Rabu, Juni 17, 2026
spot_img
BerandaInternasionalTanker Minyak Iran Kembali Berlayar Usai Blokade AS Dicabut

Tanker Minyak Iran Kembali Berlayar Usai Blokade AS Dicabut

Energi Juang News, Jakarta- Kapal-kapal tanker yang mengangkut minyak mentah dari Iran mulai kembali beroperasi setelah pembatasan pelayaran di kawasan Teluk berakhir. Perkembangan ini terjadi di tengah upaya normalisasi hubungan antara Washington dan Teheran yang sebelumnya terlibat konflik selama beberapa bulan.

Data pelacakan kapal menunjukkan sejumlah tanker berhasil meninggalkan kawasan yang sebelumnya terdampak pembatasan. Langkah tersebut menandai dimulainya kembali aktivitas ekspor energi dari Iran ke pasar internasional.

Ekspor Minyak Iran Mulai Bergerak Lagi

Situs pemantau pengiriman minyak TankerTrackers melaporkan setidaknya dua kapal tanker super berkapasitas sangat besar (VLCC) milik National Iranian Tanker Company (NITC), yakni DIONA (9569695) dan HERO2 (9362073), telah keluar dari area yang sebelumnya berada dalam pengawasan blokade Angkatan Laut Amerika Serikat.

Berdasarkan data pelacakan digital yang diperkuat citra satelit, kedua kapal tersebut membawa total sekitar 3,8 juta barel minyak mentah Iran. TankerTrackers menyebut pengiriman ini sebagai ekspor minyak mentah pertama Iran dalam dua bulan terakhir.

Selain itu, satu kapal tanker NITC lainnya juga dilaporkan telah meninggalkan area blokade dengan muatan sekitar 1 juta barel minyak mentah.

Trump Sebut Selat Hormuz Segera Terbuka Penuh

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran telah ditandatangani. Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungannya di Evian-Les-Bains, Prancis, bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Trump mengatakan jalur pelayaran di Selat Hormuz sudah mulai dibuka dan akan kembali beroperasi sepenuhnya pada Jumat (19/6).

“Kesepakatan dengan Teheran sudah ditandatangani,” ujar Trump.

Meski demikian, Trump tidak menjelaskan apakah pihak Iran juga telah menandatangani dokumen yang sama. Ia hanya menegaskan bahwa proses pembukaan kembali jalur pelayaran strategis tersebut sedang berlangsung.

Baca juga :  Presiden Korea Selatan Cabut Darurat Militer

Kesepakatan Damai Akhiri Ketegangan Berbulan-bulan

Pengumuman mengenai tercapainya kesepakatan damai pertama kali disampaikan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif pada Senin (15/6). Menurut Sharif, Washington dan Teheran sepakat menghentikan pertempuran secara segera dan permanen di seluruh front konflik, termasuk yang berkaitan dengan Lebanon.

Trump kemudian mengonfirmasi kabar tersebut melalui media sosial Truth Social. Ia menyatakan bahwa kesepakatan dengan Republik Islam Iran telah rampung dan blokade laut yang sebelumnya diberlakukan telah dicabut.

Dalam pernyataannya, Trump juga memberi sinyal dimulainya kembali aktivitas pelayaran dan distribusi energi global melalui Selat Hormuz. Ia bahkan menyerukan agar kapal-kapal kembali beroperasi dan arus pasokan minyak dunia berjalan normal.

Konflik antara Amerika Serikat dan Iran pecah pada akhir Februari setelah serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran. Teheran kemudian merespons dengan serangan terhadap Israel serta sejumlah sekutu Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments