Energi Juang News, Sukabumi- Polisi mengamankan truk berlogo “KOPERASI DESA” dengan lebih dari 100 jeriken Pertalite subsidi di baknya, yang terciduk jadi “Koperasi Pertalite Keliling” memasok ke para pengecer.
Kendaraan jenis Hino Dutro tersebut kini berada di Polres Sukabumi untuk penyelidikan lebih lanjut terkait asal-usul dan rencana distribusi BBM Subsidi tersebut.
Truk ini tampaknya ingin membuktikan bahwa pelayanan masyarakat harus bergerak cepat, tapi nggak juga harus muat jeriken tersebut ditutup sangat rapi menggunakan terpal biru gelap.
Tapi kini truk tersebut nangkring di Polres Sukabumi untuk menjadi saksi bisu interogasi polisi, tentang penyelewengan BBM Subsidi.
Pihak kepolisian masih memeriksa sejumlah pihak untuk mendalami dari mana asal minyak sebanyak itu dan siapa dalang di balik “Koperasi Pertalite Keliling” ini.
Warga setempat pun hanya bisa geleng-geleng kepala, cara culas mafia bensin eceren untuk bisa order bensin skala besar tanpa ngantri di SPBU dengan motor butut.
Hingga saat ini, status hukum dugaan pelanggaran ini memang belum dipastikan secara ketat.
Namun yang pasti, truk Koperasi Desa tersebut harus pensiun dini dari jagat penyelundupan dan belajar lagi arti kata “subsidi untuk rakyat”, bukan subsidi untuk pedagang bensin eceran.
Redaksi Energi Juang News
.




