Selasa, September 1, 2026
spot_img
BerandaDaerahKarnaval Sound Horeg Tewaskan Tiga Orang di Jatim

Karnaval Sound Horeg Tewaskan Tiga Orang di Jatim

Energi Juang News, Jakarta-  Karnaval yang menampilkan sound horeg lagi-lagi memakan korban jiwa di Jawa Timur. Tiga orang meninggal dunia akibat sound horeg dalam sebulan terakhir. Korban terdiri dari warga biasa hingga kru dan penyewa.

Korban pertama adalah pria berinisial SN (29) yang tewas saat tengah tertidur dia atas truk bermuatan sound horeg yang tengah melaju. Saat melintas di Jalan Krasak, Desa Candijati, Kecamatan Arjasa, kepala terbentur gapura.

“Kejadiannya hari Minggu (2/8), saat kendaraan melintas di bawah gapura pembatas desa,” kata Komandan Regu 1 Unit Gakkum Satlantas Polres Jember, Aiptu Hasan Basri, Selasa (1/9/2026).

Korban kedua yakni Bonari (44), warga Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi. Bonari diduga tewas karena serangan jantung saat jalan kaki mengikuti karnaval sound horeg memperingati HUT ke-81 RI Minggu (23/8/2026).

Camat Pesanggaran Didik Eko Wahyudi mengatakan sebelum tewas, korban sempat menggelar pesta minuman keras (miras) jenis arak. Pesta miras ini digelar sebelum karnaval dimulai.

Korban mengikuti rombongan parade sound horeg setelah menenggak arak. Setelah menempuh jarak sekitar 1 kilometer dari garis start, tubuh korban mendadak oleng lalu terkapar di atas aspal.Korban terbaru yakni Slamet Timbang (57). Warga Desa Wringinagung, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember itu tertimpa kanopi dan tembok saat mengantar istrinya ke apotek.

Insiden tragis itu terjadi di tengah suasana meriah gelaran karnaval dan parade sound horeg yang diselenggarakan pihak Desa Wringinagung, Sabtu (29/8) sekitar pukul 10.30 WIB. Warga setempat, Ulum menuturkan korban awalnya sedang berdiri di area apotek. Saat itu korban mengunggu sang istri yang tengah membeli obat.

Namun, secara tiba-tiba, tembok bangunan dengan kanopi itu ambruk dan langsung menimpa tubuh korban. “Korban pas menunggu istrinya beli obat. Tidak selang berapa saat ada suara keras dan korban sudah tersungkur tertimpa tembok. Kondisinya meninggal di tempat,” kata Ulum.

Baca juga :  Beberapa Pemain Asing Persela Belum Gabung, Aji Santoso Komentari Isu Fabiano

Dentuman keras akibat tembok yang roboh secara mendadak membuat warga sekitar dan para peserta karnaval panik. Warga bersama aparat kepolisian yang berada di lokasi kemudian mengevakuasi jenazah korban.

Redaksi Energi Juang News

HD
HDhttps://energijuangnews.com/
Hidup Hanya Sekali, Maka Buatlah Berarti. Pimpinan Redaksi dari EnergiJuangNews.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments