Energi Juang News, Jakarta-Pada akhir perdagangan Kamis (13/2/2026), saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) ditutup memerah 0,74% ke Rp 270. Saham emiten Grup Bakrie dan Salim ini mengalami tekanan jual asing.
Tekanan Jual Asing Bikin Saham BUMI Ditutup Melemah
Sebanyak 7,43 miliar saham Bumi Resources diperdagangkan, dengan frekuensi 149.883 kali, dan nilai transaksi Rp 2,03 triliun.
Investor asing membukukan net sell di saham berkode BUMI Rp 507,09 miliar.
Baca juga : Tim Riset Ini Naikkan Target Harga Saham Petrosea, Mengapa?
Saham emiten pertambangan ini mendadak memerah usai tiga hari bursa sebelumnya selalu mejeng di zona hijau.
Pergerakan Saham BUMI Usai Rally Tiga Hari
CGS International Sekuritas dalam analisis teknikalnya untuk perdagangan Jumat (13/2/2026) menaksir resistance pertama saham Bumi Resources pada 279 dan resistance kedua 289.
Sedangkan support pertama di 263 dan support kedua 257. Titik penting alias pivot saham BUMI di angka 273.
Redaksi Energi Juang News



