Namun bangunan itu tetap gelap gulita sepanjang malam.
“Kami sudah cek semuanya, tapi tidak ada masalah teknis,” ujar salah seorang petugas. “Ini salah satu kejadian paling aneh yang pernah kami temui.”
Keesokan harinya, para penjaga sepakat menggelar ruwatan sederhana dengan memotong ayam cemani dan memanjatkan doa bersama. Setelah ritual selesai dilakukan, listrik rumah tiba-tiba kembali menyala seperti tidak pernah terjadi apa-apa. Hingga kini, Misteri Rumah Joglo Tua Solo masih menjadi cerita yang diwariskan dari mulut ke mulut, menyisakan pertanyaan tentang siapa sebenarnya penghuni yang masih menjaga rumah kuno tersebut dari balik dunia yang tak terlihat.
Redaksi Energi Juang News



