Selasa, September 1, 2026
spot_img
BerandaOlahragaRobohnya “Mitos” Villa Park, Kutukan Juara Bertahan pun Tumbang

Robohnya “Mitos” Villa Park, Kutukan Juara Bertahan pun Tumbang

Energi Juang News, Jakarta— Villa Park bagi tim tamu merupakan stadion yang angker atau menyeramkan khususnya juara bertahan Premier League. Betapa tidak, tiga tahun belakangan juara bertahan tumbang di kendang Aston Villa ini. Mereka tercatat selalu memenangkan tiga laga kandang terakhir di liga melawan tim juara bertahan. Juara musim 2024/2025, Liverpool harus takluk 4-2 di tangan anak asuh Unay Emery tersebut.

Dua tahun berturut-turut sebelumnya yakni juara musim kompetisi 2023/2024 dan 2022/2023 yakni Manchester City pun harus menanggung malu karena pulang dengan tangan hampa. Anak asuh Pep Guardiola itu kalah tipis 2-1 dan 1-0.

Namun Selasa dini hari 1 September 2026 (WIB) Arsenal sukses mematahkan kutukan juara bertahan di Villa Park setelah meraih kemenangan tipis 1-0 atas Aston Villa. Tim asuhan Mikel Arteta yang datang sebagai juara Premier League musim 2025/2026 berhasil meruntuhkan tren negatif tersebut.

Gol Bukayo Saka pada menit ke-59 membawa Arsenal menang 1-0. Dengan hasil tersebut Arsenal kini mengoleksi enam poin dari dua pertandingan. The Gunners tetap berada di papan atas klasemen Liga Inggris bersama Manchester City, Chelsea dan Hull City.

Meski secara statistik mendominasi permainan dengan 60,8% penguasaan bola, Arsenal tetap kesulitan menjebol gawang Aston Villa. Saka mengakui partai ini sangat-sangat sulit apalagi musim lalu the Gunners tumbang secara menyakitkan musim lalu. Emiliano Buendia mencetak gol kemenangan Aston Villa pada menit-menit akhir pertandingan.

Tak heran kemenangan tersebut seolah lebih mahal dibanding sekadar tambahan angka di klasemen. Namun musim ini Arsenal datang dengan kisah yang berbeda dan meraih kemenangan. Arsenal pun menatap Derby London melawan Chelsea di partai ketiga 6 September mendatang

Baca juga :  Chelsea Atasi Fulham 3-2 di Derby London Barat

Sebaliknya bagi Aston Villa, kekalahan ini memperpanjang awal buruk musim dan belum mengoleksi poin dari dua partai. Namun yang lebih mengkhawatirkan, belum sekalipun tembakan tepat sasaran dilesakkan tim asuhan Emery ini.

Premier League memang kompetisi paling ketat di Eropa. Baru dua partai, hanya empat tim yang meraih dua kemenangan. Lima tim belum meraih poin karena menelan dua kekalahan beruntun termasuk Tottenham Hotspur dan Aston Villa.

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments