Senin, Mei 25, 2026
spot_img
Beranda blog Halaman 781

Polisi Tangkap Anggota Ormas Pemukul Pengunjung Starbucks Di Makassar

Gerak News, Jakarta- Polisi menangkap seorang pria bernama Subhan alias Subuh, oknum anggota organisasi masyarakat (ormas) yang memukuli pengunjung kafe di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pelaku ditangkap saat berada di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.

“Tim Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Makassar tadi telah mengamankan pelaku yang melakukan pemukulan pada saat di kafe. Pelaku bernama Subhan alias Subuh,” ujar Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Devi Sujana kepada wartawan, Rabu (12/6/2024).

Pelaku dibekuk oleh Unit Jatanras Polrestabes Makassar, Rabu (12/6). Pelaku kini telah dibawa ke Polrestabes Makassar untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Devi mengungkapkan, pelaku sempat melarikan diri ke Papua usai melakukan pemukulan terhadap pengunjung kafe.

“Yang bersangkutan pada hari kejadian sorenya langsung berangkat ke luar kota, yaitu Sorong, Papua,” ungkap Devi.

Menurut Devi, pada saat kejadian itu pelaku dan beberapa oknum anggota ormas berusaha melakukan penyebaran pamflet. Mereka juga diduga akan melakukan penyegelan kafe.

“Penganiayaan pada saat ada upaya dari kelompoknya untuk melakukan penyebaran pamflet dan setelah dilakukan penyelidikan ada upaya untuk melakukan penyegelan sehingga terjadi keributan seperti yang viral kemarin dan terjadi pemukulan ke pengunjung,” jelas Devi.

Mau memasang pamflet kayak boikot Starbucks tetapi terjadi perdebatan dengan pengunjung maupun petugas dan karyawan dari Starbucks tersebut,” tuturnya.

Akibat kejadian itu, korban menderita luka di kepala. Devi menyebut pelaku dikenakan pasal penganiayaan.

“Pemukulan korban luka pada bagian kepala (kening) pasal yang diterapkan pasal 351,” pungkasnya.

Diberitakan, sejumlah anggota ormas itu mendatangi kafe tersebut pada Jumat (7/6) sekitar pukul 14.30 Wita. Seorang pengunjung pun menjadi sasaran pemukulan oleh oknum anggota ormas.

Redaksi Gerak News

Pertamina EP Nilai Kebijakan ESDM Bisa Tingkatkan Produksi Migas

Gerak News, Jakarta- PT Pertamina EP menilai bahwa insentif dan kebijakan baru dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dapat meningkatkan produksi minyak dan gas bumi (migas).

“Insentif itu terutama akan menarik orang, khususnya dari kontraktor, untuk investasi atau menambah jumlah pengeborannya untuk meningkatkan produksinya,” ujar VP SCM Regional Jawa PT Pertamina EP Bayu Kusuma Tri Aryanto ketika ditemui di Surabaya, Jawa Timur, Selasa.

Dari sisi perencanaan strategis maupun tim operasional, kata Bayu, harus mempersiapkan bagaimana cara mendukung percepatan pengeboran. Dukungan tersebut meliputi kesiapan pengeborannya dan kesiapan fasilitas produksi lainnya.

“Yang perlu kami (supply chain management/SCM) antisipasi adalah apa saja upaya untuk mengakselerasinya,” kata Bayu.

Oleh karena itu, ia berharap melalui Oil & Gas Supply Chain Management Summit 2024 (IOG SCM Summit 2024), dapat terjadi pertukaran pendapat dan pengalaman praktek terkait akselerasi tersebut.

Sebelumnya, Direktur Pembinaan Usaha Hulu Migas Ditjen Migas Kementerian ESDM Ariana Soemanto menyebutkan sektor hulu minyak dan gas bumi bakal lebih bergairah dengan insentif dan kebijakan baru yang dikeluarkan.

Pertama, kebijakan perbaikan ketentuan lelang dan kontrak blok migas.

“Ini mencakup antara lain split kontraktor bisa mencapai 50 persen, signature bonus minimum, lelang penawaran langsung blok migas tanpa joint study, bank garansi lebih murah, dan jenis kontrak bisa gross split maupun cost recovery,” ujar Ariana.

Kebijakan kedua adalah privilege eksplorasi, antara lain kontraktor dapat memindahkan komitmen kegiatan eksplorasi ke wilayah terbuka di luar blok yang dikerjakan.

“Selain itu, perpanjangan jangka waktu eksplorasi menjadi 10 tahun dan ada tambahan waktu eksplorasi lebih dari 10 tahun. Jika kebijakan ini tidak ada, maka discovery gas North Ganal, mungkin tidak terjadi,” jelas Ariana Soemanto.

Ketiga adalah kebijakan insentif hulu migas melalui Kepmen ESDM Nomor 199 Tahun 2021. Kebijakan tersebut adalah untuk memperbaiki keekonomian kontraktor di tengah jalan, melalui perbaikan split kontraktor, investment credit, perhitungan depresiasi dipercepat, dan perbaikan parameter, yang memengaruhi keekonomian lainnya.

Ariana menambahkan untuk kebijakan atau insentif yang sedang difinalisasi yaitu kebijakan kontrak bagi hasil gross split baru melalui peraturan Menteri ESDM.

Redaksi Gerak News

Perang Saudara Sudan Bikin 10 Juta Orang Mengungsi

Gerak News, Jakarta- Jumlah pengungsi internal Sudan akibat perang saudara telah mencapai lebih dari 10 juta jiwa.

Seperempat populasi negaranya itu telah meninggalkan rumah mereka. Hal tersebut dikatakan badan migrasi PBB kepada The Associated Press pada Senin (10/6).

Menurut Juru bicara Organisasi Internasional untuk Migrasi, Mohammedali Abunajela, lebih dari 2 juta lainnya telah diusir ke luar negeri. Sebagian besar diungsikan ke negara tetangga Chad, Sudan Selatan, dan Mesir,

IOM mengatakan, pengungsi internal itu termasuk 2,8 juta orang yang meninggalkan rumah mereka sebelum perang ini dimulai.

“Bayangkan sebuah kota seukuran London menjadi pengungsi. Memang seperti itu, namun hal ini terjadi dengan ancaman baku tembak yang terus-menerus, disertai kelaparan, penyakit, dan kekerasan brutal berbasis etnis dan gender,” kata Direktur Jenderal IOM, Amy Pope, seperti dikutip dari AP.

Konflik di Sudan dimulai pada April 2023. Ketegangan berdarah itu melibatkan Militer Sudan melawan kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF).

Awalnya perang saudara terpusat di ibu kota Khartoum. Akan tetapi, kini perang saudara meluas ke wilayah lain di negara Afrika itu.

Perang tersebut telah menghancurkan Sudan, menewaskan lebih dari 14 ribu orang dan melukai ribuan lainnya. Tragedi ini juga mendorong warga Sudan ke ambang kelaparan.

Mei lalu, badan pangan PBB memperingatkan pihak-pihak yang bertikai bahwa ada risiko serius kelaparan dan kematian yang meluas di wilayah barat Darfur dan tempat lain di Sudan, jika mereka tidak mengizinkan bantuan kemanusiaan.

Pope menyerukan tanggapan dari komunitas internasional. Ia juga mengatakan, kurang dari seperlima dana yang diminta IOM untuk tanggapan tersebut telah disalurkan.

Jika digabungkan antara jumlah pengungsi dan pengungsi internal, sedikitnya seperempat dari 47 juta penduduk Sudan telah mengungsi.

Redaksi Gerak News

Gus Falah Optimis Pertamina Mampu Akuisisi Perusahaan Brasil

Gerak News, Jakarta- Anggota Komisi VII DPR RI Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah menyatakan  optimismenya, bahwa Pertamina mampu menjalankan arahan Pemerintah untuk mengakuisisi perusahaan Brasil.

Sebelumnya, Pertamina diminta Pemerintah mengakuisisi perusahaan yang bisa membantu produksi bioetanol atau bahan bakar ramah lingkungan, untuk menjaga ketahanan energi di Indonesia.

Gus Falah menyatakan, Pertamina sudah terbukti dan teruji dalam mengakuisisi perusahaan maupun blok migas di luar negeri.

Adalah fakta, bahwa Pertamina telah teruji mengakuisisi blok-blok migas di Irak, Gabon, Angola, Aljazair, Malaysia, Tanzania dan lainnya. Jadi Pertamina ini sudah jadi pemain global berpengalaman,” ungkap Gus Falah, Rabu (12/6/2024).

Politisi PDI Perjuangan itu melanjutkan, kinerja Pertamina di luar negeri juga cukup memuaskan sepanjang 2023. 

Hal itu membuktikan, Pertamina bukan hanya teruji mengakuisisi aset di luar negeri. Tapi juga menorehkan kinerja bagus pada aset-aset perusahaan di mancanegara.

Gus Falah pun menilai akuisisi perusahaan Brasil cukup masuk akal. Mengingat Brasil adalah negara yang sukses mengembangkan bahan bakar kendaraan bioetanol yang ramah lingkungan.

Bahkan,  pada 2023 Brasil telah berhasil memproduksi sekitar 38 miliar liter bioetanol, dan menjadikannya salah satu produsen terbesar di dunia.

“Jadi tepat bila Pertamina bersinergi dengan Brasil dalam pengembangan bioetanol, mereka cukup sukses dalam hal itu,” pungkasnya.

Redaksi Gerak News

Kalahkan Filipina, Timnas Indonesia Meroket Di Ranking FIFA

Gerak News, Jakarta- Timnas Indonesia berhasil meroket di ranking FIFA, sedangkan Vietnam justru terjun bebas.

Pergeseran posisi di ranking FIFA itu adalah setelah melakoni laga pamungkas di fase grup putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Diketahui, sebanyak tujuh tim ASEAN bertarung di putaran kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Ketujuh tim tersebut di antaranya, Myanmar, Thailand, Singapura, Malaysia, Timnas Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Namun dari ketujuh tim tersebut, hanya Timnas Indonesia yang berhasil menjadi satu-satunya wakil ASEAN yang berhasil lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Adapun Timnas Indonesia dipastikan lolos ke round 3 setelah mengalahkan Filipina di partai pamungkas Grup F, Selasa (11/6/2024) malam WIB.

Tim asuhan Shin Tae-yong berhasil mengalahkan Filipina dengan skor 2-0 saat main di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Dua gol dari Timnas Indonesia dicetak oleh Thom Haye melalui tendangan jarak jauh pada menit ke-32, serta tandukan Rizky Ridho di menit ke-56.

Selain itu, kemenangan atas Filipina ini juga membuat Timnas Indonesia meroket di ranking FIFA.

Berdasarkan laporan dai Footy Ranking, kemenangan atas Filipina ini membuat Garuda naik empat peringkat di ranking FIFA.

Kini Timnas Indonesia berada di peringkat 133 ranking FIFA dengan koleksi 1108.73 poin.

Sementara bagi Filipina, kekalahan ini membuat tim berjuluk The Azkals itu harus turun ke urutan 146 ranking FIFA dengan memiliki 1053.03 poin.

Di sisi lain, kemenangan Timnas Indonesia ini juga berhasil menggeser Malaysia menjadi ke peringkat 134 dunia.

Meski meraih kemenangan 3-1 atas Taiwan, Malaysia hanya mendapat kenaikan dua tangga di ranking FIFA.

Saat ini Malaysia berada di peringkat 134 dengan memiliki 1107.58 poin.

Diketahui, sebanyak 18 tim yang lolos dari putaran kedua nanti akan diundi untuk masuk ke dalam tiga grup yang masing-masing berisi enam tim di putaran ketiga.

Mekanismenya, nantinya 18 tim tersebut akan dimasukkan ke dalam enam pot sebelum melalukan drawing penentu grup putaran ketiga.

Sehingga nantinya masing-masing grup akan diisi satu tim mulai dari pot 1 hingga pot keenam.

Adapun penentuan pot didasari dari ranking FIFA masing-masing peserta.

Kondisi tersebut membuat Timnas Indonesia ditempatkan di pot terakhir karena ranking Timnas Indonesia saat ini berada di posisi 133 ranking FIFA.

Namun satu hal yang pasti, Timnas Indonesia akan menghadapi tim yang berada di pot 1 di putaran ketiga nanti.

Redaksi Gerak News

PBNU: Salam Lintas Agama Pererat Umat Beragama

Gerak News, Jakarta- Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf tak sepakat salam lintas agama dianggap bagian ibadah. Ia tegaskan salam ini bagian mempererat umat beragama.

“Ada klaim bahwa assalamualaikum adalah ibadah, maka diklaim salam yang lain juga ibadah. Padahal tidak ada ibadah itu. Tanya teman-teman Kristen apakah salam sejahtera masuk dalam liturgi (peribadatan Kristen) gak ada,” ujar Yahya dalam ‘Halaqoh Ulama: Sikapi Fatwa MUI Terkait Ijtima Ulama Soal Salam Lintas Agama’ di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (11/6).

Yahya juga menyinggung mengenai salam Namo Buddhaya yang sering dianggap sebagai ibadah dalam Buddhisme. Menurutnya, Buddhisme tidak mengenal konsep ibadah dalam pengertian teistik seperti dalam agama-agama lain.

“Siapa Buddha itu Siddhartha Gautama yang tidak dipertuhankan oleh orang Buddha, jangan kira orang Buddha engga, Buddha cuman pemikir,” jelasnya.

Oleh karena itu, Yahya menegaskan salam lintas agama bukan mencampur adukan ibadah. Anggapan salam lintas agama haram merupakan pemikiran yang tak sejalan dengan semangat NKRI.

“Nah hal ini terjadi karena mindset belum menginternalisasi NKRI,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang dakwah, Cholil Nafis meminta umat Islam mematuhi hasil Ijtima Ulama Komisi Fatwa se-Indonesia mengenai salam lintas agama. Fatwa haram itu terkait larangan mengucapkan salam agama lain.

“Dalam ajaran Islam, salam itu, selain sapaan, juga sebagai doa, yang itu ibadah. Maka sudah benar dan wajib kita patuhi fatwa hasil ijtima Komisi Fatwa MUI tentang haram bagi umat Islam mengucapkan salam agama lain yang mengandung doa,” kata Cholil kepada wartawan, Jumat, 31 Mei 2024. 

Redaksi Gerak News

Pemerintah Akan Selektif Berikan Izin Tambang Untuk Ormas

Gerak News, Jakarta- Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pihaknya akan sangat selektif dalam mengeluarkan izin usaha pertambangan (IUP) meski ada kebijakan pemerintah yang memberi peluang bagi organisasi masyarakat (ormas) mengelola usaha pertambangan.

Bahlil menyampaikan, Kementerian Investasi tetap melakukan verifikasi dan memberi persyaratan yang ketat, salah satunya adalah ormas tersebut harus memiliki badan usaha.

“Pemerintah nanti yang menentukan nanti misalnya, ada yang ngajuin. Kita verifikasi memenuhi syarat, kita kasih dan persyaratannya akan ketat, tidak gampang, harus dia punya badan usaha,” kata Bahlil usai Rapat Kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Selasa.

Selain memiliki badan usaha, lanjut Bahlil, badan usaha ormas tersebut sahamnya harus dimiliki oleh koperasi. Menurut Bahlil, hal ini agar tidak terjadi penyalahgunaan.

Lebih lanjut, nantinya IUP tidak dapat dipindah tangan dan pengelolaannya harus profesional sehingga mampu bisa memberikan pendapatan kepada badan usaha milik organisasi masyarakat dan keagamaan untuk menunjang program-program sosialnya.

Ormas sekarang enggak kayak dulu, sekarang kadernya bagus-bagus, pengusaha gede dan ada uangnya. Asal sesuai kaidah dan jaga lingkungan, jaga pajak, bayar pajak, kenapa tidak,” ujar Bahlil.

Bahlil mengatakan, kebijakan tersebut berlaku bagi seluruh ormas keagamaan. Ia pun menyadari harus memberikan sosialisasi lebih lanjut terkait dengan permasalahan ini agar tidak terjadi informasi yang simpang siur.

“Kita berkewajiban untuk mensosialisasikan, kita bicara baik-baik, apa yang belum jelas kita akan jelaskan,” ucapnya.

Redaksi Gerak News

Nahdlatul Wathan Sambut Baik Pemberian Izin Tambang Untuk Ormas

Gerak News, Jakarta- Organisasi Nahdlatul Wathan (NW) menyambut baik keputusan pemerintah memberikan izin usaha pertambangan (IUP) bagi organisasi kemasyarakatan (ormas), kendati tidak semua ormas itu siap dan ahli dalam dunia pertambangan tetapi ada juga ormas yang memiliki keahlian soal itu.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Wathan (PBNW) DR. TGKH Zainuddin Atsani dalam keterangannya di Mataram, Selasa, mengapresiasi keinginan dan keputusan pemerintah yang ingin mengeluarkan IUP untuk ormas sebagai bentuk perhatian kepada ormas yang memiliki andil besar dalam membangun bangsa.

“Upaya pemerintah ini memberikan kesempatan kepada masyarakat ikut terlibat dalam pembangunan,” ungkapnya.

Menurutnya, NW memang sebelum ada keputusan pemerintah sudah akan bergerak ke bidang itu.

“Insya Allah sudah siap dalam hal pengelolaan tambang. Mari kita semua jangan terlalu berpikir negatif tentang keinginan pemerintah dalam hal ini,” ujarnya.

Pemerintah, lanjut dia, pada dasarnya ingin melihat masyarakatnya sejahtera dan berkecukupan sehingga berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut.

“Niat Pak Jokowi Insya Allah baik bukan untuk ini dan itu, tetapi lebih kepada perhatian kepada kita semua. Selama ini, saya perhatikan bagus juga niat ini, karena banyak yang hanya mau menikmati hasil tapi tidak mengikuti proses. Dengan diberikan IUP ini bisa lebih terkontrol,” ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah mengizinkan ormas keagamaan untuk mengelola wilayah izin pertambangan khusus (WIUPK).

Kebijakan ini diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 tahun 2024 yang merupakan perubahan atas PP Nomor 96 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu bara.

Namun sejumlah ormas keagamaan menolak mendaftar untuk izin usaha pertambangan.

Redaksi Gerak News

Integrasikan Data Geospasial, SKK Migas Luncurkan SPEKTRUM IOG 4.0

Gerak News, Jakarta- Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mengintegrasikan dan mengharmonisasikan data tentang tata ruang atau geospasial hulu migas melalui peluncuran Sistem Pemetaan Kolaboratif Tata Ruang Hulu Migas atau SPEKTRUM IOG 4.0.

“SPEKTRUM IOG 4.0 sebagai sebuah tata cara baru pemanfaatan informasi geospasial untuk pemetaan cerdas eksplorasi dan optimalisasi produksi yang lebih menjanjikan, sekaligus menyambut era Spatial Computing di industri hulu migas,” ujar Wakil Kepala SKK Migas Shinta Damayanti ketika memberi sambutan pada acara Pre IOG SCM Summit di Surabaya, Jawa Timur, Senin.

Shinta mengatakan bahwa memasuki era baru penerapan teknologi konektivitas industri 4.0, dibutuhkan informasi geospasial yang terhimpun dalam satu data pemanfaatan ruang untuk perencanaan strategi eksplorasi dan optimalisasi produksi migas.

Wilayah Kerja migas, kata dia, akan diaktifkan sebagai sumber data dan informasi geospasial yang dapat diakses melalui kolaborasi data connection antara SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS).

“Nantinya, berkembang juga konektivitasnya dengan kementerian dan lembaga. Saat ini, sudah terjadi konektivitas dengan Kementerian ESDM dan Kementerian Keuangan,” kata Shinta.

Dalam kesempatan tersebut, Shinta juga memberi penghargaan setinggi-tingginya kepada tim Gugus Tugas SPEKTRUM IOG 4.0 yang menyajikan pengenalan dan cetak biru SPEKTRUM IOG 4.0 untuk menjadi wahana kolaborasi SKK Migas dan KKKS.

Kolaborasi tersebut meliputi kompilasi, integrasi, sinkronisasi, dan harmonisasi informasi tata ruang atau geospasial hulu migas bagi pencapaian target IOG 4.0 di tahun 2030.

Selain peluncuran inovasi teknologi SPEKTRUM, hari pertama Pre IOG SCM Summit Surabaya dihadiri sejumlah narasumber yang mendiskusikan peranan digitalisasi dalam rantai suplai hulu migas.

Setelah di Surabaya, Pre IOG SCM Summit 2024 juga akan digelar di Batam, Kepulauan Riau, pada 3-4 Juli 2024 dengan mengangkat tema “Collaboration and Market Intelligence”.

Puncak acara sekaligus sebagai penutup rangkaian kegiatan IOG SCM Summit 2024 akan diadakan di Jakarta pada 14-16 Agustus 2024 dengan mengusung tema “SCM Evaluation/Integration Navigating The Future”.

Redaksi Gerak News

Pertamina Diperintahkan Presiden Jokowi Akusisi Perusahaan Brasil

Gerak News, Jakarta- Presiden Jokowi memerintahkan Pertamina mengakuisisi perusahaan Brasil. Akuisisi ia minta difokuskan untuk pengembangan energi terbarukan.

Jokowi mengatakan Pertamina sudah berskala multinasional. Menurutnya, sudah saatnya Pertamina melebarkan sayap ke negara lain.

“Saya kira Pertamina itu juga perlu diekspansi keluar. Adalah hal biasa untuk keuntungan perusahaan dan juga untuk melihat masa depan ekonomi dan bisnis itu ada di mana,” ucap Jokowi di Hotel Fairmont, Jakarta, Senin (10/6).

Terpisah, Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan akuisisi itu sedang dalam kajian. Dia berkata akuisisi itu berkaitan dengan ketahanan energi.

Dia berkata perusahaan yang akan diakuisisi itu memasok gula dan etanol. Luhut menyampaikan Pertamina akan didorong untuk memproduksi bioetanol demi mengatasi polusi udara akibat kendaraan bermotor.

“Sehingga karena cuaca yang jelek ini apa namanya, air pollution yang sangat tinggi di Jakarta, kita akan ganti bensin itu dengan secara bertahap dengan bioetanol,” ujar Luhut.

Jokowi juga memberi tugas ekspansi kepada Bulog. Ia ingin Bulog berinvestasi di Kamboja agar bisa mengamankan cadangan beras.

Dia ingin Bulog mengakuisisi sejumlah sumber beras di Kamboja. Jokowi menugaskan Luhut untuk melakukan hal itu.

“Sehingga memberikan kepastian stok cadangan beras negara kita dalam posisi stok yang aman. Kalau daripada beli, ya lebih bagus investasi,” ujarnya.

Redaksi Gerak News