Energi Juang News, Jakarta- Anggota DPR RI Nasyirul Falah Amru (Gus Falah) mengutuk serangan Amerika Serikat (AS) terhadap 3 fasilitas utama nuklir Iran.
Gus Falah menilai serangan AS itu merupakan pelanggaran terhadap prinsip kemerdekaan, yang menjadi salah satu nilai utama dalam konstitusi Republik Indonesia, UUD 1945.
“Sudah seharusnya Pemerintah Indonesia menentang serangan terhadap bangsa manapun, dan pro aktif mendesak PBB bertindak terhadap tindakan agresi oleh dan kepada siapapun,” ujar Gus Falah, Minggu (22/6/2025).
Politisi PDI Perjuangan itu menegaskan, berdasarkan Pembukaan UUD 1945, Pemerintah Negara Indonesia dibangun salah satunya untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.
Gus Falah menegaskan, tindakan AS dibawah kepemimpinan Presiden Donald Trump itu adalah untuk kepentingan politik-ekonomi AS dan zionis Israel. Karena dalam beberapa waktu terakhir, Iran sedang berkonflik dengan Israel, sebagai rentetan dari perang Israel dengan Hamas (Palestina) dua tahun terakhir.
Indonesia, sambung Gus Falah, sebagai bangsa yang konsisten menentang penjajahan Israel sejak era Bung Karno, harus menolak segala upaya membentengi Israel dalam peperangan di Timur Tengah
“AS dibawah kepemimpinan Trump ternyata tetap menjadi benteng imperialisme Israel, yang bertentangan dengan konstitusi kita” tegas tokoh muda NU itu.
Redaksi Energi Juang News



