Energi Juang News, Jakarta– Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno, serta Penasihat Khusus Presiden Bidang Haji, Muhadjir Effendy, secara terpisah mengunjungi Presiden Joko Widodo (Jokowi) di kediamannya di Solo. Kunjungan ini bertepatan dengan momen ulang tahun ke-64 Jokowi.
Pratikno dan Muhadjir Effendy mengunjungi Jokowi dalam waktu yang berbeda. Kedua tokoh ini mendatangi rumah Jokowi yang berlokasi di Jalan Kutai Utara Nomor 1, Sumber, Banjarsari, Solo.
Pratikno Bertemu Jokowi Lebih Dulu.
Dilansir dari detikJateng, Minggu (22/6/2025), Pratikno tiba lebih dulu bersama istrinya. Ia berbincang dengan Jokowi selama sekitar satu jam. Tidak lama setelah Pratikno meninggalkan kediaman Jokowi, Muhadjir Effendy tiba seorang diri.
Muhadjir terlihat memasuki rumah Jokowi pada pukul 11.15 WIB dan keluar sekitar pukul 12.35 WIB. Kedatangannya juga berlangsung dalam suasana kekeluargaan.
Muhadjir: Saya Silaturahmi Ulang Tahun Jokowi.
Saat ditemui seusai pertemuan, Muhadjir Effendy menjelaskan bahwa kunjungannya murni untuk bersilaturahmi dan memberikan ucapan ulang tahun kepada Jokowi.
“Saya datang untuk silaturahmi, beliau kan sedang ulang tahun. Saya ini pernah menjadi pembantu beliau selama dua periode, jadi wajar kalau saya datang menyapa,” ujar Muhadjir pada Minggu (22/6/2025).
Muhadjir juga mendoakan kesehatan dan keselamatan Jokowi, terutama dalam peran barunya sebagai Amirul Hajj.
“Alhamdulillah, kondisi Pak Jokowi baik. Saya baru saja dari Makkah menjadi Amirul Haji, jadi saya mendoakan semoga beliau selalu sehat dan dalam lindungan Allah SWT,” tambah Muhadjir.
Tidak Ada Janjian dengan Pratikno.
Menanggapi pertanyaan apakah kedatangannya telah direncanakan bersama Pratikno, Muhadjir menegaskan bahwa mereka tidak janjian. Ia mengaku pertemuan mereka di rumah Jokowi terjadi secara kebetulan.
“Enggak ada janjian. Kebetulan saja saya dan Pak Pratikno bertemu di rumah beliau,” jelas Muhadjir.
Kunjungan Pratikno dan Muhadjir Effendy ke kediaman Jokowi ini menjadi momen hangat yang menunjukkan hubungan baik dan silaturahmi yang tetap terjaga setelah keduanya pernah menjadi bagian dari kabinet Presiden ke-7 Indonesia tersebut.
Redaksi Energi Juang News



