BerandaKriminalWarga Emosi Saksikan Prarekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis di Madiun

Warga Emosi Saksikan Prarekonstruksi Kasus Pembunuhan Sadis di Madiun

Energi Juang News, Madiun – Warga emosi dan meluapkan kemarahannya dengan berteriak-teriak saat prarekonstruksi kasus pembunuhan ibu dan anak di Kota Madiun, Selasa (27/10/2026). Saat tersangka keluar dari rumah setelah olah TKP dan akan masuk ke mobil petugas, sejumlah warga terdengar meneriakinya.

Penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur menggelar prarekonstruksi di tiga lokasi. Sebanyak 38 adegan diperagakan tersangka DBM selama prarekonstruksi untuk mendalami tindakan tersangka. Rangkaian pemeriksaan itu menelusuri dugaan pembunuhan kedua korban, pemindahan jasad, pembakaran, hingga pembuangan abu ke Kali Madiun.

Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur, seperti dikutip Jawa Pos Radar Madiun, mengatakan, pemeriksaan dimulai di sebuah hotel di Kota Madiun. Tersangka memperagakan adegan sejak tiba di resepsionis, masuk kamar, hingga pertengkaran dengan Dini yang diduga berujung pada kematian korban. Tersangka selanjutnya terekam CCTV keluar dan mengambil kantong tidur untuk membungkus jenazah sebelum membawanya dengan mobil.

Selanjutnya penyidik menuju ke rumah orang tua tersangka di Jalan Doho, Kelurahan Winongo. Di sini, DBM memperagakan rangkaian tindakan yang diduga menghabisi nyawa anak korban yang masih berusia empat tahun, AGF di dalam mobil. Pemeriksaan kemudian berlanjut ke rumah pribadi DBM di Jalan Kunir, Kelurahan Ngegong, Kecamatan Manguharjo.

Lokasi ketiga itu diduga digunakan untuk menghilangkan jasad kedua korban melalui proses pembakaran. Penyidik juga menelusuri lokasi pembuangan barang bukti dan abu sisa pembakaran di kawasan Jembatan Prambanan, Kali Madiun.

Penyidik masih terus mendalami kasus pembunuhan ibu dan anak yang menggemparkan masyarakat Kota Madiun tersebut. Hasil prarekonstruksi diharapkan dapat memperjelas rangkaian kejadian dan memperkuat pengungkapan perkara.

RELATED ARTICLES

Leave a Reply

- Advertisment -spot_img

Recent Comments