Energi Juang News, Jakarta – Klub Seri A Italia yang dimiliki pengusaha Indonesia, Como terus menunjukkan performa sensasional. Pada matchday keempat Liga Champions Eropa (UCL), Kamis (5/11/2026) dini hari WIB, menggunduli tuan rumah Lens 1-9.
Hasil tersebut adalah kemenangan ketiga anak asuh Cesc Fabregas dalam debut di UCL. Sebelumnya Como mengalahkan MU dan RB Leipzig masing dengan 4-1. Klub yang dimiliki grup Djarum tersebut kini menduduki posisi keempat klasemen UCL di bawah PSG, Real Madrid dan Arsenal. Como di atas klub-klub elit Eropa dan langganan juara UCL sepertin Barcelona, Bayern Muenchen dan MU.
Kemenangan telak 9-1 membuat Como mencatat beberapa rekor. Como menjadi tim pertama yang mencetak sembilan gol dalam pertandingan tandang Piala Eropa sejak Feyenoord menang 9-0 atas Olympiakos Nicosia pada September 1971. Como juga menyusul Real Madrid dan Liverpool yang mencatat kemenangan dengan selisih 8 gol. Real Madrid 8-0 Malmö (2015) dan Liverpool 8-0 Beşiktaş (2007).
Kemenangan tandang telak 9-1 atas Lens menempatkan mereka di jajaran elite Eropa. Hanya tujuh tahun setelah berlaga di Serie D, Como kini bahkan bersaing dalam perebutan gelar juara Serie A, dengan selisih hanya lima poin dari pemimpin klasemen, Lazio.
Permainan yang disuguhkan anak muda asuhan Cesc Fàbregas selama dua musim terakhir sungguh luar biasa. Musim 24-25 Como finis di peringkat kesepuluh, lalu di musim 25-26 menempati posisi keempat. Fabregas membawa Como lolos ke Liga Champions untuk pertama kalinya. Saat ini, mereka menjadi salah satu tim yang paling menarik untuk ditonton.
Pencapaian luar biasa dari Cesc Fàbregas dan seluruh elemen klub. Tujuh tahun lalu, saat dibeli Djarum dan masih berkompetisi di Serie D, nilai Como hanya sebesar $800 ribu atau 14,5 miliar rupiah. Hari ini, Como di bawah manjemen Presiden Klub, Mirwan Suwarso nilai mereka telah mencapai lebih dari $600 juta atau hampir 11 triliun rupiah.




