Sabtu, Mei 30, 2026
spot_img
BerandaRagamTren Aura Farming Pacu Laju Viral, PSG & AC Milan Ikut Merespons

Tren Aura Farming Pacu Laju Viral, PSG & AC Milan Ikut Merespons

Energi Juang News, Jakarta – Fenomena digital kembali menghadirkan tren unik asal Indonesia yang sukses mencuri perhatian global: Aura Farming Pacu Laju. Tren ini terinspirasi dari video viral seorang anak penari di ujung perahu lomba Pacu Jalur khas Riau. Dengan ekspresi tenang dan gerakan penuh kharisma, bocah itu dinilai memancarkan “aura” luar biasa yang kemudian disebut sebagai aura farming oleh warganet TikTok.

Menariknya, gaya tersebut bukan hanya menjadi perbincangan lokal, tapi juga sampai ke panggung internasional. Dua klub sepak bola ternama Eropa, Paris Saint-Germain (PSG) dan AC Milan, ikut meramaikan tren ini melalui unggahan kreatif di akun TikTok resmi mereka.

Baca juga : Video Warung Madura Viral, Apa Isinya?

PSG mengunggah video dengan gaya selebrasi khas aura farming dan caption “His aura made it all the way to Paris”, dilengkapi teks overlay “Indonesia boat race aura farmer – 99,97% accuracy” serta tagar populer seperti #psg dan #aurafarming. Unggahan tersebut meraih lebih dari 3 juta likes dan ratusan ribu kali dibagikan.

Tak mau kalah, AC Milan juga mengunggah konten serupa yang menampilkan maskot mereka menirukan gaya tenang dan penuh percaya diri. Video itu ditonton lebih dari 1,7 juta kali, mengumpulkan puluhan ribu komentar dan likes.

Tren Aura Farming Pacu Laju ini bermula dari video yang menyatu antara seni, budaya, dan keseimbangan fisik. Bocah dalam video tersebut berdiri di ujung perahu yang melaju kencang sambil menari dengan tenang diiringi lagu “Young Black & Rich” dari Melly Mike. Gaya khas ini dengan cepat disandingkan warganet dengan istilah “main character energy”, simbol kepercayaan diri tanpa usaha keras.

Baca juga :  Marak, Fenomena Kumpul Kebo di Indonesia

Lebih dari sekadar viral, tren ini menjadi contoh nyata bahwa budaya lokal Indonesia mampu mendunia lewat visual autentik dan cerita yang menyentuh. Aura seorang anak dari Kuansing kini menjangkau lini masa dunia, membuktikan bahwa ekspresi lokal bisa menjadi simbol global.

Redaksi Energi Juang News

RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments