Energi Juang News, Jakarta– Fenomena baru kembali mengguncang media sosial. Kali ini bukan sekadar filter foto, melainkan figur mini 3D realistis yang dihasilkan hanya dari sebuah selfie. Menariknya, karya unik ini bisa dibuat tanpa printer 3D dan gratis sepenuhnya.
Tren ini muncul berkat inovasi Nano Banana Gemini 2.5 Flash Image, generator berbasis AI yang mampu mengubah foto biasa menjadi figur mini layaknya mainan koleksi profesional. Tidak heran, hasilnya langsung ramai dibagikan di TikTok maupun Instagram dalam bentuk foto estetik, meme kreatif, hingga foto profil futuristik.
Menurut keterangan resmi Perfect Corp, pengguna hanya perlu mengunggah foto dengan kualitas baik lalu menambahkan deskripsi detail. Setelah itu, sistem AI akan merender figur skala 1/7, lengkap dengan alas akrilik transparan, kotak kemasan ala Bandai, hingga simulasi modeling di layar komputer.
Cara Membuat Figur 3D Digital
Siapa pun bisa mencoba dengan tiga langkah sederhana. Pertama, masuk ke platform Gemini 2.5 Flash Image lalu unggah foto. Kedua, tambahkan prompt detail, misalnya figur berdiri di atas meja dengan box kemasan bergaya ilustrasi 2D. Ketiga, biarkan AI menghasilkan render yang terlihat seolah nyata.
Walaupun tidak berbentuk fisik, hasil akhirnya tetap menampilkan ilusi digital yang sangat hidup. Inilah alasan tren ini begitu cepat menyebar dan jadi konten viral.
Bukan Sekadar Gambar, Bisa Jadi Video
Setelah figur 3D selesai dibuat, pengguna bisa membawanya ke level berikutnya melalui aplikasi YouCam Video. Dengan fitur Image-to-Video, figur digital tersebut bisa dianimasikan menjadi video pendek, bahkan dengan gaya tarian K-Pop atau efek sinematik lain. Dalam sekali klik, figur statis berubah menjadi konten dinamis yang cocok untuk TikTok maupun Reels.
Tren Viral Tanpa Ribet
Ada beberapa alasan mengapa figur digital berbasis AI ini menjadi tren massal. Pertama, tidak perlu printer 3D. Kedua, aksesnya gratis dan mudah dilakukan siapa saja. Ketiga, hasilnya sangat cocok untuk kebutuhan konten viral di media sosial.
Fenomena ini juga membuktikan bahwa perkembangan AI kini tidak hanya sebatas gambar dua dimensi, melainkan sudah mampu menciptakan ilusi produk nyata yang nyaris bisa disentuh. Dengan hanya bermodalkan selfie, siapa pun bisa punya “figur koleksi” digital yang terlihat seperti barang kolektor asli.
Kesimpulannya, hadirnya Gemini AI membuka peluang baru bagi kreator konten untuk menampilkan sisi unik dirinya. Dari sekadar foto, kini setiap orang bisa memiliki versi 3D digital yang siap mengisi lini masa media sosial.
Redaksi Energi Juang News



