Energi Juang News, Jakarta– Hasil survei terkini menunjukkan bahwa pilihan skincare sangat dipengaruhi oleh perbedaan generasi. Generasi milenial dan generasi Z (Gen Z) memiliki pendekatan yang berbeda dalam merawat kulit, terutama dalam memilih jenis produk.
Menurut laporan Populix berjudul “Millennials & Gen Z Report: Local vs. Global Skincare Trends and Market Shifts”, milenial lebih memprioritaskan penggunaan serum, sedangkan Gen Z menjadikan sunscreen sebagai produk wajib dalam rutinitas mereka.
Survei yang melibatkan 1.100 responden dari berbagai wilayah di Indonesia ini juga menemukan bahwa milenial lebih rutin membeli produk skincare—sekitar 33% membeli produk setiap bulan atau dalam kurun waktu 1-3 bulan. Sebaliknya, Gen Z lebih jarang berbelanja dan cenderung membeli produk saat benar-benar dibutuhkan atau ketika ada promo menarik.
Dalam hal jenis produk, perbedaannya semakin mencolok. Sebanyak 33% responden menyebut serum atau essence sebagai produk utama dalam daftar belanja mereka, dengan dominasi dari kelompok milenial. Sedangkan sekitar 54% responden dari Gen Z menyatakan bahwa mereka secara konsisten menggunakan sunscreen.
Menurut Indah Tanip, VP of Research Populix, kecenderungan ini menggambarkan perbedaan pendekatan: “Milenial lebih fokus pada perawatan yang bersifat memperbaiki kondisi kulit, seperti penggunaan serum. Sementara Gen Z lebih sadar akan pentingnya perlindungan sejak dini, sehingga lebih memilih sunscreen.”
Perbedaan ini mencerminkan dua filosofi skincare: milenial cenderung korektif, sedangkan Gen Z lebih preventif.
Tak hanya soal produk, kedua generasi ini juga berbeda dalam mendapatkan informasi. Milenial cenderung mencari insight dari artikel, ulasan di marketplace, hingga iklan digital. Sementara Gen Z lebih mengandalkan media sosial seperti TikTok dan Instagram serta beauty influencer untuk menemukan tren terbaru.
Meski memiliki pendekatan berbeda, baik milenial maupun Gen Z menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan kulit. Milenial lebih fokus memperbaiki kondisi kulit dengan produk seperti serum, sedangkan Gen Z memilih pendekatan pencegahan melalui sunscreen.
Indah Tanip menambahkan, “Perbedaan ini mencerminkan perubahan karakter konsumen muda di Indonesia. Brand perlu menyesuaikan strategi komunikasi dan produk agar bisa menjangkau kedua kelompok dengan efektif.”
Redaksi Energi Juang News



