Energi Juang News ,Bali- Ada-ada saja ulah manusia satu ini, demi memuaskan nafsu ia nyolong CD alias celana dalam mantan gebetan.
Kisah ngakak ini bermula dari viralnya unggahan rekaman CCTV seorang pria jam 03.00 oagi melompat pagar usai ngembat CD Perempuan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan Bali.
Polisi pun menyelidiki dan kemudian menangkap Bejo,20, sebagai pemeran utama video itu. Kata Polisi, pria yang kesehariannya bekerja sebagai karyawan di warung lalapan di kawasan Kota Tabanan itu pun kemudian ditangkap polisi hampir dua pekan setelah kejadian.
Tapi Peti,22. sebagai pelapor kehilangan CD yang juga mantan gebetan Bejo ternyata malah memaafkan pelaku.
Saat interogasi di Ruang Reskrim Polsek Tabanan Bejo mengakui perbuatannya saat dimediasi dengan Peti sebagai korban.
Dalam mediasi itu terungkap Bejo telah memasuki rumah korban di Jalan Anyelir, Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 03.00 Wita.
Pengakuan Bejo,” usaha ngembat CD gebetan saya lakukan dengan nekat manjat tembok sekalian ngintip barangkali liat Peti lagi mandi” Selasa (25/8/2026).
Terlihat dari barang bukti CCTV,setelah berada di dalam pekarangan, Bejo guling guling mirip pasukan elite mendekati target, tapi target Bejo ini hanyalah CD sang mantan. Setelah dirasa sasaran dalam jangkauan ia mengambil CD milik korban yang sedang dijemur. “Pengakuan pelaku sesampai dirumah CD yang telah dicuri dipakai memuaskan hawa nafsunya”, kata penyidik.
Menurut Bejp pacaran dengan Peti tergolong garing tanpa basah basahan. Karena korban selalu ngajak pacarana ditempat ramai, membuat Bejo tak dapat momen mesra mesraan bareng doi. Dompet kadung terkuras tapi aspirasi kepala bawah ngajak unras (unjuk rasa) tak terpenuhi. Bejo bosan akhirnya ngajak putus. Giliran putus setan bilang, “yaa nggak dapat orangnya ya pake CDnya juga tak apa apa”bisik setan. Bejo yang lagi galau akhirnya nurut aja ajakan setan, tanpa sepengetahuannya Peti ternyata punya CCTV lengkap dirumahnya.
Tak terima CDnya hilang, Peti ngontrol CCTV dan melaporkan ke polisi. Dalam rekaman itu diketahui pencurinya ternyata Bejo mantan kekasihnya. Polisi menangkap Bejo dan kemudian diambil Langkah mediasi. Dalam pertemuan mediasi pelaku menyampaikan penyesalan sekaligus meminta maaf secara langsung kepada Peti. Bejo juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya. Sementara Peti kemudian menerima permintaan maaf tersebut.
“Setelah melalui musyawarah, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan dan tidak saling menuntut di kemudian hari terkait perkara tersebut,” tegas Berata.
Berata mengingatkan penyelesaian secara kekeluargaan dalam perkara ini tidak menjadi pembenaran setelah apa yang dilakukan oleh pelaku. Meski berdamai, persoalan ini masih bisa diproses secara hukum jika pelaku mengurangi perbuatannya.
“Kalau dia mengulangi lagi yaa kami ke proses hukum, kami tindak lanjuti,” tegas Berata.
Redaksi Energi Juang News




