Sabtu, Maret 14, 2026
spot_img
BerandaInternasionalMiliter AS Ledakkan Kapal Narkoba di Pasifik Timur, 4 Tewas

Militer AS Ledakkan Kapal Narkoba di Pasifik Timur, 4 Tewas

Energi Juang News, Jakarta- Militer Amerika Serikat (AS) kembali melancarkan serangan ke sebuah kapal yang diduga keras dipakai menyelundupkan narkoba di perairan internasional Samudra Pasifik bagian timur. Insiden terbaru ini disebut otoritas sebagai kelanjutan operasi memutus jaringan perdagangan narkotika lintas negara yang kerap memanfaatkan jalur laut terpencil.​

Komando Militer AS menjelaskan, serangan dilakukan pada Kamis (4/12/2025) waktu setempat setelah mereka menerima perintah khusus dan memverifikasi informasi intelijen. Dalam keterangannya yang dikutip media, mereka menyebut kapal itu dioperasikan organisasi yang sudah resmi dicap sebagai kelompok teroris.​

“Serangan tersebut menargetkan kapal di perairan internasional yang dioperasikan oleh organisasi teroris yang telah ditetapkan,” bunyi pernyataan Komando Militer AS yang disiarkan ulang kantor berita, Jumat (5/12/2025). Aparat menegaskan sasaran dianggap sah karena dinilai langsung terkait jaringan kriminal bersenjata yang mengendalikan peredaran narkotika.​

Menurut pernyataan militer, intelijen sebelumnya mengonfirmasi bahwa kapal tersebut membawa narkotika ilegal dan melintas di jalur yang sudah lama dipetakan sebagai rute perdagangan narkoba di kawasan Pasifik Timur. Kapal itu dipantau saat bergerak di laut lepas sebelum kemudian dihantam serangan presisi dari udara.​

“Intelijen mengonfirmasi bahwa kapal tersebut membawa narkotika ilegal dan transit di sepanjang rute perdagangan narkoba yang diketahui di Pasifik Timur,” sebut pernyataan tersebut. Sebuah rekaman video yang dibagikan militer memperlihatkan sebuah kapal kecil melaju di tengah laut sebelum tiba-tiba disambar ledakan besar dan terbakar.​

Awak kapal dilaporkan berjumlah empat orang dan seluruhnya dinyatakan meninggal dunia di lokasi setelah serangan menghantam sasaran. Komando Militer AS menyebut para korban sebagai “teroris narkotika” dan menegaskan tidak ada indikasi korban jiwa di luar target.​

“Empat teroris narkotika pria di atas kapal tewas,” demikian keterangan otoritas militer tersebut. Mereka menambahkan, operasi macam ini akan terus digelar untuk mencegah narkoba masuk dan mengancam warga sipil di kawasan maupun di dalam negeri AS.​

Serangan ini menambah panjang daftar operasi mematikan yang digelar Washington terhadap kapal-kapal yang dicurigai terlibat penyelundupan narkoba di wilayah Pasifik Timur sejak beberapa bulan terakhir. Dalam beberapa insiden sebelumnya, serangan serupa juga menewaskan sejumlah orang yang dituduh bagian dari jaringan penyelundup internasional.​

Pengamat menilai pola operasi tersebut menunjukkan pendekatan semakin keras dalam memerangi kartel narkoba dan kelompok yang dilabeli “narco-teroris”. Namun, sebagian pihak juga menyerukan transparansi lebih besar terkait dasar hukum dan verifikasi target dalam setiap serangan di laut lepas.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments