Kamis, Mei 28, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 714

Bahrain Minta Laga Kedua Diluar Indonesia, Ini Tanggapan PSSI

Gerak News,Jakarta- PSSI menanggapi pernyataan Federasi Sepak Bola Bahrain (BFA) yang meminta laga leg kedua melawan Indonesia pada 25 Maret 2025 untuk digelar di tempat netral atau bukan di Indonesia karena alasan keamanan.

Kekhawatiran BFA adalah buntut dari hasil laga leg pertama antara Bahrain melawan timnas Indonesia di Riffa yang berakhir 2-2 pada Kamis (10/10).

Sejumlah keputusan wasit Ahmed Al Kah dianggap menguntungkan Bahrain selaku tim tuan rumah. Puncaknya ketika wasit asal Oman itu memperpanjang durasi injury time dari enam menit menjadi sembilan menit tanpa alasan yang jelas.

Bahrain pun bisa menyamakan kedudukan pada menit 90+9 sehingga timnas Indonesia gagal menang karena skor akhir menjadi 2-2.

Keputusan wasit tersebut memancing kemarahan warganet Indonesia yang meluapkannya dengan menyerang akun media sosial BFA dan akun para pemainnya.

Serangan-serangan tersebut membuat BFA khawatir sehingga meminta kepada AFC dan FIFA agar laga tandang mereka ke Indonesia dipindah ke lokasi netral.

PSSI melalui Anggota Komite Eksekutif (Exco) Arya Sinulingga mengatakan PSSI siap menjamin keamanan timnas Bahrain saat bertandang ke Indonesia pada Maret tahun depan.

“Kita akan buat surat ke AFC yang menyatakan supaya pertandingan fair, maka tetap di Jakarta karena sebelumnya kan tandingnya di Bahrain. Yang kedua, kita juga akan memberi tahu bahwa kita akan menjamin keamanan dan kenyamanan bagi tamu kita seperti di Bahrain,” kata Arya dalam keterangan resminya pada Rabu (16/10).

Arya juga mengatakan bahwa timnas Bahrain tidak perlu khawatir saat bertandang ke Jakarta nanti karena sejatinya masyarakat Indonesia itu ramah.

“Soal di sosmed ya, namanya, kadang-kadang memang netizen-netizen Indonesia itu ramai, tetapi sebenarnya mereka ramah itu dan baik-baik,” lanjutnya.

Apalagi Indonesia sudah terbukti sukses dalam menggelar sejumlah kompetisi internasional termasuk Piala Dunia U-17 pada 2023.

“Apalagi kita sudah membuktikan kok pernah menjadi tuan rumah Piala Dunia U-17 dan terselenggara dengan baik,” lanjutnya.

Indonesia dan Bahrain akan kembali bertanding pada 25 Maret 2025 di Stadion Gelora Bung Karno untuk matchday kedelapan Grup C Putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Redaksi Gerak News

Taliban Larang Media Publikasikan Gambar Makhluk Hidup

Gerak News, Kabul- Taliban yang kini berkuasa di Afghanistan akan menerapkan undang-undang yang melarang media mempublikasikan gambar semua makhluk hidup. Para jurnalis di negara tersebut telah diberitahu bahwa larangan itu akan diberlakukan secara bertahap.

Rencana untuk memberlakukan larangan terbaru ini, seperti dilansir AFP, Selasa (15/10/2024), diumumkan oleh Kementerian Moralitas Afghanistan di bawah pemerintahan Taliban pada Senin (14/10) waktu setempat.

Pengumuman ini disampaikan setelah pemerintah Taliban baru-baru ini mengumumkan undang-undang yang meresmikan interpretasi ketat terhadap hukum Islam yang telah diberlakukan sejak mereka berkuasa di Afghanistan sejak tahun 2021 lalu.

“Undang-undang tersebut berlaku di seluruh Afghanistan… dan akan diterapkan secara bertahap,” ucap juru bicara Kementerian Penyebaran Kebajikan dan Pencegahan Kejahatan (PVPV), Saiful Islam Khyber, saat berbicara kepada AFP.

Dia menambahkan bahwa para pejabat Taliban akan berupaya untuk membujuk masyarakat soal gambar makhluk hidup bertentangan dengan hukum Islam.

“Pemaksaan tidak mendapat tempat dalam penerapan hukum,” tegas Khyber dalam pernyataannya.

“Itu hanya nasihat, dan meyakinkan masyarakat bahwa hal-hal tersebut sungguh bertentangan dengan (hukum) syariat dan harus dihindari,” jelasnya.

Undang-undang baru ini merinci beberapa aturan bagi media berita, termasuk melarang publikasi gambar semua makhluk hidup dan memerintahkan media untuk tidak mengejek atau mempermalukan Islam, atau bertentangan dengan hukum Islam.

Aspek dari undang-undang baru ini belum ditegakkan secara ketat, termasuk mengimbau masyarakat umum untuk tidak mengambil atau melihat gambar makhluk hidup di ponsel atau perangkat lainnya.

“Hingga saat ini, mengenai pasal undang-undang terkait media, ada upaya yang sedang dilakukan di banyak provinsi untuk menerapkannya, namun belum dimulai di semua provinsi,” ujar Khyber dalam pernyataannya.

Dia menambahkan bahwa “pekerjaan telah dimulai” di area markas kuat Taliban di Kandahar serta Provinsi Helmand dan Takhar. Sebelum undang-undang baru ini diumumkan, para pejabat Taliban di Kandahar dilarang mengambil foto dan video makhluk hidup, namun aturan itu belum diberlakukan untuk media.

“Sekarang ini berlaku untuk semua orang,” tegas Khyber.

Di Provinsi Ghazni pada Minggu (13/10) waktu setempat, para pejabat PVPV memanggil para jurnalis lokal dan memberitahu mereka bahwa polisi moral akan mulai menerapkan undang-undang secara bertahap.

Menurut salah satu jurnalis lokal yang enggan menyebut namanya, para pejabat Taliban menyarankan jurnalis-jurnalis visual untuk mengambil foto dari jarak jauh dan merekam lebih sedikit peristiwa “untuk membiasakan diri”.

Para reporter di Provinsi Maidan Wardak juga menuturkan mereka telah diberitahu bahwa aturan itu akan diberlakukan secara bertahap.

Aturan semacam ini pernah diberlakukan di Afghanistan selama pemerintahan Taliban sebelumnya, dari tahun 1996 hingga tahun 2001 lalu.

Redaksi Gerak News

Pimpinan KKB Paniai Ditangkap Satgas Ops Damai Cartenz

Gerak News, Jayapura- Kasatgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani mengatakan bahwa tim gabungan Satgas Ops Damai Cartenz dan Polres Dogiay telah menangkap salah satu pimpinan KKB wilayah Paniai.

Tim gabungan, Rabu (16/10), menangkap Jemmy Magai Yogi yang menjabat Kepala Staf Angkatan Darat West Papua Army (WPA) Divisi II Pemka IV Paniai, dan turut disita 104 butir amunisi.

Jemmy Magai ditangkap saat melintasi di depan kantor DPRD Dogiay , kata Kasatgas Operasi Damai Cartenz Brigjen Pol Faizal Rahmadani, Rabu malam.

Dihubungi dari Jayapura, Brigjen Pol Faizal yang juga menjabat sebagai Wakapolda Papua itu menjelaskan, penangkapan itu berawal dari informasi yang menyatakan adanya pergeseran amunisi dari Nabire ke Paniai sehingga dilakukan.penyelidikan.

Dari penyelidikan yang dilakukan terungkap bila pergeseran amunisi itu dilakukan Jemmy Magai Yogi dari Kabupaten Nabire menuju Kabupaten Paniai yang melewati wilayah hukum Polres Dogiyai.

Saat melintas di depan kantor DPRD Dogiay dengan menggunakan kendaraan double cabin, tim gabungan menangkap Jemmy beserta sembilan orang serta mengamankan ratusan amunisi berbagai kaliber.

Jemmy Magai Yogi merupakan adik dari Damianus Magai Yogi yang menjabat sebagai Panglima KKB West Papua Army, kata Brigjen Pol Faizal Rahmadani.

Jemmy Magai Yogi terlibat kasus pencurian senjata api tahun 2015 dan terlibat dalam kontak tembak dengan TNI di Distrik Bibida, Kabupaten Paniai bulan Mei lalu.

Redaksi Gerak News

Putri Kusuma Taklukan Pemain Jepang Di Denmark Open

Gerak News, Jakarta- Tunggal putri Indonesia Putri Kusuma Wardani menaklukkan pemain unggulan keenam asal Jepang Aya Ohori demi mengamankan tempat di babak 16 besar Denmark Open 2024.

Putri membungkus kemenangan atas Ohori melalui dua gim langsung 21-19, 21-18 pada babak 32 besar yang digelar di Odense, Rabu.

“Alhamdulillah bersyukur bisa menyelesaikan pertandingan tanpa cedera, saya juga bersyukur bisa menang lawan Aya Ohori setelah pertemuan terakhir di Australia saya harus alami kekalahan,” kata Putri, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI.

Lebih lanjut, runner up Taipei Open 2024 itu mengakui bahwa jalannya pertandingan berlangsung tidak mudah.

Perebutan angka berlangsung sengit di awal gim pertama dan di gim kedua, Putri hampir saja terkejar oleh lawan.

“Menang kali ini tidaklah mudah karena di gim kedua hampir saja saya kalah. Secara permainan saya merasa sudah menggunakan pola yang benar untuk hadapi Aya, hanya saja di gim kedua, walaupun sudah unggul, saya terbawa pola permainan dia,”ungkap Putri.

“Tapi akhirnya saya bisa keluar dari pola permainan dia dan bisa menyelesaikan pertandingan dengan kemenangan,” ujarnya menambahkan.

Dengan kemenangan ini, maka Putri akan berjumpa dengan wakil Taiwan Sung Shuo Yun pada babak 16 besar turnamen BWF Super 750 ini, Kamis (17/10).

“Besok saya akan melawan Sung Shuo Yun, pemain yang tidak mudah juga, saya harus lebih menyiapkan pikiran saya, dan bermain lebih baik lagi dari hari ini,” kata Putri.

Redaksi Gerak News

Mesir Serukan Dunia Ambil Tindakan Tegas Setop Serangan Israel

Gerak News, Kairo- Mesir pada Rabu menyeru komunitas internasional untuk mengambil “tindakan tegas dan segera” untuk menghentikan serangan Israel yang sedang berlangsung di Jalur Gaza.

Seruan itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Badr Abdelatty dalam konferensi pers bersama di Kairo dengan mitranya dari Spanyol, José Manuel Albares.

Abdelatty menekankan pentingnya tindakan cepat untuk menghentikan “bencana kemanusiaan dan medis” yang disebabkan oleh serangan militer Israel.

Dia mengatakan ada pembicaraan yang sedang berlangsung dengan PBB untuk melaksanakan rencana pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza, meskipun dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Menteri Mesir itu menekankan bahwa upaya Mesir untuk meredakan situasi di wilayah tersebut masih berlangsung, dengan menyebut pertemuan terbaru yang diselenggarakan di Kairo antara delegasi dari kelompok Fatah dan Hamas untuk membahas situasi Palestina yang terus berkembang dan mendukung Otoritas Palestina.

Abdelatty juga mengatakan bahwa Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi akan mengunjungi Kairo pada Kamis (17/10) sebagai bagian dari upaya diplomatik Mesir untuk mengurangi ketegangan regional.

Sementara itu, Albares menyerukan gencatan senjata segera di Gaza dan Lebanon, serta menekankan bahwa perdamaian dan stabilitas di kawasan tersebut hanya dapat dicapai melalui pembentukan negara Palestina dan penerapan solusi dua negara.

Albares juga menegaskan bahwa Spanyol tidak mengizinkan pasokan senjata ke Israel, baik secara langsung maupun melalui wilayahnya, sejak dimulainya serangan Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023.

“Kawasan ini membutuhkan de-eskalasi, bukan lebih banyak senjata,” tambahnya.

Menteri luar negeri Spanyol itu juga menyerukan diakhirinya kekerasan di Lebanon dan penerapan penuh Resolusi Dewan Keamanan PBB 1701, yang bertujuan menjaga perdamaian antara Israel dan Lebanon.

Redaksi Gerak News

Turnamen WTA 500 Ningbo, Aldila Melaju Ke Perempat Final

Gerak News, Jakarta- Petenis putri Indonesia Aldila Sutjiadi bersama pasangannya dari China Xu Yifan melaju ke babak perempat final turnamen WTA 500 Ningbo, tanpa bertanding.

Pasangan ganda tersebut otomatis melaju setelah lawan mereka, Anna Danilina dari Kazakhstan dan Irina Khromacheva dari Rusia, terpaksa mundur karena kondisi kesehatan Danilina yang mengalami demam.

Dengan tidak adanya pemain alternatif, Aldila dan Xu Yifan langsung lolos ke babak selanjutnya.

Di perempat final, Aldila/Xu Yifan akan menghadapi tantangan berat saat berhadapan dengan petenis tuan rumah Zhang Shuai/Yang Zhaoxuan.

Zhang Shuai adalah mantan pasangan Xu Yifan, sehingga menambah tensi pertandingan yang akan datang.

“Kami sangat siap untuk pertandingan berikutnya dan berharap bisa memberikan yang terbaik. Saya senang bisa berjuang bersama Xu, dan tentunya kami akan fokus menghadapi Zhang/Yang di babak perempat final,” ujar Aldila dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.

Sebelumnya, ditanya soal persiapan Ningbo Open, Aldila mengatakan tidak ada kesulitan untuk penyesuaian permainan dengan Xu Yifan. Sebab, mereka berdua merupakan petenis spesialis ganda.

“Untuk adaptasi pasangannya lumayan gampang karena kita pemain double dan udah tau kelemahan dan kelebihan masing-masing jadi tinggal adjust strategi permainan saja.”

Aldila tiba di Ningbo setelah tampil di turnamen WTA 1000 Wuhan, di mana ia berpasangan dengan petenis Kanada Leylah Fernandez.

Pada turnamen tersebut Aldila dan Leylah menghadapi lawan-lawan berat, juara Olimpiade dan juara Grand Slam.

Aldila/Leylah yang tampil solid melaju hingga babak semifinal. Namun, langkah mereka terhenti setelah berjuang keras melawan pasangan Amerika Serikat Asia Muhammad/Jessica Pegula.

Pertandingan perempat final Ningbo Open, Aldila/Xu Yifan vs Zhang Shuai/Yang Zhaoxuan dijadwalkan berlangsung Kamis (17/10), pukul 15.30 WIB.

Redaksi Gerak News

Tatkala Ratu Dibunuh di Tiang Pancungan

GERAKNEWS- Sekitar 11.575 KM dari Jakarta. Di Perancis tepatnya: 16 Oktober 1793. Ratu dipancung dengan guillotine.

Alat pancung ini dikenal di masa revolusi Perancis. Dikenal sebagai alat pembunuh manusiawi sebab membunuh dengan cepat dan si korban tak akan merasakan sakit berkepenjangan.

Dinamakan guillotine sesuai dengan nama seorang dokter: Dr. Joseph-Ignace Guillotin. Ia bukan pencipta alat pembunuh itu, namun ia menyarankan alat tersebut menjadi alat untuk menghukum mati pejabat korup di masa-masa revolusi Perancis. Namanya kemudian menjadi sebuah eponim alat pembunuh.

Ratu yang dipancung pada 16 Oktober 1793 itu adalah Marie Antoinette atau Maria Antonia Josepha Johanna. Dia anak Maria Theresia dan Francis I. Dia menjadi Ratu Perancis setelah menikah dengan Raja Louis XVI.

Pada awal menjadi Ratu Perancis, ia punya reputasi dan popularitas yang baik. Namun kemudian rakyat membencinya karena sia suka menghambur-hamburkan uang kerajaan. Ia dikenal sangat boros dan bergaya mewah. Selama revolusi, dia dikenal sebagai Madame Déficit karena krisis keuangan negara atas pengeluarannya yang melimpah.

Selama revolusi sang Ratu dan sang Raja sempat lari ke Varennes. Tentu saja kabar ini semakin membakar amarah rakyat. Upaya pelarian ini membuat raja dan ratu didakwa dengan tuduhan pengkhianatan.

(YSA)

Cara Sun-tzu Melatih Pasukan Hingga Bisa Diandalkan

Gerak News- Kaisar Helu ingin menguji teori Sun-tzu. Ia meminta Sun-tzu untuk melatih dayang Istana menjadi pasukan tempur bila dibutuhkan. Sun-tzu minta dua selir favorit Raja untuk jadi komandan. Raja setuju.

Saat latihan, dua selir ini malah cekikikan. Dayang-dayang lain pun sama, dan gak mau dilatih. Kata Sun-tzu: bila pasukan tak mau melakukan perintah, mungkin perintahnya memang tak jelas. Ia mengulangi perintah.

Namun dayang-dayang tetap cekikikan dan gak mau diperintah latihan. Kata Sun-tzu: bila perintah sudah sangat jelas, namun pasukan gak ikut perintah, maka komandan yang salah. Ia pun meminta dua selir kesayangan raja itu ditangkap, untuk selanjutnya dipenggal.

Raja turun tangan. Ia sangat menyayangi dua selir. Kata Sun-tzu: seorang panglima perang tak terikat dengan perintah raja bila sedang di medan perang. Sun-tzu tak main-main, tetap minta dua selir itu dipenggal. Kedua selir itu pun dipenggal.

Raja kesal, namun ia puas dengan Sun-tzu. Pasukan dayang menjadi mau berlatih, disiplin dan menjadi pasukan andalan.

(YSA)

Dampak Uni Eropa Beri Sanksi kepada Maskapai Iran

GerakNews- Uni Eropa memberikan sanksi baru kepada maskapai Iran, seperti Iran Air, Saha Airlines dan Mahan Air. Sanksi ini terkait tudingan kepada Iran yang dituduh memasok rudal balistik ke Rusia untuk digunakan melawan Ukraina.

Uni Eropa menilai Iran mengirim UAV buatan Iran dan teknologi terkait ke Rusia, yang telah digunakan dalam perang agresi Rusia terhadap Ukraina. Iran sendiri berkali-kali membantah tudingan ini.

Dengan sanksi baru ini, termasuk oleh Inggris yang sudah keluar dari Uni Eropa, penerbangan Iran Air ke sebelas tujuan Eropa yang dilayaninya telah dibatalkan.

Sebagaimana dilansir Euronews, para penumpang yang gagal terbang ke Eropa diberitahu melalui pesan teks SMS. Pesan berisi bahwa penerbangan dibatalkan karena kekhawatiran maskapai tersebut tidak akan dapat mendarat dan berangkat dari bandara Eropa.

Juru bicara Organisasi Penerbangan Sipil Iran, Jafar Yazarlu, mengatakan kepada Kantor Berita Republik Islam (IRNA) bahwa Iran Air menghentikan penerbangan ke Eropa karena tidak lagi dapat menerima izin untuk mendarat di bandara Eropa dan untuk mencegah gangguan penumpang.

(YSA)

Tanggapi Kemarahan Spanyol, Gus Falah: Ekspor Bahan Mentah Ciri Kolonial!

Gerak News, Jakarta- Anggota DPR-RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) menanggapi kemarahan Spanyol atas keputusan Indonesia menghentikan ekspor konsentrat tembaga.

Gus Falah menegaskan, penghentian ekspor itu adalah hak Indonesia sebagai bangsa. Indonesia, ujar Gus Falah, tak ingin lagi mengekspor bahan mentah atau setengah jadi karena itu ciri ekonomi kolonial.

Dalam pidato Tahun Vivere Pricoloso pada 17 Agustus 1964, Bung Karno mengungkapkan ciri-ciri ekonomi kolonial yang salah satunya adalah ekspor bahan mentah, jadi penghentian ekspor bahan mentah atau setengah jadi adalah amanat bapak bangsa Bung Karno yang seharusnya dihargai bangsa-bangsa lain, termasuk Spanyol,” tegas Gus Falah, Rabu 16 Oktober 2024.

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, kemarahan Spanyol itu serupa dengan tindakan Uni Eropa yang menggugat Indonesia di World Trade Organization (WTO) atas pelarangan ekspor bijih nikel.

Dan pada 30 November 2022, Indonesia secara resmi dinyatakan kalah dalam gugatan Uni Eropa terkait larangan ekspor bijih nikel.

Jadi kemarahan Spanyol maupun Uni Eropa itu menunjukkan watak neo-kolonial mereka, yang ingin menyerap bahan mentah dari negeri kita tanpa mempedulikan kemajuan bangsa ini,” tegas Gus Falah.

“Kita, termasuk pemerintah, tak perlu gentar pada perilaku negara-negara Eropa itu. Kita harus tetap tegak sebagai bangsa yang Berdikari secara ekonomi,” sambungnya.

Sebelumnya, Direktur Portofolio dan Pengembangan Usaha MIND ID Dilo Seno Widagdo mengatakan Spanyol ‘ngamuk’ karena Indonesia memutuskan menghentikan ekspor konsentrat tembaga.

Hal itu karena, dengan kebijakan penutupan ekspor konsentrat tembagan, pabrik-pabrik di Spanyol terancam tutup.

Redaksi Gerak News