Selasa, Maret 3, 2026
spot_img
BerandaDaerah17.000 Paket Rendang untuk Sumatera Disalurkan

17.000 Paket Rendang untuk Sumatera Disalurkan

Energi Juang News, Jakarta– Aksi solidaritas bagi warga terdampak bencana di Sumatera hadir dalam bentuk yang tak biasa. Sebanyak 17 ribu paket makanan siap saji didistribusikan melalui kolaborasi lintas lembaga, memadukan kerja kemanusiaan dengan perayaan budaya di bulan Ramadan.

Kegiatan ini digelar dalam tajuk ‘Ramadhan of Food Performative: Rendang untuk Sumatera’ di Universitas Indonesia, Depok, Minggu (1/3).

Kolaborasi Lintas Lembaga, 17.000 Paket Rendang untuk Sumatera

Program ini melibatkan Kementerian Kebudayaan, Marandang Institute, Direktorat Kebudayaan UI, Dewan Kesenian Jakarta, serta sejumlah komunitas dan relawan. Mereka bersama-sama menyalurkan 17.000 Paket Rendang untuk Sumatera kepada masyarakat terdampak.

Acara tersebut tidak hanya fokus pada distribusi bantuan. Panitia mengemasnya dengan pertunjukan musik, pembacaan puisi, hingga pameran etnografi. Konsep ini menghadirkan pengalaman gastronomi yang berpadu dengan seni, sekaligus memperkuat pesan solidaritas Ramadan.

Fadli Zon: Gastronomi Bagian dari Pemajuan Kebudayaan

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyebut pendekatan ini sebagai inovasi budaya. Ia menegaskan bahwa pangan termasuk objek pemajuan kebudayaan.

“Rendang atau randang dalam penyebutan Minang adalah bagian dari kekayaan budaya kita yang luar biasa. Variannya sangat banyak, bahkan di Sumatera Barat saja terdapat puluhan jenis rendang di berbagai kabupaten dan kota. Inilah kekayaan megadiversity Indonesia, termasuk dalam kuliner,” kata Fadli Zon dalam keterangan tertulis, Senin (2/3/2026).

Ia juga mengapresiasi peran para pegiat kuliner yang memperkenalkan rendang ke panggung internasional. Menurutnya, promosi kuliner Nusantara menjadi bagian dari amanat konstitusi dalam memajukan kebudayaan Indonesia di tingkat global.

Fadli menilai pemilihan rendang sebagai bantuan bukan tanpa alasan. Makanan ini berbasis bahan lokal, tahan lama tanpa pengawet, dan bisa langsung disantap tanpa dipanaskan. Karakter itu membuatnya cocok untuk situasi darurat maupun masa pemulihan.

“Gotong royong adalah kunci. Kolaborasi lintas institusi seperti ini menunjukkan bahwa dengan semangat kebersamaan, kita dapat menghadirkan solusi nyata bagi saudara-saudara kita yang terdampak musibah,” tuturnya.

Falsafah Minangkabau dan Peran Kampus

Wakil Rektor UI Bidang Riset dan Inovasi, Hamdi Muluk, menyebut kegiatan ini mencerminkan falsafah Minangkabau ‘Tungku Tigo Sajarangan’. Nilai itu menekankan keseimbangan dan sinergi dalam kepemimpinan serta kehidupan sosial.

“Kegiatan diplomasi budaya melalui rendang bukan hanya memperkuat identitas budaya, tetapi juga menunjukkan kepedulian terhadap saudara-saudara terdampak bencana. Ini adalah wujud kontribusi perguruan tinggi dan komunitas budaya bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan kampus tidak hanya berperan dalam pendidikan dan riset. Pengabdian kepada masyarakat dan pemajuan kebudayaan juga menjadi tanggung jawab universitas.

1,5 Ton Rendang dan Investasi Peralatan Produksi

Chef Rendang dari Marandang Institute, Aidil Usman, menyampaikan gerakan kali ini menyiapkan 1,5 ton rendang. Untuk menjaga keberlanjutan produksi, tim menyiapkan 26 wajan, 26 kompor gas, dan 26 tungku.

Menurutnya, rendang lebih dari sekadar hidangan. Ia menyebut proses memasaknya mengandung nilai kesabaran, kerja keras, dan kebersamaan.

Acara ini turut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Menteri Pemberdayaan, Perlindungan Perempuan dan Anak Arifatul Choiri Fauzi, budayawan Inayah Wahid, serta pakar kuliner William Wongso. Sejumlah pejabat dan akademisi juga hadir mendampingi.

Melalui 17.000 Paket Rendang untuk Sumatera, pemerintah dan komunitas budaya menunjukkan bahwa kebudayaan tidak berhenti pada seremoni. Aksi nyata di lapangan menjadi bukti bahwa tradisi bisa menjawab kebutuhan kemanusiaan.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments