Energi Juang News, Jakarta- Kepala Public Communication Office (PCO) Istana, Hasan Nasbi, mengungkapkan bahwa perubahan warna pesawat kepresidenan dari merah menjadi putih dilakukan sebagai bagian dari perawatan rutin. “Ini adalah bagian dari perawatan rutin yang memang harus dilakukan secara berkala,” ujar Hasan Nasbi.
Perubahan warna ini menimbulkan berbagai spekulasi di masyarakat, namun pihak Istana menegaskan bahwa tidak ada motif politik di balik keputusan tersebut. “Kami ingin menekankan bahwa perubahan ini murni untuk keperluan perawatan dan tidak ada kaitannya dengan hal lain,” tambah Hasan.
Sebelumnya, pesawat kepresidenan pernah mengalami perubahan warna dari biru muda menjadi merah putih pada tahun 2021. Perubahan tersebut juga menuai berbagai tanggapan dari masyarakat dan pengamat.
Hasan Nasbi menjelaskan bahwa perawatan pesawat kepresidenan dilakukan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan penerbangan. “Perawatan ini penting untuk menjaga kondisi pesawat agar tetap prima dan siap digunakan kapan saja,” jelasnya.
Pihak Istana berharap masyarakat dapat memahami bahwa perubahan warna pesawat kepresidenan adalah bagian dari prosedur standar perawatan dan tidak perlu dikaitkan dengan isu-isu lain. “Kami berharap masyarakat dapat melihat ini sebagai langkah untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan dalam penerbangan kepresidenan,” tutup Hasan Nasbi.
Redaksi Energi Juang News



