Energi Juang News,Jakarta- Ada orang yang baru mendengar satu bunyi dari piano, gitar, atau bahkan suara klakson, lalu langsung tahu tinggi nadanya. Tidak perlu membuka aplikasi tuner, tidak perlu membandingkannya dengan nada lain. Telinganya seperti punya “label” sendiri untuk setiap bunyi yang masuk.
Kemampuan seperti ini selama bertahun-tahun dianggap sebagai salah satu misteri paling menarik dalam dunia musik. Seolah-olah sebagian orang dilahirkan dengan tuner digital yang tertanam di kepala.
Namun, penelitian terbaru mulai membuat cerita itu menjadi lebih menarik. Kemampuan yang selama ini dianggap sebagai bakat langka sejak lahir ternyata tidak sepenuhnya tertutup bagi orang dewasa. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa latihan tertentu dapat meningkatkan kemampuan seseorang dalam mengenali nada secara absolut.
Perfect pitch, atau dalam istilah ilmiahnya absolute pitch, adalah kemampuan untuk mengenali dan menyebut nama sebuah nada hanya dengan mendengarnya, tanpa membutuhkan nada pembanding.
Misalnya, seseorang memainkan satu nada C pada piano. Pemilik kemampuan ini dapat mengatakan, “Itu C,” tanpa sebelumnya mendengar nada A sebagai patokan.
Kemampuannya juga tidak berhenti pada piano. Dalam kondisi tertentu, seseorang dengan absolute pitch dapat mengenali nada dari berbagai sumber suara dan mengetahui ketika sebuah lagu dipindahkan dari kunci aslinya. University of Chicago menjelaskan bahwa kemampuan tersebut berbeda dengan relative pitch, yang mengandalkan hubungan atau jarak antara satu nada dengan nada lainnya.
Sederhananya, kalau relative pitch seperti mengetahui bahwa rumah A berada tiga gang dari rumah B, maka absolute pitch seperti mampu mengenali alamat rumah hanya dengan melihatnya sekilas.
Penelitian yang melibatkan ribuan responden menemukan bahwa kemampuan penamaan nada menunjukkan pola yang berbeda dari kemampuan pendengaran biasa. Para peneliti juga menemukan adanya penurunan akurasi seiring bertambahnya usia pada sebagian pemilik kemampuan tersebut.
Menariknya, kesalahan tersebut bukan selalu terjadi secara acak. Penelitian 2007 menemukan adanya kecenderungan persepsi nada bergeser ke arah nada sharp ketika usia bertambah.
Tidak semua anak yang belajar musik sejak dini kemudian memiliki kemampuan mengenali nada secara absolut. Sebaliknya, ada pula orang yang baru mengenal kemampuan tersebut ketika sudah dewasa.
Dalam penelitian yang diterbitkan pada 2015, sejumlah orang dewasa tanpa kemampuan perfect pitch dilatih untuk mengenali nada. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian peserta mengalami peningkatan kemampuan secara signifikan. Bahkan, efek pembelajaran masih terlihat beberapa bulan setelah pelatihan.
Temuan tersebut cukup mengguncang anggapan lama bahwa kemampuan ini hanya bisa diperoleh pada masa kanak-kanak.
Penelitian lanjutan yang diterbitkan pada 2019 bahkan menemukan bahwa setidaknya sebagian orang dewasa dapat mencapai tingkat performa yang menyerupai kemampuan absolute pitch setelah menjalani latihan selama delapan minggu.
Dalam sejarah musik, Wolfgang Amadeus Mozart sering disebut sebagai salah satu musisi terkenal yang memiliki perfect pitch. Nama-nama musisi lain juga kerap masuk dalam pembahasan kemampuan ini.
Namun, daripada melihat perfect pitch sebagai tiket VIP menuju kejeniusan musik, ada baiknya kita melihatnya sebagai salah satu bentuk kemampuan persepsi manusia yang unik.
Banyak musisi besar justru mengandalkan relative pitch, musikalitas, ritme, ekspresi, pengalaman, dan latihan bertahun-tahun. Lagu yang menyentuh hati pendengar tidak pernah bertanya apakah penciptanya bisa menyebut nada C# dalam sepersekian detik.
Riset 2024–2025 terus memperdebatkan bagaimana kemampuan ini terbentuk, bagaimana mengukurnya, dan sejauh mana kemampuan tersebut dapat dipelajari. Bahkan kajian terbaru menilai bahwa absolute pitch mungkin memiliki bentuk dan tingkat kemampuan yang lebih beragam daripada sekadar kategori “punya” atau “tidak punya”.
Jadi, jika selama ini kita merasa telinga sendiri “kurang musikal” karena tidak bisa membedakan C dengan C#, jangan buru-buru menyerah.
Redaksi Energi Juang News




