Rabu, Juni 17, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaMisteri Panggung Sangga Buwana, Menara Sakral Tempat Pertemuan Nyi Roro Kidul

Misteri Panggung Sangga Buwana, Menara Sakral Tempat Pertemuan Nyi Roro Kidul

Energi Juang News,Solo- Malam itu angin berembus pelan menyusuri kompleks Keraton Surakarta. Suasana sunyi terasa begitu berbeda ketika bayangan menara tua menjulang tinggi di tengah gelapnya malam. Beberapa warga yang tinggal di sekitar keraton mengaku enggan melintas sendirian saat larut karena sering mendengar suara-suara aneh dari arah bangunan bersejarah tersebut.

Misteri Panggung Sangga Buwana telah lama menjadi perbincangan warga Solo. Menara setinggi 30 meter yang dibangun oleh Sri Susuhunan Pakubuwono III pada tahun 1782 itu bukan hanya dikenal sebagai bangunan cagar budaya, tetapi juga sebagai tempat yang dipercaya menyimpan berbagai kejadian gaib. Konon, tempat tersebut menjadi lokasi pertemuan antara raja-raja Keraton Surakarta dengan sosok penguasa Laut Selatan, Nyi Roro Kidul.

Suatu malam, seorang penjaga keraton bernama Pak Darmo mengaku mendengar bunyi langkah kaki dari lantai paling atas menara. Padahal saat itu tidak ada seorang pun yang mendapat izin memasuki bangunan tersebut. Dengan wajah pucat ia berkata kepada rekannya, “Aku bersumpah tadi ada suara orang berjalan. Padahal pintunya terkunci rapat sejak sore.”

Keesokan harinya, cerita itu menyebar hingga ke kampung sekitar. Seorang warga lanjut usia bernama Mbah Karto hanya menggeleng pelan saat mendengar kisah tersebut. “Sudah dari dulu begitu. Kalau malam tertentu, penghuni gaib di sana katanya sedang lewat,” ucapnya dengan suara lirih yang membuat bulu kuduk orang-orang yang mendengarnya merinding.

Ketakutan warga semakin bertambah karena adanya sebuah jam besar di tingkat ketiga menara yang dipercaya dapat berbunyi sendiri. Beberapa saksi mengaku pernah mendengar dentang jam itu tepat tengah malam, meskipun tidak ada mekanisme yang sedang dijalankan. “Saya dengar tiga kali bunyi keras. Waktu saya lihat ke arah menara, tidak ada siapa-siapa,” kata seorang pedagang yang biasa berjualan dekat keraton.

Baca juga :  Malam Satu Suro, Petaka Bagi yang Melanggar Larangan

Menurut cerita turun-temurun, tingkat paling atas Panggung Sangga Buwana merupakan tempat paling sakral. Ruangan tersebut dipercaya digunakan untuk bermeditasi dan berinteraksi dengan sukma para ksatria serta Nyi Roro Kidul. Karena kesakralannya, tidak sembarang orang diperbolehkan masuk. Hanya mereka yang mendapat izin khusus yang dapat menginjakkan kaki di sana.

Suatu malam Jumat Kliwon, beberapa warga mengaku melihat cahaya kehijauan muncul dari puncak menara. Cahaya itu bergerak perlahan sebelum akhirnya menghilang ke arah selatan. “Aku melihatnya jelas. Seperti ada sosok perempuan memakai kebaya hijau berdiri di atas sana,” bisik seorang warga bernama Sumarni kepada tetangganya.

“Jangan bicara sembarangan,” jawab tetangganya dengan wajah tegang. “Orang tua dulu bilang, kalau melihat perempuan berbaju hijau di sekitar menara, lebih baik segera pulang dan jangan menoleh ke belakang.” Kalimat itu langsung membuat suasana menjadi hening. Hanya suara jangkrik yang terdengar dari kejauhan.

Sejarah mencatat Panggung Sangga Buwana pernah mengalami kebakaran hebat pada 19 November 1954 sebelum akhirnya direstorasi dan selesai dibangun kembali pada tahun 1959. Namun sebagian warga percaya kebakaran tersebut bukan sekadar peristiwa biasa. Mereka meyakini ada kekuatan tak kasatmata yang menjaga tempat itu sehingga kesakralannya tetap bertahan hingga sekarang.

Hingga hari ini, legenda dan kisah mistis yang menyelimuti Panggung Sangga Buwana masih terus hidup di tengah masyarakat. Di balik kemegahan bangunan peninggalan Keraton Surakarta tersebut, tersimpan cerita-cerita yang sulit dijelaskan logika. Entah hanya mitos atau kenyataan, satu hal yang pasti: saat malam tiba dan kabut mulai turun, menara sakral itu tetap berdiri dalam keheningan, menyimpan rahasia yang belum pernah benar-benar terungkap.

Redaksi Energi Juang News

Baca juga :  Misteri Hantu Makam Gunung Kendeng: Jejak Yudhokusumo
Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments