Selasa, Juli 14, 2026
spot_img
BerandaRemang SenjaDua Perangai Leak yang Menakutkan

Dua Perangai Leak yang Menakutkan

Energi Juang News, Denpasar– Malam itu angin bergerak pelan di antara pepohonan, membawa aroma tanah basah yang seolah menyimpan rahasia lama dari perkampungan Bali bagian timur. Seorang lelaki tua yang duduk di bale banjar berkata pelan kepada saya, “Nak, kalau melewati kuburan saat malam jangan menoleh, apa pun yang kau dengar.” Suaranya bergetar seperti menyimpan pengalaman pahit, membuat suasana terasa semakin mencekam. Cerita tentang sosok-sosok yang berkeliaran ketika matahari tenggelam sudah lama beredar, tetapi tak ada yang berani mengakuinya secara terbuka.

Di desa itu tinggal seorang dukun yang dikenal mampu melihat makhluk halus secara jelas, dan ia menjadi pusat cerita Dukun yang Melihat Dua Perangai Leak dari Dua Sisi. Saat saya berbincang dengannya, ia berkata, “Malam adalah waktu ketika dunia tak kasat mata membuka sedikit tirai mereka.” Ia menjelaskan bahwa makhluk bernama Leak sering berkeliaran di kuburan, mengambil organ tubuh dari mayat untuk ritual tertentu. Warga sekitar yang mendengar percakapan kami hanya saling pandang, lalu salah satu dari mereka berkata lirih, “Kami tahu itu benar… tapi tidak semua orang berani bicara.”

Dukun itu lalu menceritakan bagaimana ia pernah melihat Leak berubah wujud. “Kadang seperti manusia, kadang berubah menjadi binatang menjijikkan,” katanya. Warga yang duduk di dekat kami menimpali, “Pak Dukun pernah lihat yang matanya merah menyala, kan?” Sang dukun mengangguk pelan, wajahnya menegang. Ia mengatakan bahwa ramuan tertentu memang bisa mengubah Leak menjadi wujud hewan buas, dan wujud itu sering terlihat berlari di antara pepohonan saat bulan penuh, membuat siapapun merinding hanya dengan membayangkannya.

Suatu malam, sang dukun mendengar bisikan yang memanggilnya ke area pemakaman. Ia berjalan perlahan ditemani suara jangkrik yang terdengar seperti nada-nada aneh. Ia berkata kepada saya, “Saat itu aku merasa ada dua sosok yang mengikuti, satu tampak seperti manusia, satu lagi seperti bayangan berwujud kepala tanpa tubuh.” Tak ada warga yang berani menemaninya, namun seorang pemuda sempat berkata, “Pak, kalau merasa tak enak, panggil kami saja,” meski ia sendiri tampak ketakutan.

Baca juga :  Teror Tak Terlihat di Museum Mpu Tantular Sidoarjo: Benda Hidup dan Bayangan Tanpa Wajah

Saat sang dukun memasuki area kuburan, ia melihat sosok pertama: seorang perempuan dengan rambut terurai panjang, wajah pucat, dan mata yang memandang tajam seakan ingin menyelam ke dalam pikiran manusia. Sosok itu berdiri diam, tetapi tanah di bawah kakinya bergerak seolah bernapas. “Dia yang tampak halus itu bukan manusia,” kata dukun itu. Ketika ia membalikkan badan, warga yang diam-diam mengikutinya dari jarak jauh berbisik, “Apa itu berdiri atau melayang?”

Namun wujud kedua jauh lebih mengerikan. Seekor makhluk dengan tubuh menyerupai anjing tetapi berwajah manusia muncul dari balik semak. Nafasnya berat, lidahnya panjang dan hitam, dan matanya menyala seperti bara. Dukun itu berkata, “Inilah perangai Leak dari sisi gelapnya.” Seorang warga yang melihat dari jauh berteriak kecil, “Astaga, itu bukan makhluk hidup biasa!” tetapi segera menutup mulutnya karena takut terdengar.

Ketika kedua sosok itu mendekat, dunia seakan berhenti bergerak. Sang perempuan berwajah pucat berbisik, “Kami tidak suka yang mencampuri urusan kami.” Sementara makhluk berwujud anjing manusia itu mendengus keras. Dukun tersebut hanya bisa berdiri tegak, mengucapkan mantra perlindungan. Dari kejauhan, seorang warga yang mengintip dari balik pohon berteriak, “Pak, balik! Kami lihat sesuatu bergerak di belakang Anda!”

Tiba-tiba, angin berputar keras dan kedua sosok itu menghilang, menyisakan bau anyir bercampur tanah basah. Saat dukun itu kembali ke desa, wajahnya tampak lebih tua sepuluh tahun. Ia berkata kepada kami, “Mereka tidak suka dilihat dalam dua wujud.” Warga yang menyambut kepulangannya bertanya dengan suara gemetar, “Apakah mereka akan datang ke desa?” Dukun hanya menggeleng, namun matanya menyimpan kegelisahan mendalam.

Sejak kejadian itu, warga mulai melakukan ritual penolak bala setiap malam tertentu. Seorang ibu berkata pada saya, “Kami tidak berani membiarkan anak keluar saat gelap. Setelah Pak Dukun melihat dua sisi mereka, kami tahu batas yang tak boleh dilewati.” Suasana desa menjadi lebih sunyi dari biasanya, seakan tanahnya sendiri mengingat apa yang terjadi malam itu.

Baca juga :  Misteri Penghuni Kelok Sembilan Sumatera Barat Yang Melegenda

Dukun tersebut masih hidup hingga kini, tetapi ia jarang bicara tentang malam ketika ia melihat dua perangai Leak dari dua sisi. Saat saya menemuinya terakhir kali, ia berkata pelan, “Makhluk itu bukan sekadar bagian dari cerita rakyat… mereka masih berjalan ketika kita tidur.” Warga yang duduk di dekatnya hanya menunduk, lalu berbisik, “Kalau bukan beliau, mungkin tak ada yang tahu wajah asli mereka.” Dengan itu, kisah menyeramkan tentang Leak tetap hidup sebagai pengingat bahwa dunia yang kita lihat hanyalah sebagian kecil dari kebenaran.

Redaksi Energi Juang News

Moh Khobir Riyadi
Moh Khobir Riyadihttps://energijuangnews.com/
Sosok pria penulis artikel pada kanal Remang Senja (Horror), Ojo Lali dan Not & Musik. Memberikan tulisan semenarik mungkin untuk kalian para pembaca.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments