Selasa, Mei 19, 2026
spot_img
BerandaInternasionalUsai Pertemuan Trump-Putin, Pemimpin Eropa “Geruduk” Washington Dampingi Zelensky

Usai Pertemuan Trump-Putin, Pemimpin Eropa “Geruduk” Washington Dampingi Zelensky

Energi Juang News, Jakarta- Sejumlah pemimpin Eropa dijadwalkan hadir di Washington pada Senin (18/8/2025) untuk mendampingi Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bertemu Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Langkah ini diambil setelah Trump mendorong Kyiv segera menerima kesepakatan damai usai pertemuannya dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska, Jumat (15/8/2025).

Trump disebut lebih sejalan dengan Moskwa dalam mendorong tercapainya kesepakatan damai berbasis pertukaran wilayah, alih-alih gencatan senjata. Sumber Reuters menyebut, skema yang dibahas melibatkan Rusia melepaskan sebagian kecil wilayah yang diduduki, sementara Ukraina menyerahkan sebagian besar benteng pertahanannya di timur.

Utusan Trump, Steve Witkoff, bahkan menyinggung kemungkinan AS memberi jaminan keamanan mirip Pasal 5 NATO sebagai kompensasi, meski hal itu belum sepenuhnya diyakini Kyiv.

Kanselir Jerman Friedrich Merz, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer lebih dulu mengadakan pertemuan pada Minggu. Mereka menegaskan pentingnya jaminan keamanan kuat bagi Ukraina, serta menolak adanya kesepakatan damai yang membahas wilayah tanpa keterlibatan Kyiv.

Pemimpin lain yang dijadwalkan hadir di Washington termasuk Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Finlandia Alexander Stubb, serta Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni.

Dalam komunike bersama, Inggris, Prancis, dan Jerman menyatakan kesediaan untuk mengerahkan pasukan penjaga perdamaian setelah perang berakhir, demi mengamankan wilayah darat, laut, dan udara Ukraina. Namun, sejumlah negara Eropa masih ragu terlibat langsung secara militer.

Zelensky menegaskan bahwa para sekutu mendukung penuh kemerdekaan dan kedaulatan Ukraina. “Semua sepakat bahwa perbatasan tidak boleh diubah dengan paksa. Jaminan keamanan harus nyata, mencakup perlindungan darat, laut, dan udara, serta melibatkan Eropa,” tulisnya di platform X.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio menegaskan bahwa baik Rusia maupun Ukraina perlu membuat konsesi agar perdamaian bisa dicapai. Ia menyebutkan pembahasan jaminan keamanan akan berlanjut dalam pertemuan dengan Zelensky dan para pemimpin Eropa.

Baca juga :  Cegah Keberlanjutan Konflik, Prancis Serukan Gencatan Senjata Di Gaza Dan Lebanon

Redaksi Energi Juang News

Esteria Tamba
Esteria Tambahttps://energijuangnews.com/
Freshgraduate at the Political Science study program, Jambi University. Being a youth delegate of the Jambi Provincial Parliament 2023, A mentor in the church youth community, Has a GPA of 3.8 out of 4.0, and has experience working and interning.
RELATED ARTICLES

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisment -spot_img

Recent Comments