Energi Juang News,Lamongan- Laporan seorang wanita warga Kabupaten Lamongan, Jawa Timur mengira sepeda motornya dicuri, terungkap dengan cara tak terduga. Motor tersebut ternyata lupa tertinggal oleh sang pelapor di halaman parkir sebuah toko ritel modern. Byuhhh ngerjaain ini namanya.
Awalnya ada laporan dari Pegawai ritel yang melihat Motor Honda hitam bernopol W 6409 NDK yang tak diketahui pemiliknya itu sudah terparkir hampir tiga hari tanpa diambil yang empunya, hingga ia berinisiatif menghubungi Call Center 110 pada Minggu,(30/08). Pegawai itu heran apa pemilik sudah nggak butuh, atau ia ganti motor lebih bagus. Seperti saran pak ustad,”Ambil yang bagus bagus,tinggalkan yang jelek“. Biasanya pengamal saran ini kebanyakan soal sendal jepit dimasjid yang harganya murahan, tapi ini motor lho yang harganya jutaan.
Mendapat laporan pegawai ritel baik hati itu, Pramapta 2 IPDA Riyanto Edi S.H., bersama anggotanya langsung mendatangi lokasi dan mengamankan sementara kendaraan tersebut untuk dibawa kekantor Mapolres.
Setelah didata oleh petugas, Kasihumas Polres Lamongan IPDA M.Hamzaid, S.pd., mengatakan, dari hasil penelusuran petugas menemukan soal laporan kehilangan kendaraan dengan nomor polisi yang sama. Untung saja yang ngambil polisi, kalo yang ngambil debt collector bisa – bisa pemilik kendaraan harus bayar sono sini dengan seribu pasal menjerat. Dari denda yang menjerat leher, upah DC dan uang makannya,hingga tunggakan cicilan berbunga subur.
Setelah kendaraan sampai di Mapolres, Petugas kemudian segera menghubungi pelapor berinisial MMN (30) yang menurut laporan pemilik ia kehilangan sepeda motor setelah tidak menemukannya diparkiran kos. “Setelah dihubungi petugas, korban baru ingat bahwa sebelumnya ia membawa motor tersebut ke toko ritel modern di Jalan KH Ahmad Dahlan dan pulang ke kos dengan berjalan kaki. Korban ternyata lupa motornya masih terparkir di sana,” kata Hamzaid, Selasa (1/9/2026).
Pada Senin (31/8) korban akhirnya mendatangi ke Polres Lamongan unuk memastikan kendaraan tersebut miliknya. Setekah dirasa cocok, sepeda motor itu diserahkan kembali ke pemiliknya. Dengan tersipu malu bingung naruh muka dimana dihadapan petugas,” Maafin saya pak, saya bawa motor dengan tujuan belanja, lupa bawa pulang.” Dan petugaspun berseloroh,”hari ini lupa bawa motor, jangan sampai lupa sudah punya suami ya mbak!”
Redaksi Energi Juang News




