Kamis, April 30, 2026
spot_img
BerandaBerita Nasional554 WNI Korban Perdagangan Orang Dipulangkan, Bisa Lebaran di Rumah

554 WNI Korban Perdagangan Orang Dipulangkan, Bisa Lebaran di Rumah

Energi Juang News, Jakarta– Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk memastikan para Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penipuan dapat kembali ke Tanah Air dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga.

Pemerintah baru saja berhasil memulangkan 554 WNI yang menjadi korban eksploitasi dalam jaringan penipuan online di Myawaddy, Myanmar. Proses pemulangan ini dilakukan secara bertahap.

Gelombang pertama membawa pulang 400 WNI yang tiba di Indonesia pada Selasa, 18 Maret 2025. Sementara itu, gelombang kedua yang terdiri dari 154 WNI dijadwalkan mendarat hari ini, Rabu, 19 Maret 2025.

Presiden Prabowo telah menyampaikan harapannya bahwa Idul Fitri adalah kesempatan untuk berkumpul dengan keluarga dan menikmati kebersamaan,” kata Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO), Philips J. Vermonte, dikutip dari siaran pers, Rabu.

“Komitmen pemerintah untuk mendukung masyarakat dalam merayakan Idul Fitri dengan lebih nyaman dilakukan melalui berbagai kebijakan, termasuk memastikan WNI kita yang menjadi korban kejahatan pulang pada saat Lebaran,” imbuh dia.

Philip menuturkan, jumlah ini menjadi yang terbesar yang dikeluarkan dari wilayah konflik Myawaddy dalam kurun waktu tiga bulan terakhir. Philips mengatakan, pemulangan WNI merupakan bukti pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo.

Asta Cita, yang merupakan visi dan misi Presiden Prabowo, menekankan pentingnya perlindungan bagi WNI dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. “Tidak ada yang lebih baik selain pulang ke keluarga.

Saudara-saudara kita itu sudah berbulan-bulan, bahkan ada yang tahunan, terputus komunikasi dengan keluarga di rumah. Alhamdulillah, tahun ini mereka bisa berlebaran di kampung halaman,” ujar Philips.

Adapun 400 WNI yang dipulangkan pada tahap pertama terdiri dari 313 laki-laki dan 87 perempuan, 6 di antaranya dalam keadaan hamil.

Baca juga :  BNPT: Waspada, Sebagian Besar Terorisme Dipengaruhi Internet!

Dari Myawaddy, mereka diseberangkan ke Kota Maesot di wilayah Thailand melalui 2nd Friendship Bridge.

Setelah melalui proses skrining kesehatan dan National Referral Mechanism, mereka berangkat melalui jalur darat selama 10 jam menggunakan sembilan bus menuju Bandara Don Mueang Bangkok.

Kemudian, Tim Pelindungan WNI Kementerian Luar Negeri beserta KBRI Bangkok dan Yangon, serta Hubinter Polri melakukan identifikasi, mengawal, dan mendampingi rombongan sejak dari Myawaddy hingga ke Tanah Air.

Sejak Januari 2025, pemerintah telah memulangkan sejumlah WNI korban TPPO.

Pada 4 Januari 2025, Polri menjemput pulang 16 WNI yang terkait dengan kasus penipuan online di Vietnam.

Berikutnya, pada 17 Januari 2025, Kedutaan Besar RI di Bangkok memfasilitasi pemulangan dua korban TPPO yang juga dipekerjakan di sektor online scamming.

Selang sebulan, pada 20 Februari 2025, Bandara Soekarno-Hatta kembali menerima kepulangan 46 WNI dari wilayah Myawaddy, Myanmar.

Sepekan kemudian, pada 28 Februari 2025, 84 WNI juga berhasil dipulangkan dari wilayah yang sama.

Data Kementerian Luar Negeri mengungkapkan, hingga Februari 2025, ada 6.800 WNI yang diduga terlibat TPPO di luar negeri.

Setidaknya, ada 10 negara sebagai tujuan untuk mempekerjakan WNI secara ilegal, termasuk di Myanmar.

Oleh karenanya, Prabowo memerintahkan agar WNI mendapatkan perlindungan di mana pun berada.

“Perintah Presiden Prabowo adalah perlindungan pekerja migran harus diperkuat sekaligus memberantas eksploitasi pekerja dan TPPO.

Ini juga terkait dengan perintah Presiden untuk meningkatkan kerja sama dengan sejumlah negara dalam pemberantasan judi online dan penipuan online,” jelas Philips.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments