Energi Juang News, Jakarta– Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, kembali melontarkan pernyataan tajam terhadap Iran. Ia menilai Teheran ingin menjalin kesepakatan nuklir dengan Washington, dan menyebut mereka “akan bodoh jika tidak melakukannya.”
Dalam wawancara dengan Larry Kudlow dari Fox Business, Rabu (11/2/2026), Trump mengatakan negaranya telah mengerahkan armada besar menuju Iran. “Kita akan lihat apa yang terjadi. Saya pikir mereka ingin membuat kesepakatan. Saya pikir mereka akan bodoh jika tidak melakukannya,” ujarnya.
Trump Klaim Telah Lumpuhkan Program Nuklir Iran
Mantan presiden AS itu mengklaim Amerika telah menekan kemampuan nuklir Iran secara signifikan. Ia menegaskan, tindakan tegas bisa kembali diambil jika Iran menolak kompromi.
Baca juga : Trump Siap Bantu Rakyat Iran Ditengah Memanasnya Aksi Protes
“Kita telah melumpuhkan kekuatan nuklir mereka terakhir kali, dan kita harus melihat apakah kita akan melumpuhkan lebih banyak lagi kali ini,” kata Trump.
Ia menambahkan, bila kesepakatan baru terjalin, maka isinya harus menguntungkan AS. “Tidak ada senjata nuklir, tidak ada rudal, semua hal berbeda yang Anda inginkan,” lanjutnya.
Hubungan Diplomatik Memanas
Sepekan sebelumnya, Trump menyebut AS telah mengadakan “pembicaraan yang sangat baik” dengan Iran setelah pertemuan tidak langsung di Oman. Pihak Gedung Putih terus berupaya menekan Iran agar kembali ke meja perundingan.
Di sisi lain, Trump dijadwalkan bertemu Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Gedung Putih, hari yang sama.
Redaksi Energi Juang News



