Senin, Mei 18, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalHari Ini, Demo Besar-besaran Ojol Akan Guncang Jakarta

Hari Ini, Demo Besar-besaran Ojol Akan Guncang Jakarta

Energi Juang News, Jakarta-Demo besar-besaran ojek online (ojol) akan kembali digelar pada hari ini, Rabu, 17 September di Jakarta.

Unjuk rasa yang dinamai aksi “179 Ojol” ini akan diikuti oleh kurang lebih 2.000 pengemudi ojol.  Gedung DPR/MPR RI menjadi sasaran mereka, yang membawa sejumlah tuntutan.

Aksi yang diinisiasi oleh Asosiasi Pengemudi Ojek Online Gabungan Aksi Roda Dua (GARDA) Indonesia ini nantinya juga akan diikuti oleh para kurir dan mahasiswa.

Ketua Umum Asosiasi Pengemudi Ojek Online (Ojol) Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono menyampaikan jika aksi demo ojol besok akan diikuti setidaknya 2.000 driver. Angka tersebut bisa bertambah karena kurir dan mahasiswa dari BEM UI juga diperkirakan akan bergabung.

Tidak dijelaskan dimana titik kumpul massa pada aksi besok, namun mereka menyebut jika unjuk rasa akan berpusat di depan Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto, Senayan, Jakarta.

Salah satu tuntutan yang dibawa dalam aksi unjuk rasa “179 Ojol” itu adalah mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi
“Dudy Purwagandhi tidak kompeten menjadi menterinya Presiden Prabowo, Dudy dinilai lebih menjaga ekosistem pebisnis, menjaga hegemoni perusahaan-perusahaan aplikator dalam mencengkeram para pengemudi ojol,” kata Igun dalam keterangannya, Minggu (14/9/2025).

Berikut daftar lengkap tuntutan dalam demo ojol 17 September 2025:

• Mendesak pengesahan RUU Transportasi Online: para driver ojol mendesak adanya regulasi lebih jelas dan memiliki kekuatan hukum lebih tinggi yang memayungi mereka.
• Meminta potongan aplikator maksimal 10%: saat ini aplikator (platform seperti Gojek, Grab, dll) memotong tarif yang cukup besar dari pengemudi. Para driver menuntut agar potongan tersebut ditetapkan maksimal 10% agar lebih adil bagi pengemudi.
• Menuntut adanya regulasi tarif pengantaran barang dan makanan: pengiriman barang/makanan punya risiko dan biaya yang berbeda dibanding antar penumpang, pengemudi ojol ingin adanya regulasi khusus agar tarifnya lebih manusiawi.
• Menuntut adanya audit investigatif potongan 5%: para driver ojol menginginkan adanya audit yang menyeluruh dan transparan terhadap bagaimana aplikator melakukan pemotongan/pengambilan komisi, agar bisa diketahui apakah aplikator menjalankan regulasi dengan benar.
• Menuntut penghapusan program yang merugikan driver: menuntut penghapusan program-program aplikasi yang dianggap merugikan karena terkadang menekan penghasilan driver atau membuat persaingan tidak adil antar driver, seperti “aceng”, “slot”, “multi order”, dan “member berbayar”.
• Memberhentikan Menteri Perhubungan: mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk mencopot Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang dinilai pro aplikator.
• Mendesak Kapolri mengusut tuntas kasus tewasnya dua ojol: para pengemudi ojol juga meminta Kapolri untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya dua pengemudi ojol, yaitu Affan Kurniawan di Jakarta dan Rusdamdiyansah di Makassar, saat kericuhan aksi demo Agustus lalu.

Baca juga :  CELIOS Dorong Pajak Kekayaan 2 Persen, Mampukah “Crazy Rich” Lolos Lagi?

Redaksi Energi Juang News

Hizkia Darmayana
Hizkia Darmayanahttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments