Minggu, Maret 15, 2026
spot_img
BerandaBerita NasionalGila! Anak Purbaya Ini Sebut Orang Indonesia Mabok Agama

Gila! Anak Purbaya Ini Sebut Orang Indonesia Mabok Agama

Energi Juang News, Jakarta- Nama Yudo Achilles Sadewa, kembali mengemuka di media sosial.

Setelah sebelumnya memicu polemik karena pernyataannya soal potensi krisis ekonomi pada 2027. Kali ini Yudo menuai perhatian publik lewat unggahannya yang menyinggung perilaku masyarakat Indonesia.

Menurutnya, masyarakat Indonesia dinilai religius namun tidak berkembang secara moral dan intelektual.

Dalam video yang diunggah ke akun TikTok pribadinya, Yudo Sadewa tampak mengenakan kaus hitam dan masker putih.
Ia menyampaikan pandangannya dengan nada santai namun tajam.

“Guys, orang Indonesia itu mabok agama sekaligus nggak beragama,” ujar anak Purbaya Yudhi Sadewa itu dalam video yang diunggah pada Minggu, 2 November 2025.

Lebih lanjut, Yudo menjelaskan maksud dari istilah “mabok agama”.
Menurutnya, banyak orang terlalu sering mengaitkan segala hal dengan agama tanpa memahami esensi dan logika di balik ajaran tersebut.
“Untuk memperkuat keimanan, kita juga perlu belajar ilmu pengetahuan biar paham alasannya. Misalnya kenapa agama A mengharamkan sesuatu, itu kan ada nasihat dan logikanya. Tapi jangan sampai cuma berpegang pada ritual tanpa tahu maknanya,” ungkapnya.

Yudo kemudian menyinggung paradoks masyarakat Indonesia yang dikenal religius, namun masih marak dengan korupsi, pemalakan, dan berbagai tindakan maksiat.

“Yang Islam paling banter cuma salat Jumat, lima waktunya nggak. Yang Kristen juga jarang ke gereja. Nah, dari situ muncul korupsi, maksiat, dan perilaku menyimpang lainnya,” ujar anak Purbaya Yudhi Sadewa.

Unggahan tersebut langsung menyulut perdebatan di kolom komentar.
Banyak netizen yang justru mendukung pandangannya karena dianggap jujur dan relevan.

Seorang warganet menulis, “Bener banget, banyak orang rajin ibadah tapi lupa tanggung jawabnya di rumah. Padahal keseimbangan dunia-akhirat itu penting.”
Komentar lain juga menyoroti esensi ibadah yang seharusnya mencegah perbuatan buruk.

“Percuma salat tapi masih jahat, karena tujuan salat kan buat nahan diri dari keburukan,” tulis pengguna lainnya.
Pernyataan anak Purbaya Yudhi Sadewa itu kini terus dibicarakan dan memicu diskusi luas tentang hubungan antara religiusitas dan moralitas di masyarakat Indonesia modern.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments